
~CuplikanSebelumnya~
"Ber-berhenti!! Kalau kau mendekat lagi, aku akan teriak!" Ancam Mina
"Ouh kau mau berteriak? Silahkan! Toh juga ngga bakal ada yang peduli!"
~Ep.05|Salah Paham
"Me-menjauh!!! Aku peringatkan sekali lagi menjauh!!!" Menunjuk-nujuk dengan tangan kiri, dan menutup mata serta memegang baju dengan tangan kanan
"Memang kenapa bila aku terus mendekat?!" _senyum jahil dan berjalan dengan jarak hanya satu langkah_ 😈
"Aku peringatkan! Kau jangan mendekat lagi! Jangan! Jangan brani atau aku akan benar teriak!!" Mengancam (Percuma mbak, ancamanmu siasia'-')
"Kalau aku tetap mendekat?!"😈 Menjahili Mina dengan tetap mendekat, hingga jari tangan kiri Mina pun meyentuh dadanya yang tanpa baju (Aish, pen ngakak ndiri jujur, apalagi kalo inget kejadian ori mbak gua😂)
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa Senior kenapa kau mesumm????!?!?!?!??!?!?!??!!!!!!!" Teriak Mina
Sontak pengawal yang berjaga di depan pun langsung masuk tanpa permisi. Mereka segera bergegas untuk mengecek keadaan tuan mudanya. Langsung mendobrak pintu dan mengganggu suasana itulah yang paling di benci Rendy pada pengawalnya.
"Dasar mesum kenapa kau tetap mendekat?!?!" Mendorong Rendy, Namun'-' Rendy malah menarik tangan Mina hingga Mina terjatuh di atas tubuhnya
Bruuukkkk....
"Sekarang siapa yang bernafsu hah?!"
BRAKKKK!!!!......
"TUAN MUDA APA YANG TERJADI?!?!?!?!" Ucap pengawal yang mendobrak pintu tanpa permisi
"E-eh?! Maaf maaf kami telah mengganggu!" Langsung membungkuk dan segera kembali keluar dengan menutup pintu
"E-eh!! Tolong selamatkan aku dulu!!!" Merengan di atas tubuh Rendy
"Ouh, kau ingin aku membantumu?!" Tawar Rendy
"Dasar mesum! Menyingkir kau!" Mengangkat tangan untuk menampar
Namun, bukannyq berhasil menampar malah membuat suasana semakin memburuk. Rendy langsung menangkap tangan Mina dan membalikkan posisi. Sekejap, Mina berada di bawah dan Rendylah yang mengungkungnya sekarang.
"Jadi, kau ingin aku membantumu dengan bagaimana?!" Memegang dagu Mina
"DASAR MESUM!!! MENYINGKIRLAH KAU!!!" Berusaha memberontak
"Jadi menurutmu, aku tertarik dengan mu dan tubuh rata mu ini?!" Jahil Rendy'-'
"Aku tidak peduli! Sekarang lapaskan aku!!!" Memberontak
"Dengarkan aku nona muda! Jika kau ingin bermain permainan konyol denganku, sebaiknya kau mundur! Karna aku yakin kau pasti tidak akan kuat dengan sikap ku! Dan jika kau tidak menyerah dan minta maaf padaku, maka jangan harap aku berhenti" ujar Rendy/Smirk😈
Rendy bangun dari atas tubuh Mina, ia langsung menarik bajunya yang ada di bawah tubuh Mina. Mina yang masih bingung dengan apa yang dikatakan Rendy, terus melamun dan belum berdiri. Berbeda dengan Rendy yang sudah akan keluar dari kamar ke ruang makan VVIP yang disediakan.
Ruang Makan~
"Eh?! Hei Bob! Kenapa masih tidak ada orang hah? Apa mereka semua kerbau? Sekarang sudah pukul 07:00 pm dan masih belum ada yang bangun?!" Kesal Rendy
__ADS_1
"Maaf tuan, saya akan segera panggil semua tamu" pergi ke lantai kamar atas
"Dasar kerbau! Kenapa kalian tisak bangun?! Ini sudah pukul 07:00 pm dan masih tertidur?! Bagaimana kalian bisa hidup sehat selama ini? Kalau bangun saja masih terlalu siang" gerutu Rendy yang sangat kesal
Reina'sRoom~
"Nona! Maaf saya masuk tanpa izin! Tapi tolong segera bersiap dan turun, Tuan muda sudah menunggu!" Ujar Boby
Namun, tak ada jawaban...
