
Selamat Membaca! Enjoyyy:v
Hari itu saat di kantor, dia melihat seorang wanita yang sedang di aniaya oleh satu laki-laki yang bernama Sandy, dia segera berlari dan keluar dari kantor dengan cepat dia menahan pukulan dari laki-laki tersebut..
"Heyy, lu lelaki kan?! Kenapa lu memukul wanita ini seenaknya?" Tanya Agil.
"Woi lu diam saja, orang lain tidak usah ikut campur!" Kata Sandy.
"Tolong aku kak! Aku tidak tau bagaimana harus membayar hutang ku padanya;(" Shasa menangis di pelukan lelaki yang tidak di kenalinya, Agil langsung memukul wajah Sandy hingga babak belur.
"Apa yang lu ingin kan? Uang Bukan!, berapa hutang wanita ini?" Agil membentak Sandy.
"Aku ingin dia membayar hitangnya sebanyak 5 juta." Kata Sandy dengan keangkuhannya.
"Owh 5 juta." Agil langsung menelphone sekertaris kantornya, yaitu Anita. "Ta, tolong kamu transfer 5 juta kerekening di kartu kredit saya yang kosong"
"Baiklah Pak, sebentar ya Pak" Anita langsung mengisi saldo di kartu credit Agil yang kosong, tanpa membutuhkan waktu yang lama..
"Ini 5 juta yang kau inginkan lelaki sampah! Kerja dong!" Agil langsung menarik tangan Shasa, dia menghapus air mata wanita tersebut. Setelah itu Shasa menceritakan semua yang terjadi antara dia dan Sandy.
"Terima Kasih ya kak, sudah mau menolong saya" Agil yang dingin itu langsung bertanya ketus..
"Kenapa kamu menangis?"
"Ceritanya seperti ini kak, aku kabur dari rumah. Karena aku ingin di jodohkan sama dia, dia namanya Sandy kak" Agil heran kenapa dia bisa berhutang kepada Sandy..
"Loh, tapi kenapa lu bisa punya hutang sama dia?" Shasa pun menjawab sambil menghapus air matanya..
__ADS_1
"Pas aku kabur, aku kesusahan banget buat makan dan minum jadi aku meminjam uang sama dia, walaupun aku nggak suka sama dia. Tetapi setelah dia meminjamkan uangnya pada ku dia menjadi orang yang semena-mena terhadap ku, makanya aku tidak suka di jodohkan oleh dia." Agil yang berusaha menghapus air matanya yang terus menangis..
"Sudah jangan menangis lagi, ngomong-ngomong siapa nama lu?" Tanya Agil.
"Shasa Diani Azka, panggil aja aku Shasa kak. Nama kakak siapa kalau boleh tau?"
"Nama gue Agil Fathian Putra, salam kenal. Btw, rumah lu dimana, gua anter ya" Agil yang langsung menariknya ke parkiran mobil..
"Nggak apa-apa nih kak, pasti ngerepotin banget" Agil menjadi diam dan langsung membukakan pintu mobil nya, dan Shasa yang langsung masuk ke dalam mobilnya dan tidak berkata-kata selama di mobil. Dia hanya diam, Agil bertanya dimana rumah nya..
"Hey rumah lu dimana?" Seketika Shasa berkedip saat Agil melambaikan tanganya di muka Shasa..
"Yahh, malah bengong".
"Ehh maaf kak, aku tidak punya rumah. Dan aku nggak ingin kembali kerumah ku." Agil langsung menginjak gas mobilnya..
"Sampai juga, ini rumah Ku. Aku udah lama tinggal sendirian disini, nah di sebelah rumah ku ada rumah kecil Lu bisa tinggal disana" Agil mengantarnya kerumah yang menurut Shasa tidak terlalu kecil untuknya.
"Wah ini rumahnya nggak kecil kak, makasih ya kak aku bakalan cari kerja biar aku bisa bayar sewa rumah." Agil yang dingin itu seperti biasa, dia hanya terdiam..
"Kak makasih ya udah mau nolongin aku, aku janji buat bayar segala kebaikan kakak."
"Kamu belum ada tempat kerja kan?" Agil langsung menawarkannya kerja di kantornya..
"Gimana kalau Lu, ikut kerja di kantor gue?"
Shasa langsung bersemangat..
__ADS_1
"Wahhh boleh tuh, aku bakalan berusaha sebaik mungkin, ini kak beberapa hasil design yang pernah aku buat pas kuliah." Agil melihat hasil design yang menurutnya sangat luar biasa keren yang dapat menarik perhatian semua orang
"Baiklah besok kamu udah boleh kerja, kamu kerja bagian design barang² bisnis yang telah di produksi." Dia langsung menelphone sekertarisnya Anita..
"Ya Pak, ada yang bisa saya bantu?"
"Ta, sekarang kamu siapin berkas-berkas yang buat pendaftaran design bisnis. Atas nama Shasa Diani Azka." Anita heran, tapi kebetulan karyawan design bisnis itu kurang di perusahaan nya.
"Ohh, baiklah pak, Kebetulan kita sedang memerlukan beberapa karyawan design Pak."
Agil langsung menutup telephone dan kembali kerumah nya yang seperti istana.
"Tumben yah! bapak perhatian dengan karyawan bagian design, jangan-jangan karyawan itu.. Ah tidak boleh berburuk sangka sama Pak Agil":v batin Anita.
Disisi lain, Shasa senang sekali besok dia mulai bekerja pekerjaan yang paling dia sukai..
"Yeayyy, besok hari pertama ku masuk kantor, sumpah nggak menyangka banget deh. Walaupun kak Agil yang dingin itu nggak peduli kesenangan aku, tapi dia baik banget. Alhamdulillah!"
Bersambung..
Assallamu'allaikum
Yeayy jangan lupa tinggalkan like dan share keteman-teman kalian
Dan tambahkan kefavorite cerita mu
Wassallammuallaikum
__ADS_1