Karena Takdir"Tidak

Karena Takdir"Tidak
Malam Yang Menatap Bintang 5


__ADS_3

Selamat Membaca! Enjoyyy:v


 


Setelah Agil memutar mobilnya untuk kembali ke arah rumah nya, dia teringat sesuatu..


 


"Astagfirullah! Oh iyaaa astaga gua lupa. Shasa gimana yah! Biasanya dia berangkat bareng gue, duh harus buru-buru nih gua takut terjadi sesuatu hal yang nggak baik."


Agil tidak menyadari bahwa dia telah memiliki rasa khawatir yang tak pernah dia rasakan selama dia dewasa. Agil yang kecil sangatlah ramah dan periang. Berbeda dengan Agil yang dewasa, sekarang ia begitu pendiam, dingin, dan lebih pemberani.


 


Setibanya di rumah, dia langsung mengcek rumah Shasa..


 


"Sha! Assalamualaikum. Lo ada di rumah nggak?" Shasa pun membukakan pintu..


"Ada bentar, Waallaikumsalam. Eh kak Agil yah, kenapa kok panik gitu?" Tanya Shasa..


"Huh! Kirain gua Lu nggak ada dirumah, soalnya hari ini gua nggak ngeliat Lo." Agil menjawab pertanyaannya Shasa, dan dia langsung berpamitan kepada Shasa karena udah sore..


"Udah, gua pulang dulu, pintu jangan lupa di kunci Assalamualaikum." Agil langsung pulang kerumahnya..


"Iya Kak, Waallaikumsalam. Iya sih wajar saja kak Agil khawatir dengan ku, toh setiap hari aku pergi bareng dia ke kantor." Shasa yang langsung mengunci pintu rumahnya, dan naik ke balkon kamarnya sambil tersenyum menikmati keindahan matahari terbenam di sore hari. Begitu pun juga Agil, saat di balkon kamar Agil dia tersenyum menatap matahari yang terbenam..


"Subhanallah, indah sekali. Entah kenapa matahari yang ku nikmati ini terasa sangatlah indah, dari matahari yang biasanya."


 


Adzan maghrib pun berkumandang, Agil bergegas mengambil wudhu. Dan pergi ke masjid, disana dia tak sengaja bertemu dengan Shasa yang hendak ke masjid..


 


"Eh Elu Sha, mau ke majid juga nih?" Shasa menjawab..


"Ia nih Kak Agil."


"Barengan yuk." Dia mengajak Shasa berbarengan dengan nya. Dan Shasa pun mengiyakannya..


"Eh mari Kak, sekalian aja."

__ADS_1


Selama perjalanan Shasa banyak berceloteh dan bercerita, tetapi seperti biasa Agil hanya mengiyakannya. Agil orang nya tidak banyak biacara tetapi banyak bekerja..


 


Setelah shalat maghrib di masjid mereka pun pulang bersama. Di tengah perjalanan karena tadi habis hujan, jadi terdapat banyak genangan air. Tiba\-tiba mobil mengebut dan mencipratkan air ke arah Shasa, dan Shasa yang langsung berteriak..


 


"Yaahhh, mukena ku." Agil langsung memeluk Shasa. Shasa pun heran kenapa mukena nya nggak basah..


"Loh ehn, mukena nya nggak basah." Shasa langsung menengok ke arah atas dan menatap mata Agil yang hitam dan bersinar, ternyata..


"Ya ampun, gara-gara aku baju Kakak jadi basah deh." Kemudian tubuh Agil pun basa karena cipratan air tersebut, dia langsung melepaskan pelukannya dari Shasa..


"Maaf Sha, gua nggak sengaja meluk Lu."


"Nggak Kak, aku minta maaf udah yuk kita pulang. Nanti kakak masuk angin." Agil bergegas ke rumah Shasa untuk mengantar nya kerumah. Di depan rumah Shasa..


"Maaf kak.."


"Udah nggak apa-apa ntar di cuci sama Bik Ira." Shasa tersenyum..