"Nona?! _Tok!tok!tok!_ Nona Reina?!" Panggil Boby dengan nada sedikit berteriak
"Hm?! Siapa sih??? Ganggu orang tidur aja! Why? He don't know i so tired?! So bad day!" Kesal Reina yang merasa terganggu dengan tidurnya
"Nona?! Apa nona baik baik saja di sana?! Nona?! Saya akan masuk!!" Akan mendobrak
"Yah tidak perlu!! _membuka pintu dengan kesal_ Ada apa seberanya?! Kau ini danat mengganggu tidurku!!" Ujar Reina
"Maaf kan kelancanan saya nona! Tapi, tuan muda sudah menunggu dari tadi!" Kabar Boby
"Yah aku akan kesana!!" Menutup pintu
"Baiklah _Dasar wanita tak punya sopan santun! Memangnya dari keluarga apa dia berasal hah? Brani-braninya membuat tuan muda menunggu_" jawab Boby dengan menggumam
"Baiklah _Dasar wanita tak punya sopan santun! Memangnya dari keluarga apa dia berasal hah? Brani-braninya membuat tuan muda menunggu_" Gumam Boby dengan kesal
Boby segera ke kamar Rendy yang terdapat Mina disana. Boby mengetuk pintu dan akan memanggil, namun seseorang lebih dulu membuka pintu dari dalam.
"Iyah, maaf kalau lama!" Tersenyum, takut, sopan
"I-iya nona, seharusnya saya yang minta maaf kalau mengganggu waktu nona _Berbeda sekali dengan yang tadi, yang ini lembut dan sopan. Apa mungkin dia kekasih tuan muda, bahkan tadi pagi tuan muda membawanya sendiru ke kamar tanpa mengizinkan pengawal membawanya_" Jawab Boby dengan isi pemikirannya
"Eh? Nona tidak perlu sesopan itu, saya hanya pengawal jadi nona cukup panggil saya oengawal lagi pula bawahan sep-" terpotong🔪
"Tidak! Walau pengawak atau bukan, saya tetap tidak sopan jika memanggil dengan kata sperti itu, walau saya bukan keluarga terpandang, namun saya tidak ingin menghancurkan imahe keluarga saya di depan orang lain. _Memberi hormat ala orang jepang\Membungkuk_ Maaf, jadi apa tuan bisa memberi tahu saya?!" Tanyanya sekali lagi
"Ba-baik nona! _I-ini terlalu sopan mungkin, aku hanya pengawal bahkan dianggap sebagai pelayan tapi nona ini menghormatiku?! Sungguh aku berharap bahwa nona inu adalah kekasih tuan_ mari ikut saya" tuntun Boby masuk ke kamar di depan almari
"Ini nona! Di sini tuan menyuruh saya menaruh barang barang anda!" Membuka almari
(Gambar diambil dari mbah google^^)
"Waw, siapa yang menatanya?! Begitu rapi, tapi kenapa harus repot? Dan kenapa barangku ada sekamar dengan Rendy? Dan dimana 3 orang lainnya?" Tanya Mina dengan bertubu tubi
"Nona tenang dulu ok! _Nona ini, kenapa begitu peduli dengan yang lain? Bahkan pada nona sombong itu_ sebentar ya nona!" Mengeluarkan walki talki
"Siaga satu! Periksa para tamu tuan! Bangunkan dan suruh segera turun! Sampaikan pada tuan Nona Mina juga akan segera tiba!"
~"BAIK" di seberang walkitalki
"Nona tenang saja, kami hanya memuruti perintah tuan! Nona Reina berada di kamar VVIP537 dan Tuan Mycle dengan Tuan Jini di kamar VVIP539! Begitulah perintah Tuan Muda Rendy, dan Nona Mina diminta satu kamar dengan Tuan di kamar ini yaitu, kamar VVIP538" Jelas Boby
"Kenapa aku satu kamar dengan Rendy? Eh maksudku, Tuan Mudamu? Kenapa aku tidak satu kamar dengan Reyna saja?" Tanya Mina dengan bertubi tubi sekali lagi
"Kalau itu maaf Nona, saya tidak tahu! Karna saya hanya mematuhi perintah Tuan Muda! _Benar benar sopan dan berani_ Maaf nona, kalau begitu saya akan menunggu di luar, Nona segeralah berganti baju dan turun kebawah saya tunggu di luar dengan para pengawal lainnya! Permisi!" Berjalan pergi keluar
__ADS_1
Mina mengganti bajunya dengan salah satu baju yang ia bawa. Dia keluar dari kamar dan pergi menuju ke ruang bawah, yaitu ruang makan VVIP. Semua telah menunggu terkecuali para pengawal yang siap siaga di depan pintu.
