Karena Takdir"Tidak

Karena Takdir"Tidak
Tunangan 4


__ADS_3

 Selamat Membaca! Enjoyyy:v


Setelah makan malam bersama, keesokan harinya Shasa yang bekerja seperti biasa tetapi hari ini dia melihat ada mobil seseorang yang berada di depan rumah Agil..


 


"Eh, di depan rumah kak Agil sepertinya ada orang yang mengunjungi rumahnya, siapa yah?" Shasa bertanya-tanya, tetapi dia juga tidak ingin terlalu penasaran dia langsung pergi ke kantor sendirian..


"Udah ah, dari pada lama-lama aku nunggu, mending aku jalan sendiri yah!" Yap Shasa berjalan sendiri hingga dia tiba kantor, saat di kantor sekertaris Anita sedang berdiri di meja resepsionis untuk menyambut Direktur nya. Dia heran kenapa Shasa tidak pergi bersama Direktur Agil, Anita bertanya..


"Loh mbak Shasa, kok nggak barengan perginya sama Pak Agil?"


"Oh iya.. tadi di rumah nya Pak Agil kayak nya ada tamu, tapi saya juga nggak tau siapa! Oh ya Buk Anita saya ke ruang kerja saya yah.. Assalamualaikum."


"Oh iya Waallaikumsalam."


"Kira-kira siapa yah? Oh iyah hari ini tunangan nya Pak Agil yang kuliah di Inggris itu pulang ke Indonesia. Harus siap-siap nih." Batin Anita.


 


Di rumah Agil di waktu yang sama, bel pun berbunyi.


 


Ding dong* seorang wanita modern yang langsung membuka pintu rumah Agil tanpa mengucapkan salam. Wanita yang bernama Azizah itu langsung duduk menghampiri Agil yang sedang duduk diruang tamu, yang akan bersiap pergi ke kantor..


"Hai sayang, udah lama nggak ketemu." Wanita itu berusaha memeluk Agil, tetapi Agil menghindarinya..


"Maaf kita belum Muhrim, dan gua harus ke kantor sekarang.."


"Ih kamu, aku ikut ke kantor boleh yah. Please?" Anita memohon pada Agil..


"Oke deh, tapi lu nggak boleh ngerusuh di kantor gua yah!" Mereka berangkat berdua ke kantor, tetapi sebelum mereka keluar dari pagar rumah Agil, Agil melihat ke arah sebelah rumahnya..


"Yah, sepertinya tuh anak udah berangkat duluan deh." Batin Agil, entah kenapa hati Agil yang sedih karena Shasa yang pergi duluan ke kantor. Di dalam mobil


"Eh, kamu apa kabar?"

__ADS_1


"Baik" Agil yang selalu menjawab dengan singkat..


"Ih, singkat banget sih sayang."


"Kamu apa kabar? Gimana kuliah kamu? Bentar lagi kamu tamat kuliah kan." Agil yang bertanya dengan singkat, padat, dan jalas..


"Iya, baik. Kuliah aku juga baik bentar lagi mau tamat dan kita bakalan menikah Gil."


"Hmm.."


"Loh kok cuman 'Hmm..' singkat banget sih Kak."


 


Yah selama perjalanan Agil selalu diam, dan menaikan kecepatan gas mobil nya, agar cepat sampai ke kantor biar dia nggak denger celotehan Azizah. Sesampainya di kantor yang setiap harinya Agil yang selalu disambut karyawan kantor, Sekertaris dan Managernya. Azizah yang langsung memperkenalkan dirinya kepada karyawan baru, termasuk didepan Shasa sebagai Tunangan Agil..


 


"Oh ya, tunggu dulu Kak Gil." Agil berhenti..


"Ada apa?" Agil yang menjawabnya dengan ketus..


"Aduh kok hati ku tiba-tiba sakit yah." Batin Shasa. Agil yang di situ pun malu mengakui Azizah sebagai tunangan nya karna dia tidak begitu suka dengan Azizah yang terlalu sombong.


"Ya elah, kenapa hati gua terasa sakit yah. Udah lah langsung ke lift aja." Batin Agil yang langsung masuk ke lift pribadinya yang disusul dengan Azizah..


"Eh tunggu kak.."


Agil tidak memperdulikannya, tetapi Azizah langsung bergegas masuk lift bersama Agil dan sekertaris Anita. Di lobby kantor..


"Sha, kamu nggak apa-apa? Kok kamu kelihatan sesak gitu, ada yang sakit nggak?"


Shasa yang menggeleng..


"Enggak aku baik-baik aja kok. Mungkin cuman kecapekan saat jalan ke kantor." Sasa yang tidak menyadari bahwa dia telah cemburu..


"Kalo kamu nggak apa-apa, yuk ke ruang kerja aja, nanti aku kasih minyak angin." Ajak Nabila agar memperbaiki suasana hati Shasa..

__ADS_1


"Oke, baiklah kita kerjaaa:v" Mereka langsung menaiki lift karyawan..


 


Agil yang biasanya yang selalu menunggu Shasa kini saat dia keluar kantor dia langsung mengantar Azizah ke rumah orang tuanya Azizah. Saat di perjalanan..


 


"Hei.. kak kamu nggak apa-apa, kelihatan nya kamu kurang enak badan yah?"


"Iyah nih, aku langsung mengantar kamu pulang kerumah kamu yah." Agil yang berusaha menghindari Azizah apa pun caranya..


"Aku masih pengen merawat kamu sakit Sayang.."


"Nggak, di rumah ada Bik Ira."


"Ok fine, aku nggak bisa banget menolak perintah kakak." Setiba di rumah Azizah..


"Byee kak, thanks udah dianterin sampe rumah." Disana ada mama nya Azizah yang tengah duduk di taman kecil nya, Agil yang ingin menghampiri mamanya Azizah..


"Eh tante, apa kabar?"


"Baik nak, nggak mau minum teh dulu?" Mama Azizah yang sangat ramah kepada semua orang, yang berbeda dengan Azizah..


"Maaf tante, udah mau Maghrib."


"Oh iya yah, kamu hati-hati yah. Makasih udah anterin Azizah."


"Iya sama-sama Tante, Agil pulang yah. Assalamualaikum.." Agil langsung masuk ke dalam mobilnya..


"Iya Gil Waallaikumsalam." Jawab mama Azizah dari luar kaca mobil, Agil langsung memutar mobilnya..


Bersambung


Assallamu'allaikum


Yeayy jangan lupa tinggalkan like dan share keteman-teman kalian

__ADS_1


Dan tambahkan kefavorite cerita mu


Wassallammuallaikum


__ADS_2