
Mereka tetap tidak berubah sejak pertemuan di atap. Sudah berselang satu minggu, namun tetap tidak ada perubahan dengan hubungan pertemanan atau akibat pertengkaran satu minggu yang lalu. Hingga tiba waktu upacara ujian harian akhir.
~Episode.03| Rencana Akhir Pekan
"Hei! Junior pemberani!" Panggil Mycle
"Hem? Aku?!" Bingung Mina
"Tentu saja! Memangnya siapa lagi?!" Melipat tangan
"Memangnya kenapa kak Myc?!" Langsung tersenyum lebar :D
"Tidak ada, hanya ingin tau beberapa hal " ujar Mycle
"Memangnya ada apa kak?!" Tanya Mina
"Emm, apa kau sudah berbaikan dengan Rey?!" Tanya balik dari Mycle
"Huh?! Owh ternyata soal tuan muda sombong itu?!" Langsung berubah ekspresi menjadi muka datar_- "Hem! Aku tidak sudi meminta maaf duluan! Lagi pula aku perempuan dan dia laki-laki! Kalau memang dia laki-laki sejati, seharusnya dia yang minta maaf duluan padaku!" Ujar Mina
Mycle memikirkan ucapan Mina, karna menurutnya ada benarnya juga. Namun, ia menyadari bahwa meminta sahabatnya untuk meminta maaf pada anak perempuan sama saja meminta ikan terbang di langit_-.
"Ucapanmu ada benarnya, tapi bila kau menunggu sahabatku itu meminta maaf terebih dahulu?! Itu sama saja kau meminta kerbau untuk memakan besi! Tidak akan berhasil, jadi jangan berharap!" Jelas Mycle
"Heh! Aku tidak peduli! Satu hal yang pasti, aku tidak akan meminta maaf duluan pada taun muda sombong itu!" Mulai pergi
"Dan satu lagi! Katakan pada senior sahabat kakak itu! Bahwa bila ia tidak minta maaf padaku tak masalah, tapi tolong jangan ganggu aku! Aku tau kakak dan dia bekerja sama! Kakak menanyai ku seperti ini agar dia mendapat informasi! Dan sekarang aku menjawabnya! Tidak akan pernah!!!" Langsung pergi
"Haih dasar wanita! Dia tidak tau siapa yang dia lawan sekarang" gumam Mycle
"Oleh karna itu dia masih bisa begitu sombong_-" jawab Rendy yang datang dari kejauhan
"Jadi, kau mendengar semuanya?!" Tanya Mycle
"Menurutmu!!" Balas Rendy
"Aku pikir dia sungguh-sungguh dengan ucapannya, dan ya apa kau tau? Dia tau kalo kau menyuruhku menanyakan ini:')" ujar Mycle
"Oh_-" balas Rendy dengan berjalan pergi
"Kau pikir kau siapa? Aku pastikan kau akan mengemis maaf padaku, karna telah mengganggu tuan muda Rendy Firmansyah" guman Rendy
Rendy berjalan kembali dengan Mycle mengekor di belakngnya. Sekolah dipulangkan pagi karna guru akan mengadakan rapat dinas. Smua murid sangat gembira, mereka bersiap untuk pergi keluar dengan teman, pacar, sahabat, dan sepantarannya. Tidak berbeda dengan Mina dan teman-temannya.
"Hei, bagaimana kalu kita berempat jalan jalan ke mall? Beach? Villa? Atau yang lainnya?!" Saran Rina
"Ide bagus! Tapi, kita berempat?! Siapa lagi?!" Heran Mina
"Siapa lagi? Um... aku akan mengajak kekasihku👉👈 dan mungkin dia juga akan mengajak temannya :D" ujar Rina
"Kalau begitu kita akan berlima bukan berempat!" Sahut Jino
"Eh?! Kenapa jadi berlima? Bukannya kita bertiga dan tambah pacar Rina saja?! Kenapa jadi 5?" Bingung Mina
Saat seru merencanakan rencana keluar, Rina mendapat telfon dari seseorang. Layar heanfonenya menyala memberikan notif panggilan dengan nama 'SeniorM♡'. Mina yang tidak sengaja melihat nama penganggil, langsung menggoda Rina.
