Karena Cinta Mengubah Ku

Karena Cinta Mengubah Ku
Eps4_Erlan?


__ADS_3

" jawab dulu salam nya baru aku lepas " sahut laki-laki itu, sambil tetap mengeratkan pelukan nya, dan tidak menghiraukan mata-mata yang sekarang tertuju pada nya


Mendengar itu membuat amanda semakin kesal, ingin sekali rasa nya dia memukul laki-laki itu sampai kesakitan, namun sayang tenaga nya kalah jauh yang membuat nya terpaksa mengalah


" Waalaikum'salam " ucap amanda lemah.


" nah gitu dong. " ucap laki-laki itu dan menepati janji nya melepaskan pelukan nya, lalu ia pun mengelus pucuk kepala amanda dengan lembut


Yang tentu saja langsung ditepis oleh amanda. " kakak apaan sih, malu tau diliatin teman-teman kampus. Gimana kalau mereka sampai salah paham "


" Iya maaf-maaf. Memangnya kamu nggak seneng ketemu sama kakak kamu ini " ucap tara sambil mengedipkan matanya genit.


Amanda pun ingin muntah melihat tingkah genit kakak laki-laki nya itu. " kakak kapan pulang, kok tiba-tiba ada di indonesia? " Tanya nya.


Tara adalah kakak laki-laki amanda mereka memiliki jarak usia 6 tahun, jarak usia yang tidak terlalu jauh membuat banyak orang yang mengira kalau mereka ada lah pasangan kekasih kala mereka tengah jalan berdua.


itu sebab nya amanda khawatir kalau teman-temam kampus nya salah paham kala tara memeluk nya tadi. Bukan pertanda dia tidak senang atau pun benci dipeluk oleh kakak nya sendiri


Dan yang membuat amanda terkejut adalah. Tara sebenar nya tinggal di australia karena tengah mengejar s2 nya disana, dan tiba-tiba saja tidak ada angin dan tidak ada hujan kakak nya itu tiba-tiba ada didepan nya.


" kalau penasaran kenapa aku tiba-tiba pulang aku akan cerita. Tapi dengan satu syarat, peluk dulu " ucap tara sambil merentang kan tangan nya.


Amamda menggertakkan giginya karena sudah dibuat kesal oleh tingkah tara yang begitu menjengkelkan bagi nya. Ia pun langsung berjalan dan masuk kedalam mobil yang dikemudikan oleh tara tadi, dan meninggalkan tara sendirian diluar dengan posisi masih dengan tangan yang terentang


Melihat wajah adiknya yang begitu kesal kepada nya membuat tara tertawa puas.

__ADS_1


ya sudah menjadi kesenangan tersendiri bagi tara, membuat dan melihat adik nya kesal, yang membuat dirinya menjadi terhibur. Ditambah dia sudah sangat lama tidak mengerjai adiknya, karena dia harus tinggal di australia demi pendidikan nya


" Udah bela-belain baru sampai rumah dan langsung jemput kamu disini, eh malah nggak dihargaiin " gumam tara, namun masih bisa didengar oleh amanda yang posisi nya duduk bersebelahan di dalam mobil.


" siapa juga yang nyuruh jemput " jawab amanda ketus. Ia sudah sangat kesal hanya dengan melihat wajah kakak nya itu.


namun tidak dapat dia pungkiri kalau dia sangat merindukan sosok kakak nya yang jahil itu, kala kakak nya tidak ada dirumah. dan tentu saja dia gengsi mengakui hal itu.


" kalau nggak aku jemput begini, kamu nggak akan jenguk papah dirumah sakit kan? "


Seketika suasana didalam mobil menjadi hening.


Jadi kak tara udah tau kalau papah masuk rumah sakit. Dan dari nada bicaranya kedengeran sangat serius, apa dia juga tau kalau papah masuk rumah sakit setelah bertengkar sama aku?.


" Jadi bagaimana. Apa yang aku bilang bener kan " Ucap tara sambil tetap fokus dengan kemudi nya


namun mengingat pertengkaran nya kemarin, dimana sang papah memaksa nya menikah dengan seseorang yang sama sekali tidak dia kenal dan dengan alasan yang menurut amanda sangat merendah kan nya. Membuat amanda menjadi sangat marah ketika mengingat akan hal itu.


Tara hanya melirik sekilas kearah sang adik yang hanya duduk diam sambil melamun, setelah itu dia pun kembali fokus dengan kemudi nya dan tidak ingin mengganggu pertengkaran batin sang adik.


Setelah beberapa saat amanda tersadar dari lamunan nya kala ia merasa mobil yang dia tumpangi berhenti dan amanda pikir mereka telah sampai di rumah sakit, namun setelah melihat kearah luar amanda mengerutkan alis nya. Tempat sekarang mereka berhenti bukan lah rumah sakit melainkan sebuah cafe


" papah dirawat di sini? " tanya amanda polos.


Mendapatkan pertanyaan itu tara langsung mentoyor kepala amanda. " kamu pikir papah lagi holiday. Papah itu lagi sakit ya jelas lah dirawat dirumah sakit bukan nya dicafe " ucap tara sambil menggeleng-gelengkan kepala nya tidak habis pikir dengan pola pikir sang adik

__ADS_1


" ya habis nya ngapain kakak berhenti dicafe, kan aku pikir papah dirawat disini " jawab amanda, yang tidak mau disalahkan


" Aku mau makan siang dulu maka nya berhenti disini "


" kenapa nggak bilang dari tadi " jawab amanda kesal. Andai tara memberitahukan maksud mengapa mereka berhenti disitu dari awal. Mungkin dia tidak akan berpikiran sampai sekonyol itu.


" aku tunggu dimobol aja, aku udah makan tadi dikantin kampus "


" siapa juga yang ngajakin kamu makan. Tapi kamu harus nunggu didalam titik nggak ada penolakan " sahut tara, yang langsung keluar dari dalam mobil meninggal kan amanda yang menatap nya penuh amarah


Ya lagi-lagi tara berhasil meluluh lantahkan benteng kesabaran amanda yang hanya setipis tisu. Dengan mulut sambil mengumpat kesal kepada sang kakak, namun kaki nya tetap berjalan mengikuti tara sampai masuk kedalam cafe


Melihat wajah adik nya yang merah padam karena kesal kerena ulah nya membuat tara mengulum senyum nya.


Tidak ada pembicaraan antara mereka berdua sampai makanan yang tara pesan pun datang, tidak lupa dia memesankan minuman untuk amanda, karena tidak mungkin dia membiarkan adik nya menyaksikan nya makan saja.


" aku dengar papah mau menikahkan kamu ya sama erlan " ucap tara tanpa melirik kearah sang adik dan hanya fokus dengan makanan nya.


Amanda menghentikan aktivitas minum nya kala mendapatkan pertanyaan itu dari sang kakak.


Apa papah cerita sama kak tara. atau kak tara kenal karena dia tahu nama laki-laki yang mau papah nikahkan sama aku itu, yang bahkan aku saja tidak tahu nama nya


" kakak kenal? " tanya amanda tanpa sadar. Entah mengapa dia menjadi begitu penasaran dengan sosok laki-laki yang papah nya ingin nikah kan dengan nya.


" eemmm...Dia teman aku kuliah di london dulu " jawab tara dan masih fokus dengan makanan nya.

__ADS_1


Kebetulan yang sangat aneh. Papah bilang kalau ayah dari laki-laki itu sahabat nya papah, dan ternyata laki-laki yang bernama erlan itu juga teman nya kak tara.


__ADS_2