Karena Cinta Mengubah Ku

Karena Cinta Mengubah Ku
Eps1_Di jodoh kan


__ADS_3

Pada pukul setengah enam sore, sebuah mobil alphard berwarna putih terlihat memasuki halaman keluarga mahendra yang sangat luas, lalu mobil itu berhenti tepat di depan teras rumah


Kemudian keluar lah seorang perempuan cantik berusia sekitar dua puluh tahunan dengan rambut hitam sebahu tidak lupa dengan tas ransel di bahu nya.


" Selamat datang non amanda " ucap pak muh dengan ramah, sambil membukakan pintu untuk sang nona.


Tanpa meninggalkan atau pun membalas sapaan dari pak muh, perempuan muda bernama amanda itu langsung berlenggang masuk ke dalam rumah dengan wajah datar nya


Pak muh pun hanya bisa tersenyum karena sudah terbiasa dengan sikap sang nona.


" manda... Papah kan sudah sangat sering mengingat kan kamu, kalau baru datang itu biasakan untuk mengucap kan salam " ucap bagas ayah amanda


Mendengar itu sontak amanda menghentikan langkah nya.


Tuh kan baru aja pulang udah di omelin.


Dengan malas amanda menoleh kearah sumber suara itu, dan terlihat lah papah dan mamah nya tengah berduduk santai di sofa ruang keluarga.


" aku lupa " ucap amanda singkat. berharap pembicaraan mereka cukup berhenti sampai di situ, karena dia sudah tidak sabar untuk merebahkan dirinya dikasur begitu lah pikir nya


Mendengar jawaban dari sang putri bagas pun hanya bisa menggelengkan kepala nya.


Setelah mengatakan itu amanda pun kembali melangkahkan kaki nya menuju kamar nya yang merupakan tempat paling nyaman untuk nya


" Manda duduk disini. Ada yang ingin papah bicarakan " Ucap bagas. Yang kembali membuat amanda menghentikan langkah nya

__ADS_1


Apa lagi sih mau orang tua ini...nggak tau apa orang capek abis pulang kuliah.


Amanda pun kembali menoleh dengan malas. Namun saat ia melihat sorot mata papah nya yang seolah berkata cepat duduk kesini begitu lah yang dapat dibaca oleh amanda. Membuat amanda tidak bisa membantah walau pun sebenar nya dia sangat malas


Udah lah turutian aja apa mau mereka, dari pada harus dengerin omelan mereka yang nggak ada abis nya itu.


" Cepat ada apa. Aku capek pengen istirahat " Ucap amanda dengan wajah datar nya. Setelah dia duduk di sofa dengan posisi berseberangan dengan papah dan mamah nya


" kapan kamu mulai magang " Tanya bagas yang nampak juga tidak ingin basa basi


" bulan depan " jawab amanda apa ada nya.


" bagus. Kalau begitu sebelum kamu mulai magang, papah akan menikah kan kamu dengan anak nya sahabat papah " Ucap bagas lalu menyeruput kopi


Amanda mengerutkan alis nya mencoba mencerna maksud dari perkataan sang papah. BRAK!!!.... Amanda memukul meja di depan nya dengan keras. " Apa kalian ingin menghancurkan masa depan ku? " Ucap nya dengan nada berteriak, ia bangkit dari duduk nya dengan sambil mengepal kan kedua tangan nya


Bagas mengangkat sebelah tangan nya yang memberikan perintah kepada sang istri untuk tidak ikut campur karena dia tahu batasan, begitu lah maksud yang dapat di simpul kan oleh carrisa.


" Apa kamu pikir kamu akan sukses dengan sikap kamu yang tidak punya etika seperti itu " ucap bagas dengan sorot mata tajam. Yang membuat nyali amanda menciut hanya dengan melihat tatapan yang bagai menyayat nya


Asal kalian tahu, aku seperti ini juga karena kalian.


jerit amanda di dalam hati nya.


" justru papah melakukan ini demi kebaikan kamu karena papah memikirkan masa depan kamu. Anak sahabat papah itu laki-laki yang baik dan sholeh merupakan suatu keajaiban dia mau menjadi imam kamu. Dan papah sangat yakin dia bisa membimbing kamu untuk bisa meraih kesuksesan, bukan hanya untuk kesuksesan dunia tapi juga akhirat. Karena dunia hanya lah sementara sedangkan akhirat lah tempat yang sebenar nya " ucap bagas panjang lembar. Berusaha memberikan penjelasan kepada sang putri, mengapa dia ingin menikah kan putri nya dengan anak sahabat nya itu

__ADS_1


Amanda masih tak bergeming mendengarkan penjelasan panjang kali lebar yang keluar dari mulut sang papah, yang menurut nya hanya omong kosong semata. Sambil menahan rasa perih dipipi nya bekas tamparan dari sang papah yang sudah mulai memerah


" Aku. Tidak akan mau MENIKAH dengan laki-laki yang bukan pilihan ku sendiri " ucap amanda penuh penekanan.


Dan setelah mengatakan itu ia pun beranjak pergi meninggal kan kedua orang tua nya, yang menatap nya penuh rasa kecewa.


BRUUKKK..." Mas " teriak carrisan dengan histeris.


Sontak mendengar itu amanda menoleh. Ia pun membulat kan kedua bola mata nya sempurna, kala melihat ayah nya jatuh tersungkur kelantai sambil kesakitan dengan memegangi area dada nya.


" mas kamu kenapa mas?..." tanya cariiss dengan sangat khawatir begitu lah yang dapat amanda lihat dari raut wajah mamah nya.


" pak rahmat.. " teriak carrisa.


tidak lama setelah itu datang lah seorang pria paruh baya sambil berlari kecil. " iya ada apa nyonya " tanya pak rahmat dengan sopan


" tolong bantu saya bawa mas bagas kerumah sakit. Seperti nya dia terkena serangan jantung " ucap carrisa.


Deg...bagaikan di sambar petir disiang bolong, tubuh amanda langsung melemas bahkan untuk bernafas dengan normal saja dia kesusahan, kala mendengar ibu nya mengatakan kalau sang papah di perkirakan terkena serangan jantung. Dan dia tahu jelas serangan jantung bukan lah hal yang dapat di sepele kan karena bisa saja nyawa akan menjadi taruhan nya


Ya allah... Apa benar papah terkena serangan jantung, padahal selama ini papah baik-baik saja kenapa tiba-tiba begini. Apa karena kata-kata ku tadi, nggak...nggak ini bukan kesalahan ku...iya ini tidak ada hubungan nya sama aku.


" non. Apa non mau menyusul " tanya pak ujang yang merupakan sopir pribadi amanda. Namun amanda sama sekali tidak merespon pak ujang, dia nampak masih terus saja bergelut dengan pemikiran nya sendiri, begitu lah yang dapat di lihat oleh pak ujang dari sorot mata sang nona


" Non..." ucap pak ujang kembali, namun kini pak ujang menyentuh bahu sang nona agar dia tersadar. Dan benar saja setelah mendapatkan sentuhan amanda tersadar dari lamunan panjang nya

__ADS_1


Setelah tersadar amanda langsung mencari keberadaan sang papah yang tadi masih tersungkur di depan nya, namun kini tempat itu sudah kosong melompong.


merasa kalau bulir-bulir bening nya sudah ingin mengalir amanda memutuskan untuk berlari masuk ke dalam kamar nya, tanpa memperdulikan siapa pun di sekitar nya, termasuk pak ujang yang hanya bisa menatap sang nona bingung


__ADS_2