"Aish... dasar kalian ini! Kalao kita ber3 tambah pacar Rina dan ia membawa temannya! Jadi ya berlima bukan berempat_-" Jelas Singkat dan Padat ala Jino
"Baiklah baiklah aku mengerti!" Sahut Mina
Drttttt~~ Drtttt~~📞
"Eh?!" Rina mengambil ponselnya dari saku
📞SeniorM♡
~Halo?!...
~Y-Yes><...
📞~Aku pikir kamu tak ada di sebrang telfon ini :3
~I-iya.. O-oia kak, ki-kita sudah buat rencana><
📞~Owh?! Baiklah, tapi ingat jangan panggil aku kak, bukankah sudah aku bilang?! Panggil aku My-n saja :3
~Ba-baiklah, nan-nanti aku hubungi ><
Tut...Tut...Tut...📞
Mina melihat sekilas ponsel Rina dan tanpa sengaja ia melihat emoji hati }♡{ di layarnya. Spontan muncul pemikiran untuk menggoda sahabatnya itu.
"Owh... ternyata pacarmu itu yang menelfon?!" Menggoda Rina
"Really?! Kalau begitu berikan padaku!!" Menyahut telfon Rina
Namun, panggilan sudah berakhir jadi tidak ada suara dari si penelfon tadi (😂 gua banget kalo ada orang telfonan).
"Hei! Apa kau mendengarku?!!" Berteriak di ponsel yang ada di tangannya
"Percuma saja kak Jin, panggilannya sudah berakhir *~* (😂)" Jelas Mina
__ADS_1
"Dasar! Sudah mengambil ponselku tanpa izin sekarang malah bertambah parah gila mu!" Ujar Rina
"Hei aku tidak gila ya! Aku hanya ingin memberi pacarmu ini peringatan! Apalagi kalu sampai dia menyakitimu_×" kesal Jino
"Sudahlah! Apa kita akan sungguh pergi nanti?! Jika ia sebaiknya kita segera bersiap!!" Lerai Mina
Waktu berlalu hingga tiba waktu pertemuan yang telah disepakati. Jam menunjukkan pukul 17:00 WIB. Artinya tepat waktu seharusnya untuk pergi ke Bali. Ya semuanya tepat waktu kecuali Mina yang masih berusaha untuk mengemasi barang dan beberapa perlengkapan keperluan sperti P3K, makanan ringan, perlengkapan darurat atau semacamnya (Biasalah namanya juga cewe _× bawaannya insting Ibu_¤).
Di rumah Rendy~
"Ayolah Myc! Seharusnya kau yang lebih cepat karna ini rencanamu!!" Tegas Rendy
"Baiklah tunggu sebentar lagi! Lima menit saja!" Langsung turun membawa sebuah ransel besar
"Hei! Sebenarnya kita itukan hanya akhir pekan dan pergi selama dua haru pun apa kau harus membawa barang sebanyak itu?!" Oceh Rendy karna Mycle membawa banyak barang tidak penting.
"Sudahlah ayo!" Jawab Mycle
Resto Place~
"Hei apa pacarmu itu sudah ada di jalan?" Tanya Jino
"Sepertinya sudah, oia apa Mina sudah ada di jalan?" Tanya balik Rina pada Jino
"Aish, aku juga tidak tahu! Memangnya aku ini ayahnya?!" Kesal Jino
"Why? Aku kan cuma tanya _×" gumam Rina
5 menit kemudian~
"Ayo kita berangkat duluan saja!" Ajak Jino
"Tunggu tapi bagaimana dengan pacarku dan temannya serta Mina juga?!" Heran Rina
"Itu terserah padamu! Mau menunggu pacarmu di sini itu juga terserah! Tapi yang pasti aku akan menjemput Mina dan pergi duluan!" Ujar Jino
"Tapi..." terpotong
Saat Jino melangkah ke pintu, dua orang masuk dengan santai dan stay cool. Jino yang merasa kesal pun langsung maembentak.
