Karena Cinta Mengubah Ku

Karena Cinta Mengubah Ku
Eps6_Aku setuju menikah


__ADS_3

Bagas hanya melirik sekilas kearah amanda, lalu kembali mengarahkan pandangannya kepada tara. Namun tiba-tiba dia menyadari sesuatu pada amanda, yang langsung membuat nya kembali mengalihkan pandangan nya kearah sang putri


Kemudian bagas mengangkat tangannya lalu menenpelkannya dijidat amanda. Tara dan sang mamah hanya bisa menatap bingung kearah bagas yang entah apa yang sedang dia lakukan.


" jidat kamu kenapa sayang? " tanya bagas raut wajahnya menggambarkan kalau dia sangat khawatir.


Mendengar itu tara langsung melihat kearah jidat sang adik dengan seksama. setelah beberapa saat dia baru menyadari kalau terdapat handsaplast yang menutupi sebagian jidatnya. Mengapa dia baru menyadari itu padahal tadi dia bersama sang adik dalam waktu yang lama. Mungkin karena jidat amanda tertutup oleh poninya, jadi kalau tidak dilihat dengan sungguh-sungguh maka tidak akan terlihat


Amanda melepaskan tangan sang papah dari handsaplast yang dia pasang untuk menutupi lukanya. " nggak apa-apa. Ini cuman jerawat, karena aku malu, makanya aku tutupi pake handsaplast " Jawab amanda yang tentu saja dia berbohong, lalu kembali merapikan poninya agar handsaplastnya tidak terlihat lagi, walau pun sebenarnya sudah percuma karena papahnya sudah menyadarinya.


Tentu saja bagas dan yang lainnya tidak langsung percaya dengan penjelasan tidak masuk akal oleh amanda, dan amanda menyadari itu karena dapat amanda baca lewat tatapan mereka. Dan dia pun langsung memutar otaknya untuk mengalihkan topik


" Baguslah kalau papah sudah baikkan " ucap amanda tergagap, ia benar-benar sudah berusaha sebisanya untuk mengalihkan topik.


Kok papah cuman diam. Aduh aku harus cari topik yang lain. Jangan sampai mereka tahu kalau jidat aku terluka karena aku benturkan kedinding.


" ehmmm pah, aku mau bicara masalah pernikahan yang kemarin papah bahas " ucap amanda.


Saat mendengar itu perhatian bagas langsung teralihkan, dia nampak sangat menunggu apa yang ingin amanda katakan mengenai pernikahan yang dia rencanakan. Tatapan matanya penuh harap, seakan memohon lewat matanya agar amanda mau menerima pernikahan itu.


Lihat lah orang tua ini dia nampak sangat bersemangat ingin membuang anak nya. Kalau memang sudah tidak sanggup lagi mengurus aku, langsung saja usir nggak perlu harus menikahkan aku segala begini.


Ya. Lagi-lagi amanda salah paham dengan maksud sang papah, apa pun yang orang tuanya lakukan pasti akan selalu dianggap negatif oleh amanda.

__ADS_1


Padahal semua yang dilakukan oleh orang tuanya, itu semua demi kebaikan nya.


" aku... Se..tuju. " ucap amanda tergagap


Bagas membulatkan matanya sempurna dia tidak menyangka kalau sang putri akan menerima pernikahan itu, karena melihat dari karakter sang putri yang selalu dan tidak pernah mau mendengarkan perkataan nya


Walau pun bagas tahu dan dia sadar kalau amanda hanya dan bahkan sangat terpaksa menerima pernikahan itu. Namun dia sangat-sangat yakin kalau amanda akan menjadi perempuan yang sangat beruntung karena diperistri oleh erlan, yang selain sukses dengan bisnis nya erlan juga seorang yang religius, yang membuat bagas yakin kalau erlan akan bisa membuat putrinya menjadi sosok perempuan yang lebih baik lagi, secara penampilan dan juga akhlak.


Selain itu hubungan antara keluarga nya dan keluarga erlan berhubungan sangat baik bahkan sudah seperti keluarga. Membuat bagas jauh lebih tenang untuk melepas putrinya, karena bagas mengenal jelas bagaimana orang-orang dikeluarga erlan.


