KARNA MENGGANGGUMU ADALAH CARAKU MENCINTAIMU:)

KARNA MENGGANGGUMU ADALAH CARAKU MENCINTAIMU:)
Ep.06-Kok deg-degan ya?


__ADS_3

~CuplikanSebelumnya~


Semua yang langsung terfokuskan pada Mina segera siaga dan membawa Mina ke kamar Rendy.



~Ep.06| Kok deg-degan ya?


Pengawal memanggil dokter terbaik dari rumah sakit terdekat. Dokter sampai, dan langsung masuk untuk memeriksa Mina.


"Kondisinya tidak apa-apa, hanya saja perutnya kosong dan asam lambung nya naik. Untuk sementara biarkan dia istirahat, mungkin tidur selama 2jam itu cukup. Saya sudah suntik obat tidur dengan dosis rendah, agar istirahat nya lebih tenang dan nyaman. Saat dia siuman nanti cukup berikan suplemen vitamin seperti resep ini …*memberikan resep obat pada Rendy* Kalau begitu saya permisi :)" melangkah pergi


"Baik dok, terimakasih atas kerja samanya *berjabat tangan*" Rendy,


"Sama sama!"


"Mari dok saya antar ke depan pintu" salam Mycle


"Aku ikut *sok manis_-*" sahut Reina


"Baik terimakasih"


Mycle dan Reina mengantar dokter sampai ke depan pintu kamar. Rendy menatap Jino dengan tajam, dan melirik Boby bak memberi kode.


_Eh?! Tuan muda ngasih kode saya? Oh, aku paham_ batin Boby. "Maaf Tuan Jino, tapi sebaiknya tuan melanjutkan makan lalu melakukan kegiatan sesuai jadwal, agar Nona Mina juga dapat beristirahat memulihkan badannya dengan tenang" ujar Boby


"TIDAK MAU! Kenapa aku harus pergi? Apa kau pikir aku akan meninggalkan orang terdekatku begitu saja? Apalagi itu dengan si gurita sombong ini! Tidak akan pernah!." Tegas Jino


~PlakPlak!!


"Hey Trans, cepat tebus obat ini di toko obat terdekat. Jangan lupa bayar tagihan dokter tadi, dan satu lagi! Aku mau semangkuk bubur hangat dengan suiran ayam dan dua sendok abon, tidak boleh terlalu panas, harus pas! Aku juga tidak mau terlalu banyak lemak, itu membuat tubuh tidak sehat ingat untuk memperhatikannya dengan teliti! Dan satu lagi, aku tidak mau ada masalah tambahan hari ini! Nanti malam pukul 11.00 pm tepat kita akan kembali! Saat kau kebawah, suruh Myc untuk menemui ku dan atur ulang jadwal kembali serta tetap lakukan aktivitas sesuai jadwal awal untuk Jino dan Reina, untuk ku dan Myc akan ada urusannya nanti, dan untuk gadis itu ganti semua jadwalnya dengan istirahat dan makan! Apa kau paham?!" Jelas Rendy Tetang pemikiran, permintaan, dan perintahnya salah satu nada bicara


"Baik! Saya kerjakan!!" Jawab Trans


"Oh iya, ingat untuk buburnya harus siap pada dua jam terakhir ini, mengerti?" Tambah Rendy_+


"Diterima! Kalau begitu saya permisi, untuk undur diri" membungkuk dan bergegas melakukan perintah Rendy tadi_+


"Sok mengatur sekali kau! Ingat ya pokoknya aku tidak akan pernah meninggalkan Mina sendiri di sini! Apalagi itu dengan orang kejam sepertimu!!!" Langsung duduk di lantai


"Kalau kau tidak mau pergi aku juga tidak masalah!" Acuh Rendy

__ADS_1


"Maaf tuan muda, lalu apa yang harus saya lakukan?" Tanya Boby


"Hm? Kalian makan saja dulu, kali ini tidak perlu kasta pengawal pesan makanan VVIP di bawah, untuk tagihannya kirim ke ATM ku" Jawab Rendy


Seketika dalam sekejap Rendy membuat Jino dan para pengawalnya terkejut, terutama Boby yang menjaga Rendy sejak kecil dan tau betul bagaimana sikap tuan mudanya. Boby tersenyum dan menatap Mina. Dia bersyukur, atas apa yang terjadi dapat merubah sikap Rendy walau itu hanya bagaikan sebutir debu.


