KARNA MENGGANGGUMU ADALAH CARAKU MENCINTAIMU:)

KARNA MENGGANGGUMU ADALAH CARAKU MENCINTAIMU:)
Ep.08-Luka lebab


__ADS_3

~CuplikanSebelumnya


"Hei! Apa kalian sudah selesai?" Tanya Rendy pada Mycle namun, tak ada respon sama sekali dari keduanya


"Ck, pasti anak ini terlalu banyak mengkonsumsi alkohol"



~Ep.08|Luka lebam


Rendy mengeluarkan sebuah tombol alat pemanggil. Lalu dalam beberapa detik, datang segerombolan pengawal pribadi Rendy yang siap menerima perintah tuannya.


"Kalian cepat tarik Myc, dan bawa dia ke kamarku!" Titah Rendy


"Maaf Tuan Muda, lalu bagaimana dengan nona ini?"


"Lempar saja dia ke kamarnya, kalau dia tetap tidak bisa sadar, masukkan dia ke bathup dan mandikan dia!"


"BAIK! LAKSANAKAN!" ucap para pengawal serentak


Mycle ditarik paksa oleh para pengawal, demikian pula dengan Reyna. Mereka berdua langsung ditarik dan dipisahkan dengan paksa dan tanpa toleransi.


Reyna terus saja memberontak dan berusaha melepaskan diri dari para pengawal pribadi Rendy, berbeda dengan Mycle yang sudah pasrah dengan pengawal yang membawanya, karena ia yakin bahwa ini semua karena Rendy. Myc yang merasa pusing langsung pingsan saat di dalam lift saat perjalanan ke kamar Rendy. Sedangkan Reyna terus memaksa pengawal pribadi Rendy agar melepaskannya.


Di sisi lain, Jino bingung karena tiba-tiba para pengawal pribadi Rendy masuk dengan membawa Mycle. Mina yang keluar kamar mandi dengan dandanan rapi, sangat terkejut dengan apa yang ia lihat sekarang.


"Ada apa ini?" Mina yang bingung dengan kejadian di depannya


"Izin menjawab nona! Tuan muda Rendy telah memerintahkan kami untuk membawa tuan Mycle ke mari, dan tuan muda masih berada di kamar nona Reina! Izin menjawab selesai" tegas Boby


"Eh?! Memang senior Mycle kenapa?" Mina langsung mendekat ke arah Mycle


"Senior? Senior tidak apa?" Memegang pergelangan tangan Mycle "denyut nadi nya tidak normal," beralih menyentuh dahi Mycle " badannya juga panas dan berkeringat dingin"


"Non, mohon maaf tapi sebaiknya Nona Mina jangan terlalu dekat dengan tuan Mycle, karna tuan Mycle sedang dalam pengaruh alkohol yang tinggi" jawab salah satu pengawal


"Tapi, bolehkah aku membuka dadanya untuk memeriksa detak jantungnya?"


Mina langsung saja ingin membuka kemeja Mycle, namun tangannya langsung dicekal oleh Jino yang sendari tadi memperhatikan Mina. Jino menatap Mina dengan tajam. Ia langsung menggenggam erat tangan Mina dan langsung menarik tangannya ke luar kamar.


"Eh? Kak Jino!!" Tertarik

__ADS_1


Di luar kamar...


"Mina! Aku tau kau tertarik pada Mycle, tapi kau juga harus menjaga jarak dengannya. Jika pengaruh alkohol itu bereaksi itu bisa membahayakanmu!" Tegas Jino


"Ta-tapi, "


"Apa kau meragukanku Mina?!?! Jawab!!" Mencengkeram erat pundak Mina


"Ka-Kak Jino, sakit!!!" Rintih Mina


"Jawab!!!" Jino yang sudah tak kuat menahan emosi dan amarahnya


"Lepasin kak!!" Mina yang terus berusaha untuk memberontak


Paksaan dari Jino terus membuat Mina merasa sakit dan terpojok. Hingga akhirnya Rendy yang baru saja masuk ke ruang kamar hotel dikejutkan dengan pemandangan yang tidak enak untuk dilihat.


Mina terus saja meminta untuk Jino melepaskannya, bahkan hingga ia memohon dan meneteskan air mata. Namun, Jino yang sudah tak bisa menahan semua amarahnya tidak menggubris Mina dan malah terus mencengkeramnya. Rendy yang merasa tidak senang langsung menghampiri keduanya dan langsung memukuli Jino.


