KARNA MENGGANGGUMU ADALAH CARAKU MENCINTAIMU:)

KARNA MENGGANGGUMU ADALAH CARAKU MENCINTAIMU:)
Ep.07-Rasanya Aneh


__ADS_3

~CuplikanSebelumnya~


"Syukurlah, kalau begitu makanlah buburnya lalu minum obat dan suplemennya jangan lupa diminum" Ujar Rendy dengan sangat perhatian


"Te-Terima kasih" Tersenyum :)



~Ep.07|Rasanya Aneh


"Sini buka mulutmu," ujar Rendy


_A-apa? Dia mau menyuapi ku? Apa ini sungguh si tuan muda sombong itu?_ batin Mina "Ti-tidak, tidak perlu aku bisa makan sendiri" berusaha menghindar dengan *mengambil alih mangkok bubur yang dipegang Rendy*


"Eh?! Sudahlah nanti kalo, kamu takutnya tidak kuat untuk menyendok" kembali merebut


"Ta-tapi-" terpotong


"Sudahlah, tak apa! Ayo buka mulutmu!" Titah Rendy


"Hmm!" Memalingkan wajahnya


"Ouh, jadi kamu tidak mau makan dengan suapan sendok. Kalau begitu aku akan menyuapiku dengan mulutku sendiri," menyendok bubur tersebut


_A-apa? Suapan mulut?! Tidak-tidak aku tidak mau!_ "baiklah baiklah, Aaaaaaa" membuka mulut dengan cepat


Rendy menyuapi Mina dengan teliti dan sangat hati-hati. Sesuap dua suap, Mina selalu melahap suapan sendok yang diberikan oleh Rendy. Hingga Mina menyadari bahwa ia pingsan saat waktu sarapan.


_tunggu, tadi aku pingsan saat akan sarapan. Apa makhluk sombong ini sudah makan tadi? Jika aku lihat dari kondisi wajahnya sepertinya belum_ batin Mina yang tepat dengan keadaan Rendy


"Hei, kenapa bengong? Ini masih banyak" ujar Rendy


"Emm, Tu-maksudku kakak! Kak Rendy sudah makan?" Tanya Mina


"Sudah tadi," jawab Rendy


"Kakak bohong!" Menyahut sendok dari tangan Rendy


"Eh?! Kamu mau apa?" Bingung Rendy


Mina menyendok bubur dalam mangkuk itu dengan kasar. Saat diangkat, tersendok bubur dengan sangat banyak dan kembali jatuh ke dalam mangkuk.


"Awas, nanti jika jatuh berantakan" ujar Rendy


"Aku tidak peduli! Ini buka mulut!" Berusaha menyuapi Rendy


Rendy berusaha menolak, karena ia sungguh malu akibat perilaku Mina. Namun, karma perlakuan yang hangat imut dan sedikit memaksa Rendy pun akhirnya menyerah dan memilih menerima suapan sendok dari Mina.


"Terimakasih," salam Rendy


"Hmm, tidak apa kak:)" jawab Mina dengan penuh senyum


"Kenapa kau perhatian padaku?" Tanya Rendy


"Eh?! Emm karena kakak juga peduli padaku" jawab Mina asal


"Apa kamu menyukai sahabatku?" Tanya Rendy yang sekejap membuat Mina membatu

__ADS_1


"Entahlah, aku juga tidak mengerti" menunduk dan berusaha mengubah topik


"Apa kau tidak kecewa? Sahabatmu lah yang berpacaran dengan seorang pria yang kamu sukai"


"Yah, tapi..." Bingung


"Kamu masih ingin meng-" terpotong


"Sudahlah kak, aku tidak ingin membahas nya" memalingkan wajahnya dari Rendy


"Baiklah, tapi sekarang kamu habiskan buburnya ok" mengambil alih mangkuk bubur


"Tidak mau!" Jawab Mina kasar


"Lalu? Apa yang kamu mau?" Rendy yang bingung dengan sikap gadis di hadapannya ini


"Aku mau kakak juga makan! Jika tidak aku juga tidak mau!" Jawab Mina


_apa dia berusaha manja padaku? Atau hanya aku yang terlalu percaya diri? Sudahlah lagi pula dia menyukai Myc bukan kau Rey! Ayo sadar_ pikir Rendy


"Baiklah, aku juga akan makan" menyuapi Mina


Saling menyuapi dan bersikap manja layaknya pasutri. Mina dan Rendy sudah menghabiskan bubur yang Rendy pesan.


Di sisi lain~~~


"Hei kau! Apa menurutmu Mina sudah sadar sekarang?" Tanya Jino pada Bobby yang duduk berjarak di sebelah nya


"Saya Tuan Jino?" Bingung Bobby


"Kau pikir siapa? Hanya ada kau dan aku, apa aku akan gila berbicara pada sofa?'-')" jawab Jino


"Ouh, kalau begitu ayo! Aku mau bertemu dengan Mina!!" Langsung pergi ke kamar Rendy


"B-baik tuan" patuh Bobby


Jino yang diikuti oleh Bobby, pergi dari pantai di bawah menuju kamar Rendy di lantai 15. Jino segera bergegas menyusuri lorong hotel menuju kamar Rendy.


Sementara itu berbeda dengan Mina dan Rendy yang sedang menikmati masa berduaan di kamar. Awalnya keduanya canggung, namun lama kelamaan Mina memberanikan diri untuk membuka obrolan antara dirinya dan sang senior.


"Ahahahah,,, maaf ya kak, aku pikir kakak itu orangnya jutek dan sombong tapi mungkin aku harus memperbaiki pikiranku ini:)" pengakuan Mina yang membuat Rendy terkejut


"Ouh, jadi kau pikir aku seorang senior yang kejam sombong dan menakutkan?!?!!" Seketika menjadi sinis dan intens


Dan...


