
Setelah masuk ke dalam kamar amanda langsung mengunci pintu, dan setelah memastikan kalau dia sudah benar-benar sendiri dan tidak ada orang lain lagi yang dapat melihat nya.
baru lah amanda menumpah kan air mata nya yang sudah sendari tadi dia tahan, air mata nya keluar begitu deras, seolah meluapkan rasa mengganjal di hati nya.
" BODOH....BODOH KAMU AMANDA " Teriak nya, sambil memukul-mukul kepala nya menggunakan tangan nya sendiri. Seakan rasa sakit di fisik nya tak ia rasakan
Bagaimana kalau papah sampai kenapa-napa. Aku tau kalau selama ini aku suka membuat mereka marah, tapi bukan begini yang aku ingin kan.
sambil mengutuki diri nya sendiri, amanda membentur-benturkan kepala nya ke dinding tembok beberapa kali, sampai darah segar pun mulai mengalir dari jidat nya, baru lah dia berhenti membenturkan kepala nya
Dan tidak lama setelah itu amanda pun kehilangan kesadaran nya.
...----------------...
" Apa dia menyusul ke sini? " Tanya bagas. Yang berdiri didepan jendela kamar rumah sakit sambil melipat kedua tangan nya di depan dada.
Carrisa hanya bisa menggeleng lemah sambil berkata. " Pak ujang bilang, manda masuk ke kamar nya " ucap nya dengan pelan, namun masih bisa di dengar jelas oleh bagas
Terdengar hembusan nafas panjang keluar dari hidung bagas, kemudian ia duduk disofa menyandarkan kepala nya dibahu sang istri.
" mas. Apa kamu yakin dengan rencana kamu?, aku jadi nggak enak kalau harus membohongi manda " ucap carrisa mengungkap kan kegudahan hati nya.
" apa yang perlu kamu khawatirkan dia saja sama sekali tidak perduli dengan ku " jawab bagas sambil meneteskan air mata nya, yang sebenar nya tidak ingin dia keluarkan
Sebenar nya bagas tidak lah benar-benar sakit, melainkan ia hanya melakukan sandiwara bersama istri nya, dengan berpura-pura jatuh sakit di depan amanda.
semua itu dia lakukan tidak lain dan tidak bukan hanya untuk mendapatkan perhatian dari putri nya, yang sudah sangat lama tidak dia rasakan
__ADS_1
Namun bukan nya mendapatkan perhatian seperti yang dia harapkan dari sang putri, nampak nya dia harus menelan pil pahit.
putri nya sama sekali tidak perduli dengan nya, walau pun dia sudah bersandiwara sedemikian rupa.
" mas. Aku yakin sekarang amanda tengah menangis di kamar nya karena mengkhawatirkan kamu. Walau pun dia sering membangkang perkataan kita, tapi aku yakin dia sangat menyayangi kita " ucap carrisa. Apa yang dia ucapkan bukan hanya sekedar untuk menghibur suami nya, tapi dia sungguh benar-benar yakin dengan apa yang dia katakan, kalau putri mereka sangat menyayangi mereka walau pun dengan sikap nya yang tidak pernah mau mendengarkan perkataan mereka.
Carrisa lalu menyeka air mata sang suami yang sudah terlanjur mengalir. " semoga saja seperti itu " ucap bagas. Lagi-lagi dia harus menyakinkan diri nya, dengan kenyataan yang sebenar nya selalu membuat nya kecewa.
...----------------...
" kak bella " teriak amanda. Saat melihat punggung dari seorang perempuan yang ia yakini kalau pemilik punggung itu adalah kakak perempuan yang sangat dia cintai bernama bella
Kemudian amanda berlari untuk menghampiri perempuan yang duduk dikursi, lalu kemudian dia pun ikut duduk.
amanda terkejut kala melihat wajah pucat kakak nya sambil menangis tersedu.
" kakak kenapa menangis? " tanya amanda dengan khawatir.
" manda. Kakak mohon jangan membuat mamah sama papah sedih, cukup kakak yang sudah membuat mereka kecewa. Kakak minta tolong bahagia kan mereka!!! " ucap bella sambil menatap kearah sang adik. Tolong lakukan lah seperti yang aku minta, begitu lah yang dapat amanda artikan dari tatapan sang kakak
Mendengar itu amanda langsung menggelengkan kepala nya. " nggak!. Aku seperti ini demi kakak, aku nggak akan berubah " ucap nya dengan yakin.
Bella pun kembali menangis mendengar jawaban sang adik. " kamu sudah salah paham....." ucapan bella tidak lagi dapat didengar oleh amanda, karena tiba-tiba saja suara semacam bel berbunyi begitu nyaring sehingga amanda tidak lagi dapat mendengar perkataan yang keluar dari mulut sang kakak.
" kak. Aku denger kakak ngomong apa? " ucap amanda.
" KAKAK....! " teriak nya...
__ADS_1
Hus....hus....amanda terbangun dari mimpi nya sambil bernafas tersengal-sengal.
Ternyata itu suara alaram.
amanda pun lalu bangkit kemudian berjalan kearah tempat tidurnya untuk mematikan alaram yang ada dimeja disamping tempat tidur nya.
ya semalaman amanda tertidur dilantai yang dingin, lebih tepat nya dia pingsan setelah membenturkan kepala nya kedinding, dan baru terbangun keesokan hari nya itu pun karena bantuan alaram
Setelah mematikan alaram yang menurut nya sangat berisik, amanda mendudukkan tubuh nya diujung tempat tidur.
" lagi-lagi memimpikan hal yang sama " gumam nya
Bella adalah kakak perempuan amanda, yang begitu amanda cintai karena bella lah yang selalu menemani nya disaat orang tua mereka sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing.
Namun beberapa tahun yang lalu bella ditemukan tergantung didalam kamar nya, dan nyawa nya pun sudah tidak dapat ditolong lagi
Tentu saja hal itu merupakan pukulan yang sangat berat bagi amanda karena dia kehilangan sosok malaikat dikehidupan nya, dia kehilangan sosok seorang kakak sekaligus sosok seorang sahabat tempat nya berbagi cerita disetiap hari nya
Entah karena apa bella memutuskan untuk mengakhiri nyawa nya sendiri, padahal tinggal menghitung hari lagi ia akan menikah dengan laki-laki yang begitu dia cintai.
Dan amanda pun mengambil kesimpulan nya sendiri, kalau sang kakak mengakhiri nyawa nya sendiri itu karena ulah orang tua mereka
Karena amanda tahu kalau mamah dan papah nya sangat tidak suka dengan calon suami bella. Ya pasti karena itu kak bella bunuh diri, karena terus-terusan selalu dikekang oleh orang tua bodoh itu, begitu lah pikir amanda beberapa tahun yang lalu.
Kak apa yang sebenar nya ingin kakak sampaikan. Kenapa setiap kakak mau mengatakan suatu hal yang sepertinya penting selalu ada saja yang menghalangi.
Ya itu karena amanda memimpikan hal yang sama berulang-ulang kali. Dan setiap saat bella ingin menjelaskan sesuatu ada saja yang membuat nya terbangun,seperti tadi dia dibangunkan oleh suara alaram.
__ADS_1
Ngomong-ngomong soal bunyi alaram...Ahh...aku baru ingat kalau pagi ini aku ada kelas, itu kenapa kemarin aku mengaktifkan alaram.
" untung saja otak ku tidak bermasalah setelah kejadian tadi malam. Lain kali aku harus lebih bisa mengontrol diri, karena bagaimana pun otak adalah aset terpenting di hidup ku " gumam amanda, sambil bergegas masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.