" papah seneng banget dengernya. Papah harap setelah nanti kamu menikah, kamu akan berubah menjadi amanda yang selalu ceria dan penuh tawa seperti dulu " ucap bagas lalu memeluk tubuh putrinya, tanpa terasa air mata mengalir dipipinya


Perasaan nya campur aduk antara senang dan sedih. Senang karena putrinya akan menikah dengan laki-laki yang baik, dan tidak dengan laki-laki liar diluar sana yang dia tidak tahu bibit-bobot keluarganya. Namun dia juga sedih karena akan melepas putrinya kepada laki-laki yang akan bertanggung jawab atas segala yang menyangkut tentang putrinya.


Putri yang sangat dia cintai karena selalu memberikannya semangat kala dia merasa sedang down, dengan segala tingkah konyol nya. Walau pun sejak beberapa tahun yang lalu entah karena apa, tiba-tiba saja putrinya berubah menjadi sosok yang pendiam plus selalu membangkang kala dikasih nasihat.


Siapa pun tidak akan bisa mengubahku.


Amanda melepaskan pelukan ayahnya dari tubuhnya. " karena papah sudah baik-baik saja. Kalau begitu aku pulang " ucap nya


" loh kok tiba-tiba pulang, masih sangat banyak hal yang ingin papah bicarakan "


" aku baru ingat kalau ada tugas kampus yang harus dikumpul hari ini "

__ADS_1


" kalau begitu biar aku antar " ucap tara menawarkan dirinya untuk mengantar sang adik.


" nggak perlu kakak disini saja. Aku bisa kok pesan ojek " sahut amanda. Kemudian dia pun langsung pergi meninggalkan ruangan itu.


Sebenarnya dia tidak ada tugas kampus sama sekali dan pastinya tadi dia hanya berbohong, agar mempunyai alasan agar bisa pergi dari ruangan itu.


Karena kalau dia berlama-lama diruangan itu, dia tidak menjamin sampai kapan dia bisa menahan amarahnya. Karena saat melihat raut-raut wajah bahagia dari mamah papah dan kakaknya yang begitu senang mendengar kalau dia menyetujui pernikahan yang ayahnya buat, membuat amarahnya meledak-ledak


Sebegitu bahagianya mereka saat mendengar kalau aku menyetujui pernikahan itu. Apakah mereka sudah benar-benar tidak menginginkan aku lagi dirumah


sambil berjalan gontai dan tatapan matanya yang kosong, amanda terus bergulat dengan pikiran nya sendiri


*Oke aku akan turutin kemauan kalian. Lagi pula aku akan bisa jauh lebih bebas melakukan apa pun yang aku mau, kalau aku keluar dari sagkar burung itu


HAHAHA....selamat tinggal penderitaan, dan welcome untuk kebebasan dan kebahagia*..


...----------------...


Semiggu berlalu semenjak amanda menyetujui pernikahan nya dengan erlan laki-laki yang sampai sekarang belum pernah dia lihat batang hidung nya, ditambah dia juga tidak penasaran dan bisa dikatakan dia tidak perduli dengan tampang laki-laki yang nantinya akan menjadi suaminya


Bagas pun sudah keluar dari rumah sakit, lebih tepatnya dia berhenti bersandiwara dengan berpura-pura sakit setelah dia mendapatkan yang dia mau, dan dia pun sudah beraktifitas dengan normal. Sambil berdiskusi dengan pihak keluarga erlan mengenai pernikahan anatar putra putri mereka.


Dan keputusan mereka pun jatuh pada malam ini pihak keluarga erlan akan berkunjung lebih tepatnya melamar amanda, sekaligus mempertemukan mereka berdua

__ADS_1


" Mamah ngapain panggil aku kesini " tanya amanda dengan nada datarnya.


Carrisa pun menoleh setelah medengar suara putrinya. Kemudian dia menarik tangan amanda untuk ikut duduk ditepi kolam, sambil merendam kaki mereka


__ADS_2