Kring~Kring~
Duak!!!---
"Hei apa kau tak punya mata hah?!!" Kesal Jino
"Honey!!!" Langsung memeluk Rina dan tidak memperdulikan Jino
"Eh?! Seni- maksudku Myn!" Memeluk balik Mycle
"Hei apa kalian tidak merasa bersalah?!?!?!?!" Marah Jino (udah ampe ubun-ubun keknya_×)
Mycle,Rendy dan Rina pun spontan menoleh pada Jino~
"Kuh ternyata ada orang?! Maaf aku tidak melihatmu" menyindir dengan sopan
"Jino! Sopan sedikit! Apa kau tidak lihat?!" Jelas Rina
"Memangnya kenapa?! Apa karna mereka senior?!" Jawab Jino
"Ouh jadi kau juga mengidolakanku?! Kemarilah jika ingin tanda tangan dan sua foto}{" ujar Mycle
"Ihhh...jijik aku! Sudahlah Rin aku akan menyusul Mina dan berangkat duluan menggunakan pesawat!" Mengeluarkan ponsel
"Tidak boleh!!!" Langsung merebut ponsel Jino
"Hei kembalikan!!" Kesal Jino
"Tidak! Kita tidak akan naik pesawat!" Ujar Rina
"Apa?!?!?!?!" Spontan ketiga pria terkejut_+
"Benar, kita semua akan naik mobil yang telah aku pesan ;)"
"Mobil?! Honey bagaimana mungkin naik mobil?! Kita semua banyak! Apa mungkin mobil itu muat?!" Bingung Mycle
"Banyak?!" Heran Jino
"Memang kau mengajak siapa saja?!" Tanya Rendy
"Aihs, kau ini! Kalau bukan karna kau seorang tuan muda dari perusahaan besar kita juga tidak akan mengajak pengawal!!" Sinis Mycle
"Jadi maksudmu kita juga liburan dengan pengawal-pengawal payahmu itu?!" Kesal Jino
"Hei jaga ucapanmu mereka profesional!" Jawab Mycle
"Aish, sudahlah, berhenti bertangkar! Lebih baik kita pergi menjemput Mina! Dan untuk pengawal tuan muda, pasti muat kok Myn ;)" jelas Rina
"Tunggu! Mina katamu?!" Tanga Rendy
"Benar, memangnya kenapa senior?" Heran Rina
"Tidak ada :)" jawab Rendy
__ADS_1
"Awas saja jika kau macam-macam! Aku akan mencincangmu dengan daging domba_×" jelas Jino
Mereka betempat dengan lima pengawal menaiki sebuah mobil bus mini. Salah pengawal menyetir mobil, karna Rendy tidak mau orang asing membawanya. Mereka pergi ke rumah Mina untuk menjemputnya.
