
" Aku saranin sih kamu terima aja perjodohan nya, karena laki-laki seperti erlan itu limited edition, jangan sampai kamu menyesal dikemudian hari karena menolak menikah dengan erlan " Ucap tara.
Amanda menelan saliva nya. Sangat jarang dia mendengar kakak nya itu memuji seseorang laki-laki didepan nya, dan mendengar kata kalau laki-laki bernama erlan itu limited edition, membuat nya sebagai seorang perempuan normal menjadi penasaran atau bisa dibilang tertarik
Dan seperti nya tara sangat mengenal sosok erlan, terlihat dia begitu santai saat memuji erlan tidak seperti dibuat-buat.
" Selama empat tahun aku tinggal sama dia satu apartemen, jadi aku sangat kenal bagaimana erlan. Dan saat mendengar papah ingin menikahkan kamu sama dia, aku sih yes for yes aja " Lanjut tara.
Dia berinisiatif untuk menceritakan sedikit tentang erlan kepada adik nya, karena dia melihat amanda mulai tertarik dengan sahabat seperjuanganya itu saat mendengar dia menyebutkan nama nya.
Dan dia tahu pasti adik nya itu akan sangat gengsi jika bertanya lebih dulu, maka dari itu dia pun bercerita tanpa diminta oleh amanda
" Kak ayo lah aku itu baru dua puluh tahun, masa iya disaat temen-teman aku yang lain lagi happy-happy nya menikmati masa muda, aku malah jadi ibu rumah tangga " Ucap amanda yang mulai frustasi, karena ternyata kakak nya itu pun mendukung perjodohan itu.
Ya. Pada awal nya tara pun menentang rencana papah nya untuk menikahkan sang adik, karena menurutnya amanda masih sangat muda untuk menikah, dan dia juga yakin pasti adik nya itu akan menentang
Namun setelah mendengarkan keresahan hati yang dirasakan oleh sang papah dan mamah, karena melihat pergaulan amanda yang makin kesini makin terlihat bebas, dimana dia selalu keluar malam lalu pulang dini hari, dan saat ditanya kemana dia pergi amanda tidak pernah mau menjawab nya.
Bagas pun sampai pernah mengunci amanda dikamar nya agar tidak bisa keluar pada malam hari, namun seribu satu cara amanda lakukan agar bisa keluar dari tempat yang dia anggap nya sebagai penjara itu.
Segala cara sudah bagas dan carrisa lakukan untuk menjaga pergaulan putri bungsu nya itu, sampai-sampai sekarang mereka sudah kehabisan cara.
dan cara terakhir yang bisa mereka lakukan adalah, dengan menikahkan amanda agar ada seseorang yang dapat menjaga nya. Dan berharap setelah menikah amanda akan merasa mempunyai tanggung jawab dan menjaga pergaulan nya
__ADS_1
Dan itu juga mereka lakukan agar amanda terhindar dari perbuatan zina. Amit-amit cabang bayi kalau sampai dari pergaulan nya amanda sampai hamil diluar nikah, itu lah mengapa mereka sampai kepikiran untuk menikah kan amanda. Itu semua mereka lakukan hanya demi kebaikan amanda. Hanya saja amanda lah yang salah dalam menanggapi keputusan orang tua nya.
Namun mereka juga tidak mau asal menikahkan amanda dengan laki-laki yang mereka sendiri tidak tahu bibit-bobot nya. Dan tara pun menyarankan papah nya untuk memilih sahabat karib nya yaitu erlan, karena menurut tara erlan adalah laki-laki yang sangat baik.
Dan ternyata erlan dan keluarga nya menerima rencana perjodohan itu, hanya tinggal meyakinkan amanda saja.
" Bukan nya setelah menikah kamu akan bisa bebas, itu kan yang kamu inginkan. Tidak lagi diatur sama papah mamah " ucap tara.