Mina masuk melalui pintu, namun bukan tanpa pemerhatian. Sampai di dalam ruangan ia melihat teman temannya yang telah rapi, namun melihat sinis ke arah Rendy.
"Kenapa kau melihatku seperti itu? Dan kenapa kau namapk tidak senang dengan berada di sini?" Heran Rendy
"Kenapa para Pengawal tidak di izinkan masuk? Dan kenapa mereka hanya berjaga di depan saat kita akan makan? Kenapa mereka tidak diajak makan?" Sekali lagi dengan bertubi-tubi
"Astaga Mina, apa kau tidak tahu, pengawal memang seperti itu, itulah tugas mereka!" Sahut Jino
"Apa kau tak pernah di kawal oleh Pengawal sebelumnya?" Tanya balik dari Rendy
"Emm, tapi itu sangat tidak adil!" Berjalan menuju pintu
"Kalau pengawal tidak makan, aku juga tidak mau makan!" Berdiri di samping Boby
Sontak ucapan Mina membuat semua orang terkejut mendengarnya. Rendy yang heran dengan kelakuan gadis yang ada di depannya ini pun tidak mau berbelit belit hanya karna masalah sepele. Reina dan Mycle yang masih heran dengan kelakuan Mina. Namun, berbeda dengan Jino yang masih berusaha percaya dan tenang pada mina.
"Baiklah! (Semua menoleh) Kalu itu yang kau mau, kau tidak makan aku juga tidak masalah!" duduk dan mulai memotong daging
"Eh kenapa tuan muda hanya diam saja? Bukannya Nona Mina ini kekasihnya? lalu Jika kekasihnya tidak maka kenapa dia tidak bimbang sama sekali?" Gumam Boby dengan para pengawal
Brakkkkkk!!!...
Membuat semua orang terkejoet'-'
"Kalau kau tidak mau memberu keadilan biar aku saja!!" Putusan Jino
Jino membawa piringnya ke arah pintu dan mengambil kursi. Jino duduk di kursi dan berusaha menyuapi Mina agar Mina tetap makan. Namun, bukannya mau makan, Mina malah memalingkan pandangannya dan tetep kokoh dengan pendiriannya.
"Kenapa kau tidak mau membuka mulutmu? Ayo makan! Atau penyakit lambungmu akan kambuh!" Pinta Jino
"Aku tidak peduli! Aku akan tetap pada pendirianku! Kalau para pengawal tidak makan aku juga tidak mau makan!" Tetap tegap
"Maaf Nona Mina, tapi Nona tenang saja, kami sudah makan tadi!" Bohong ala Trans yang tidak berhasil
Kruyukkkk~~
Perut Trans berbunyi, karna sebenarnya para pengawal memang belum diizinkan makan jika tuan mereka belum selsai makan. Mina yang mendengar suara tersebut, semakin kesal dan segera menahan nafas selama yang dia bisa.
"Dasar payah!" Gumam Boby
"Hoummmm" Menarik nafas dan menahannya
"Kalau kau menahan nafas sampai pingsanpun aku juga tidak akan peduli!"
"Hei! Dasar sombong! Jika sampai Mina kenapa-napa aku akan membunubmu!" Jino mendatangi Rendy dan menarik kerah bajunya
"Lalu kau mau apa?!" Santai
"Mohon lepaskan tangan anda dari tuan muda" ken
"Hei lepaskan tanganmu dari dia!" Sahut Mycle
"Jino lepaskan!!!" Tambah Reina
Semua pengawal langsung berlari ke arah pertengkaran Jino dan Rendy tanpa memperdulikan Mina. Mina yang yang sudah tidak bisa menahan nafasnya dan akibat kekosongan di lambungnya pun jatuh dan pingsan. Semua yang langsung terfokuskan pada Mina segera bersiap siaga dan membawa Mina ke kamar Rendy.
__ADS_1
Stop ampe sini dulu! Tangan Author cape😩 Sorry guys kalo kurang seru dan ngga sesuai sama kalian, tapi aku harap kalian suka dan dukung aku ya🙏😙 Love dari Author💙 Likenya please buat Mina dan perjuangannya😥💙