"Heh, kau pikir aku akan langsung percaya padamu dan langsung pergi dengan kau berkata seperti itu? TIDAK!" GR Jino


"Eh?! Tu-tuan muda, apa ini sungguh tuan muda?" Pastikan Nic (asisten Boby)


"Jadi kau menuduhku sebagai seorang penguntit_-" jawab Rendy


"Ti-tidak Tuan muda! Saya tidak berani" jelas Nic


"Kalau begitu cepatlah, takut kalau kau juga ikut pingsan aku yang akan repot_-. Dan kau Jino, kau tidak perlu khawatir. Aku juga tidak tertarik dengan wanita ini;)" mendekat pada Jino, dan pergi menuju kursi di depan tv


"Awas saja jika terjadi sesuatu pada Mina, aku pasti kan kalau kau tidak akan pernah bisa hidup tenang" ancam Jino lalu pergi dari kamar


"Kalau begitu, saya dan pengawal lainnya pamit undur diri untuk istirahat ya tuan! Permisi" ujar Nic yang memberi hormat dan langsung pergi keluar dari kamar Rendy


Rendy menyalakan tv dan membaringkan tubuhnya di atas sofa kamarnya. Sambil menonton film, ia memakan kue yang disediakan di meja depan tv-nya. tak butuh waktu lama, sekitar 40menit Rendy sudah tertidur pulas dengan kue yang berserakan serta tv yang menyala di depannya.


10.57pm~


"Ouh,,, pusing sekali" berusaha bangun


"Dimana orang orang? apa aku ada di surga? ouh sepertinya belum *Menyentuh lengan tangan tempat nadinya berada* seperti aku ada di kamar Rendy, tapi di mana manusia sombong itu? Apa dia pergi?" berusaha berposisi duduk


tok tok tok!!!


"Tuan muda, bubur yang dipesan sudah datang" Trans yang masuk dengan membawa semangkok bubur


"eh?!..." Mina yang terkejut dengan kedatangan Trans


"Nona Mina sudah bangun? Maaf jika saya mengganggu istirahat Nona, ini saya membawakan bubur dan obat pesanan Tuan Muda untuk nona" jelas Trans


"Untukku? memangnya kenapa aku?" Mina yang bingung dengan ucapan Trans


"Begini-" terpotong


"Hoammmmmmm" meregangkan tubuhnya

__ADS_1


"Eh?! Suara siapa itu?" Bingung


"Tuan Muda sudah bangun? Apa Tuan ingin dibawakan sesuatu lagi?"


"Hei, jam berapa ini?" Rendy yang baru saja bangun dari tidurnya


"Sekarang pukul 11.02pm Tuan," Jawab Trans


"Ouh, apa pesanan ku sudah siap?" masih meregangkan otot badan


"Sudah Tuan, bubur dan obat pesanan anda sudah siap" menunjukkan di meja


"Ouh,,," Melirik Mina


..."Apa?,,," Mina yang merasa diperhatikan...


"Baiklah, kau bisa pergi" Rendy mendekat ke ranjang dan mengambil bubur ayam yang sudah siap


"Baik Tuan, kalau begitu saya undur diri. Permisi" Trans yang pergi dari kamar


Beberapa menit setelah Trans pergi, keheningan melanda Mina dan Rendy. Perasaan canggung diantara keduanya tidak berubah. Hingga akhirnya Rendy membuka percakapan dengan keberanian untuk membantu Mina makan.


"Ehem, ayo makan buburmu dan minum obatnya" memalingkan muka yang merah


"eh? hmm kenapa kau peduli padaku" ikut memalingkan muka ke arah sebaliknya


"Apa maksudmu sebenarnya? Kau bilang tadi pagi, walaupun aku pingsan kau tidak akan peduli"


"Jadi maksudmu aku harus membiarkan mu pingsan di lantai? dan membiarkan teman aroganmu itu membunuh ku?"


"Bukan begitu, tapi kak- eh?! Maaf maaf, maksudku Tuan Muda aku,,," terpotong


"Sudahlah! Kau bisa memanggilku dengan sebutan Kakak, aku juga tidak keberatan. Lagipula, seharusnya aku yang minta maaf. Jujur aku bersalah atas kejadian ini aku sungguh tidak menyangka bahwa kau akan senekat itu demi pengawal ku" jujur Rendy


_Eh?! Apa ini? Apa ini Tuan Muda sombong yang tadi pagi? Dia punya sikap seperti ini dibalik sikap dingin angkuh dan sombongnya itu? Aku sungguh tidak menyangka_ batin Mina


"Jadi, apa kau memaafkan aku?" tatap Rendy pada mata Mina


"Te-tentu, kenapa tidak tuan-eh? Maksudku kak" Jawab Mina


"Syukurlah, kalau begitu makanlah buburnya lalu minum obat dan suplemennya jangan lupa diminum" Ujar Rendy dengan sangat perhatian

__ADS_1


"Te-Terima kasih" Tersenyum :)


Huaaaaaaaaaaa kok author baper ya?!😭 Berasa kek jadi drama, btw maap ya🙏 kalo klean nunggu lama updatenya soalnya author ganti hp, dan ini novel sempet ilang makanya mau nerusin bingung,maap ya🙏 Jangan lupa klik like nya follow kalo suka, kalo pen follback dan chat ma author buat usul saran komen aja ntar pasti follback kok😳 Salam sayang dari author 😚


__ADS_2