Bught... Bught... Bught... Begitu banyak pukulan yang didaratkan di wajah dan badan Jino oleh Rendy. Jino yang tidak terima langsung membalas dan memukuli Rendy. Mina yang melihat semua itu merasa takut dan respek langsung berteriak. Para pengawal pribadi Rendy yang mendengarnya pun langsung keluar dari kamar menuju ruang tv dan berusaha memisahkan keduanya.


"Tuan muda, mohon untuk tenang!"


"Tuan Jino, tolong kerjasamanya!"


"Tolong tuan Jino tenang! Atau kami akan melakukan hal yang tidak diinginkan bahkan memanggil keamanan" ancam salah seorang pengawal


Senior? Senior tidak apa? Apa yang harus aku lakukan? Apa aku harus membantu kak Jino, atau malah membantu senior Rendy? Kenapa aku begitu bingung?_ batin Mina


Rendy terkekeh mendengar tuduhan Jino padanya


"Heh, kau pikir tindakanmu tadi itu benar hah? Seorang laki-laki memaksa seorang perempuan tanpa menanyakan pendapatnya? Kau pikir kau siapa?!!"


"Apa kau pikir aku takut padamu hah?!!!!"


"Jadi kau pikir aku tak berani denganmu?!!"


Adu mulut terjadi kembali. Mina diam dan tak berkutik karna kebingungan harus membela salah satunya. Boby yang baru saja keluar dari ruang kamar membersihkan Mycle sangat terkejut dengan apa yang ia lihat sekarang. Hingga pada akhirnya Boby menghentikan perdebatan keduanya dengan ancamannya.


"Ada apa ini?" Boby yang baru saja sampai


"Dasar anak cupu yang hanya mengandalkan harta orang tua!!!"

__ADS_1


"Dasar anak cabul yang hanya berani pada wanita!!!"


"Kau yang munafik!!!!"


"Kau yang sangat kotor!!!"


Hingga akhirnya...


"Aku mohon untuk berhenti! Atau tidak, aku akan panggil keamanan" ancam Boby


Seketika semua pertengkaran itu usahain dan berhenti. Suasana menjadi hening dan sunyi. Boby melirik Mina yang sudah diam membeku di sudut ruangan. Boby pun akhirnya meminta Mina agar menenangkan tuan mudanya, sedangkan kini dibawa kembali ke kamar hotelnya.


"Nona Mina, maaf sebelumnya. Tapi tolong tenangkan tuan muda kami, hanya anda yang bisa melakukannya. Dan untuk yang lain! Tolong bawa tuan Jino kembali ke kamar dan tunggu aku di sana!"


"BAIK!!!" Jawab ke-4 pengawal lainnya


{Lah kok 4? Harusnya kan 5! Nah yang satu pengawal lainnya jagain Rina di depan pintu kamarnya}


Ke-4 pengawal pergi meninggalkan kamar Rendy dengan membawa Jino. Boby menghampiri Mina dan berusaha mengajaknya untuk berdiskusi demi tuan mudanya.


"Nona Mina,.. saya mohon pada anda, tolong..." Terhenti saat melihat ekspresi wajah Mina yang sangat kacau


"Ka-kalau begitu saya permisi" pamit Boby


Boby pergi meninggalkan kamar Rendy dan langsung menuju ke ruang kamar Jino dibawa. Sedangkan Rendy langsung bangun dari posisinya, menghampiri Mina dan langsung memeluknya.


"Kau tak apa?"


"A-aku, aku..." Mina yang tak kuat menahan isak tangis


"Tak apa, aku ada di sini. Keluar kan saja, menangis lah sepuasmu aku akan setia mendengar kan semuanya" Rendy yang berusaha untuk menenangkan Mina


Mina merasa mempunyai salah yang begitu besar pada Rendy. Mina melepaskan pelukannya dan menatap wajah Rendy yang penuh dengan luka lebam.


"Luka diwajah kakak, srruttt...srruttt... Itu semua karena Mina ya?? Mina minta maaf, Mina udah buat kak Rendy luka gara-gara belain Mina"


"Sudahlah, ini hanya luka kecil. Jangan menangis, itu membuatku merasa bersalah tidak bisa melindungimu"


"Tolong, izinin Mina rawat luka kak Rendy sampe sembuh ya? Mina mohon..."


"Hemm, jika kau mau kenapa tidak? Malahan aku senang"

__ADS_1


"Kalo gitu, Mina ambil kompres dulu ya, kak Rendy tunggu sini, ya?" Langsung pergi ke bagian dapur


Kenapa kadang kamu terasa imut padaku? Atau aku yang terlalu berharap banyak padamu?_batin Rendy


__ADS_2