BRAKKK!!!


"Mina!!!... Apa kau sudah sadar? Apa kau baik baik saja? Bagian mana yang sakit? Apa masih pusing apa masih mual atau bagaimana? Jawab aku Mina!!!" Lebay Jino yang mendobrak pintu kamar Rendy dan langsung memeluk Mina


"Hei, sudahlah kak Jin, aku tidak apa... Mungkin aku hanya kecapean ^^" jawab Mina


"Dan ya, dimana si kerbau sombong itu?" Jino yang menyadari bahwa tidak ada Rendy di dalam kamar itu


"Maksud kak Jino siapa? Kak Rendy?" Bingung Mina


"Tentu! Siapa lagi memangnya?!" Jawab Jino dengan kesal

__ADS_1


"Ouh, senior sedang di kamar mandi^^" santai


"Memangnya kenapa kau mencari ku? Dasar junior tidak punya sopan santun!" Rendy yang keluar dari kamar mandi dengan keadaan rambut basah dan hanya memakai handuk pinggang saja, sehingga memperlihatkan bentuk tubuh bagus yang dimilikinya


"Kyaaaa!!! Senior! Pakai bajumu!" Teriak Mina yang spontan menutup matanya dengan tangan


"Kau tenang saja, lagipula aku tidak tertarik dengan dada ratamu itu" jawab Rendy datar


"Hei! Sebenarnya apa tujuanmu membuat Mina satu kamar denganmu hah?!" Jino yang sudah tersulut emosi


"Hei Mina, ini! (Melempar sepasang baju Mina yang telah disusun di lemari) cepatlah mandi, agar kau bisa menikmati liburan ini!" Jawab Rendy tanpa memperdulikan Jino


"Eh?! Oh iya!!! Aku lupa, apa liburannya rusak karena aku?" Mina yang sadar dan hampir menangis


"Tentu tidak! Ini semua memang tidak berjalan sesuai rencana, tapi kamu tidak merusaknya Mina, lagipula ini lumayan seru dan membuatnya lebih menarik daripada rencana awal" ujar Jino untuk meredam tangisan Mina


"Begitukah? Kalau begitu aku akan segera mandi dan menyusul! Tunggu saja aku dibawah^^" jawab Mina yang segera bergegas ke kamar mandi


"Kenapa kau membohonginya?"


"Ini jalan yang terbaik, jika dia tau bahwa liburan bersama ini hancur, aku tidak tahu bagaimana sedihnya dia nanti" jawab Jino


"Heh, kau pikir dia bodoh? Dia memang anak yang imut dan peka terhadap suasana" ujar Rendy yang kemudian pergi keluar


"Hei apa maksudmu sebenarnya? Kau menyukai Mina?"


"Yah, kalau dibilang suka memang belum, tapi akan segera setelah aku memastikannya" pergi~


Jino masih bingung dengan ucapan dari Rendy, namun iya yakin bahwa Rendy adalah pengaruh buruk bagi Mina. Jino juga yakin bahwa Rendy punya niat jahat terhadap Mina


Semetara perdebatan tiada usai itu terjadi di kamar Rendy, jangan tanyakan bagaimana keadaan Mycle dan Reyna seterusnya. Mereka menjadi lebih arogan dari sebelumnya. Reyna terus memaksa Mycle untuk pergi ke bar hotel dan minum bersamanya, Myc yang tidak tahan dengan alkohol, ditambah godaan dari Reyna pun terbawa arus permainan.


"Honey, what do you know i'm want you?" Ucap Reyna dengan nada dan pose menggodanya tak lupa dengan tangan nakal yang terus mengelus dada bidang kekasihnya


"Kau yang memaksaku, jadi jangan salahkan aku!" Ucap Myc yang langsung melahab gadis di bawah kungkungannya itu


Mycle yang sudah tak kuat menahan nafsu, dan pengaruh dari banyaknya alkohol serta godaan Reyna pun tak sanggup mengendalikan dirinya. Ia terus melahap gadis yang berstatus sebagai kekasihnya saat ini.


CURHATAN AUTHOR DIBUKA}{


HUAAAAAAAAAAA napa pikiranku always traveling kalo buat novel😭😭😭


Maapin guys, aku gemes beut sama yang namanya novel😗😭


Jan lupa dukungannya ya


Okeh selese}{


Rendy terus mencari keberadaan Mycle. Ia terus berusaha menghubungi sahabatnya itu, namun nihil Myc bahkan tak meresponnya sama sekali. Rendy menghubungi pengawalnya yang ia perintahkan untuk berjaga di sekitar Mycle. Dan benar saja, ternyata Mycle masuk ke dalam bar.


Rendy masuk ke dalam bar tersebut, melihat sekeliling yang sudah tidak karuan kondisinya. Rendy lebih masuk kedalam ruangan bar yang cukup luas itu, seketika ia terkejut saat melihat pemandangan yang ada dihadapannya sekarang.


Rendy sudah tak terkejut dengan perilaku Mycle yang sedang menerkam Reyna, namun ia sangat terkejut jika keduanya senekat itu dalam status pacaran yang masih sekolah. Rendy menghampiri Mycle dan Reyna dengan adegan panas mereka.


"Hei! Apa kalian sudah selesai?" Tanya Rendy pada Mycle namun, tak ada respon sama sekali dari keduanya


"Ck, pasti anak ini terlalu banyak mengkonsumsi alkohol"

__ADS_1


Dhlh TBC😗😁


__ADS_2