Rumah Mina~
Tingtung~Tingtung~
"Baiklah baiklah tunggu sebentar!" Mina membuka pintu dengan pakaian rapi namun tiidak membawa ransel atau apapun
"Mina!!!" Langsung memeluk Mina
"Eh?? Ri-rina :)" kaget Mina
"Kenapa kau lama sekali? Kita semua sudah menunggu!" Ujar Rina dengan nada sedikit manja
"Ma-maaf aku sudah mengirim pesan padamu bahwa aku akan terlambat karna orangtuaku sedang pergi ke Jepang, jadi aku agak sedikit kerepotan :(" jelas Mina, langsung melihat Mycle, Rendy, Jini dan beberapa pengawal
"Tu-tunggu! Kenapa ada senior Mycle dan senior Rendy?! Dan kenapa banyak pengawal?!" Kaget Mina dengan gugup dan takut
"Ouh, jadi Mina, senior Mycle adalah kekasihku yang aku ceritakan waktu itu :D dan senior Rendy akan ikut kita liburan sebagai teman Myn :3" jelas Rina
"Apa?!?!?! Tunggu! Kak Jino kakak tidak setuju kan?!" Takut Mina
"Aku sudah berusaha!" Ketus Jino
"Sudahlah ayo... nanti kalau terlalu malam, kita akan kesiangan!" Sahut Rendy
"Benar! Jadi ayo!!" Tambah Mycle
"Ba-baiklah! Aku akan ambil tasku!" Pergi masuk
Plokplok××~
"Pengawal! Bantu Nona Mina untuk mengangkat barang dan masukkan ke mobil!" Titah Rendy
"BAIK!!!" Jawab Pengawal dan langsung masuk rumah Mina tanpa izin
"Hei apa yang kau lakukan?!!" Jino yang langsung menarik kerah baju Rendy
Gruduggrudug~~
"Tu-tunggu!! Kenapa kalian masuk?! Siapa yang mengizinkan kalian masuk?!" Bingung Mina
"Lapor tuan muda! Kami telah menemukan koper dan tas Nona Mina! Dan akan segera dimasukkan bagasi mobil!" Info Pengawal
"Baik lakukan!" Santai Rendy yang masih dalam posisinya dengan Jino
"Sudah kan?! Ayo berangkat! Dan untukmu Jino! Lepaskan bajuku!" Sinis Rendy
"He-hei kalian semua tidak sopan!!" Langsung kembali masuk rumah dan menuju dapur
"Baiklah Bi~ aku akan kembali dalam dua hari ya :)" pamit Mina pada Bi Inah
"Iyah Non" langsung menghampiri Mina dan memberikan sebuah kotak makan "Tunggu non, ini bibi buatin masakan kesukaan buat non, jaga kesehatan ya non **.)" Sans Bi Inah
"Iyah bi, aku duluan ya :)" langsung pergi
"Ternyata nona memang sudah dewasa :)" gumam Bi Inah
"Ayo!" (Mina) masuk duluan ke dalam mobil
"Hei Mina tunggu!" Kejar Jino diikuti Rendy, dengan Rina dan Mycle dibelakangnya serta pengawak di paling belakang
Dalam Perjalanan~
"Hei Mina! Apa Bi Inah masih saja tinggal di rumahmu? Bukannya dia hanya orang..."
"Sudahlah kak! Jangan bahas masalah itu! Bi Inah sudah aku anggap seperti keluargaku sendiri!" Langsung pindah tempat duduk jarak tiga bangku di depannya, yang ternyata ada Rendy yang duduk disana
"Hump! Dasar kak Jino, kenapa harus selalu kepo dengan keluargaku?!" Gerutu Mina
"Hei apa kau bisa sedikit tenang?" Tanya Rendy
"Memangnya kenapa?!" Membentak dan langsung melihat orang dibelakangnya
"E-eh? Senior, maaf senior kalau begitu aku akan kembali :*" ujar Mina
"Kau mau kemana?" Memegang lengan Mina
"Habislah aku, bagaimana caranya aku kebelakang?" Batin Mina "Ti-tidak kok senior aku akan tetap duduk di sini :*" jawab Mina dengan perasaan canggung dan takut
"Bagus! Sekarang istirahatlah!" Kembali menutup mata dan memberika penutup matanya pada Mina "Ini pakai! Agar kau tidak mudah terganggu denga cahaya!" Tetap menutup matanya
"Ter-terima kasih ><" Mina menerima penutup mata Rendy
}{¤}{♡}{¤}{♡}{¤}{¤}{♡}{¤}{♡}{
*Mina: Aish thor!!! Jan bilang ntar gua suka sama ni curut?!
Author : Mana saya tau? Kan kamu yang suka kok malah nanya saya ? :3
Udah segitu dulu,ntar up lebih panjang lagi :D. Jan lupa buat Like Komen plus fav nya :3
__ADS_1
Salam sayank author :3*