"Iya sih hahaha, tapi aku khawatir sama Bik Ira karena mencuci pakaian yang banyak."


"Eh lu kenapa senyam-senyum menatap wajah gue yang tamvan ini:v" Seketika Shasa teratawa..


"Hahah, ih Ge-er banget sih." Wajah Shasa yang memerah..


"Itu muka loh merah, udah akuin aja kalo gue itu ganteng!" Shasa langsung tersenyum..


"Haha Ya ampun kak-kak, dimana-mana yang namanya cowok ya ganteng lah. Kalo cantik beda lagi ceritanya." Kemudian Agil langsung berpamitan pulang kepada Shasa..


"Udah gua pulang dulu, kunci rumah. Sudah makan langsung tidur, anak cewek itu nggak boleh begadang besok kerja." Shasa langsung bersemangat..


"Siap pak bos, eh bentar besokkan minggu kak, gimana kakak ini."


"Oh iya yah, Dahh Assalamualaikum.."


"Dah kakak Waallaikumsalam."


 


Entah kenapa Agil yang merasa sangat bahagia pada saat itu, begitupun dengan Shasa yang sangat bahagia. Shasa dan Agil langsung pergi kearah balkon rumah mereka masing\-masing. Di balkon Agil yang melihat Shasa yang sedang menatap bintang..

__ADS_1


 


"Nah, baju gua sudah di ganti. Sekarang! Waktunya liat bintang. Eh tuh cewek belum tidur yah? Tapi kalo dipikir-pikir gua nyaman banget sama dia. Ah, nggak mungkin lah gua suka sama dia mungkin karena dia baik pada gua." Batin Agil.


Agil yang tidak menyadari bahwa pada saat itu hatinya yang terasa nyaman, kemudian Agil memandang gadis itu cukup lama.


Di sisi lain, Shasa memandang bintang tersebut dan berdo'a kepada tuhan..


"Ya Allah lindungilah kedua orang tua ku, Ya Allah permudakan lah aku untuk menyelesaikan misi ini. Agar aku bisa pulang kerumah dan nggak seperti anak yang terlantar, Aminnnn Ya Allah."


 


Shasa yang menikmati angin malam yang berhembus itu, saat itu dia tidak menyadari bahwa Agil yang sedang memandang nya. Karena esok minggu dia bergadang melihat bintang, hingga dia tertidur di dekat balkon..


 


"Ya ampun tuh cewek nggak kedinginan apa yah?" Agil yang langsung bergegas membawa selimut, Bik Ira yang melihat nya pun kaget..


"Eh Tuan, mau kemana malam-malam begini? Bawa selimut pula.."


"Ini Bik, buat Shasa kayak nya dia ketiduran di balkon." Bik Ira terkejut


"Astaga, buruan Tuan. Entar mbak Shasa sakit lo." Agil langsung bergegas..


"Ya Allah, baru kali ini saya melihat Tuan Agil yang mengkwatirkan seorang gadis, bahkan tunangan nya sendiri pun Non Azizah dia cuek dan biasa-biasa aja. Semoga mereka yang engkau takdirkan sebagai 'jodoh' itu, Aminnn." Di sisi lain, Agil yang memanjat rumah sederhananya sendiri seperti maling.


"Eh busyet dah, gua kayak maling padahalkan ini rumah gue juga. Mana pintunya rapat banget di kunci, terpaksa gua manjat."


Akhirnya Agil yang sambil membawa selimut tiba di atas balkon Shasa..


"Ya elah nih anak pake tidur di depan balkon segala." Agil yang saat itu dia menyelimuti Shasa dan menggendong nyo ke ranjang tidurnya..


"Selamat tidur anak bawel, mimpi indah." Agil tersenyum dan turun sambil memanjat kebawah. Entah kenapa Agil yang spontan langsung bergerak secepat itu..


Bersambung


Assallamu'allaikum


Yeayy jangan lupa tinggalkan like dan share keteman-teman kalian


Dan tambahkan kefavorite cerita mu


Wassallammuallaikum

__ADS_1


__ADS_2