Dia tahu dengan mengiming-imingkan kebebasan adiknya itu pasti akan tergiur.
Mendengar kata kebebasan dan tidak lagi diatur oleh papah dan mamah nya mata amanda langsung berbinar.
Benar juga. Setelah menikah otomatis aku akan keluar dari rumah, kalau aku nggak tinggal dirumah itu lagi otomatis aku bisa bebas kemana pun aku mau, dan tidak ada lagi yang melarang.
tara menatap wajah adiknya dengan lekat, lalu tersenyum. Kala dia melihat wajah amanda yang terlihat bagaikan mendapatkan sebuah hadiah yang begitu mahal, terlihat begitu senang.
...----------------...
Setelah obrolan panjang mereka, amanda dan tara pun melanjutkan perjalanan mereka untuk menuju rumah sakit dimana papah mereka sekarang dirawat.
Dan disepanjang perjalanan amanda mengunci bibirnya rapat-rapat dan terus bergulat dengan pemikiran nya sendiri. Tara pun hanya melirik beberapa kali dan dia tahu pasti adiknya itu tengah memikirkan pembicaraan mereka tadi, dan dia pun tidak ingin mengganggu.
walau pun sebenar nya dia tidak tahan dengan suasana sunyi, dan sangat ingin menggoda dan membuat adiknya itu kesal
__ADS_1
Setelah kurang lebih sepuluh menit mobil yang dikemudikan oleh tara, mulai memasuki area parkiran rumah sakit.
" Ayo turun " ucap tara saat dia sudah selesai memarkirkan mobil nya.
Amanda pun hanya mengangguk sambil mengikuti langkah kakak nya yang mulai berjalan melewati koridor rumah sakit.
Detak jantungnya semakin kencang karena membayangkan harus bagaimana nanti dia saat bertemu papah dan mamah nya
Apakah mereka marah kepada nya atas kejadian kemarin. Ingin sekali rasanya amanda memutar arah untuk tidak jadi menemui orang tuanya, namun itu pun sudah terlambat karena mereka sekarang sudah berdiri didepan pintu ruangan tempat papah mereka dirawat.
Setelah beberapa kali tara mengetuk pintu ruangan itu, tidak lama pintu pun dibuka lalu terlihatlah sang mamah berdiri didepan pintu
" Tara...Bagaimana perjalanan kamu, kamu udah makan siangkan sayang? " tanya carrisa beruntun lalu langsung memeluk tubuh sang putra yang sangat dia rindukan.
Tara pun membalas pelukan dari sang mamah, karena dia juga sangat berindukan perempuan yang sudah melahirkannya itu kedunia. " perjalanan nya lancar, dan aku juga sudah makam siang tadi ditememin manda " jawab tara atas pertanyaan sang mamah
" bagus kalau kamu udah makan siang. Ayo masuk papah kamu pasti seneng banget lihat kamu " ucap carrisa. Lalu menarik lengan sang putra untuk membawanya masuk kedalam ruangan. Dan sama sekali tidak melirik kearah putrinya yang hanya bisa terdiam
Hati amanda bagaikan teriris-iris karena mamah nya sama sekali tidak menganggap kehadiran nya disitu. Ingin sekali dia berlari pergi dari tempat itu karena kehadiran nya pun sama sekali tidak disambut, namun entah mengapa kakinya seakan tidak bisa melangkah untuk meninggalkan tempat itu.
" manda ayo masuk " teriak tara yang sekarang sudah berdiri disamping ranjang sang papah.
Sambil tetap setia dengan diamnya amanda mulai melangkahkan kakinya masuk kedalam ruangan itu.
__ADS_1
" bagaimana kondisi papah sekarang? " tanya nya dengan berusaha untuk tetap terlihat tenang, walau pun sebenarnya tangan nya sudah dipenuhi oleh keringan dingin.
" udah mendingan " jawab bagas singkat, dan nada bicaranya terdengar sangat dingin