
Tiga hari setelah perbincangan antara Bunga dan Romi kini Bunga masih belum tahu apa yang harus dilakukan pada sore itu bunga tidak pulang kerumahnya dan memilih pergi kerumah Santi Romi sendiri yang mengantarnya. dan acara temu keluarga pun terpaksa ditunda.
kini semua kembali seperti semula Bunga dan Romi Terlihat seperti biasanya tak ada kecanggungan dari keduanya setelah pengakuan Romi itu.sebagai seorang yang sudah dewasa mereka menyelesaikan masalah dengan baik walaupun masih belum jelas bagaimana kepastian hubungan ini. namun mereka yakin akan satu hal jika saling mengerti dan memahami semua pasti akan berjalan dengan baik bagi diri bunga maupun diri Romi.
sudah jam makan siang bunga, Romi, dan santi, kini berada di kantin kantor dengan makanan yang hampir habiss,"
Santi terus saja memperhatikan sikap Romi pada bunga yang semakin hari semakin dekat itu terlihat jelas karna keduanya saling menunjukkan kasih sayang masing-masing..
hem hem, makin lengket aja nih kulihat jangan bilang keaku kalian sudah jadian, ucap Santi menegur keduanya..
apaan si kepo banget,jawab Romi
iyalah pasti terjadi sesuatu pada kalian berdua kenapa kalian sekarang begitu akrab? ayolah pasti benar dugaan ku.ucap santi
kau lihat itu bunga dia sangat ingin tahu dengan hubungan kita,bisik Romi
kamu ini tinggal kasih tahu saja pada Santi.kita ini masih teman.bunga pun berbisik
ohh teman ya, ucap Romi menelisik
Rom, jangan mulai deh.
__ADS_1
astaga dasar bucin orang ditanya malah bisik"kan memang salah aku nih nanya kalian, ucap Santi merasa kesal dengan sikap Romi dan bunga.
San, kita gak ada hubungan kok. kita masih sama seperti dulu yang saling melengkapi kekurangan kita dan mengisi waktu yang telah terbuang selama ini,jika memang takdir menyatukan kami maka itu akan menjadi sebuah keajaiban dalam kehidupanku, ucap Romi.
Bunga hanya bisa melihat kearah Romi entah apa yang dipikirkan nya, memang benar jika dia belum bisa memutuskan. perjodohan itu juga masih belum tahu apakah bisa berlanjut karna bunga belum memberi tahu keluarga nya.
sudah sudah,cepatlah habiskan makanan kalian waktu istirahat hampir habiss, ucap bunga.
Riski menelfon bunga,ia ingin mengajak jalan bunga dan ingin tahu kenapa lamaran kemarin sempat tertunda. kemana ia pergi sore itu kenapa sampai sekarang bunga maupun keluarganya masih belum memberi penjelasan.
sesuai dengan ucapan Riski di telfon kini ia sudah berada didepan kantor tempat bunga bekerja.cukup lama juga ia menunggu tak selang beberapa menit bunga keluar dan menghampiri Riski.
hayy bunga, sapa Riski.
yuk jalan aku mau ngobrol sama kamu. kamu gak ada acara kan, tanya Riski
aku gak ada acara apa-apa kok, memang kita mau kemana Ris?ucap bunga
nanti juga kamu tau bunga, ayok kita langsung jalan, ajak Riski.
mereka pun melajukan sepeda motor. dan meninggalkan area perkantoran. dari kejauhan terlihat seorang pria menatap kepergian bunga dan Riski. ya pria itu tak lain adalah Romi ia tau bunga akan dijemput oleh Riski rasanya ingin sekali ia mencegah bunga tapi siapa dirinya bagi bunga, karna sampai sekarang status mereka masih teman jadi Romi tidak cukup berani untuk melarang bunga akan pergi dengan siapa itu.
__ADS_1
bunga dan Riski sudah berada disebuah kafe.
Bunga, maaf kalau aku mengajakmu jalan secara mendadak karna aku gak tau kapan bisa bicara dengan kamu. maksud ku mengajak mu kesini aku ingin tahu dan ingin memastikan dengan hubungan kita ini, lamaran kita yang tertunda kenapa? kemana kamu pergi sore itu? aku sungguh ingin tahu bunga, ucap Riski..
aku minta maaf Ris, sore itu aku tidak datang diwaktu orang tua kita bertemu. hari itu tiba-tiba teman ku menelfon dan meminta ku untuk menemaninya,ucap bunga memberi alasan
begitu kah? ucap Riski
bunga hanya menganggukan kepalanya..
kamu mau makan apa? pesanlah apa saja yang mau kamu makan. Riski memilih menu begitu pun dengan bunga.
Mereka saling diam dengan pikiran masing-masing. lalu Riski mulai bertanya tentang masa lalu bunga dengan siapa dia berhubungan sebelum nya.
kenapa kamu bicara seperti itu Ris,ucap bunga.
aku hanya ingin tahu saja. bisakah kamu berkata jujur tapi jika itu terlalu privat maka jangan kamu ucapkan, aku tahu semua orang memiliki masa lalu dan lebih memilih untuk memendam perasaan itu untuk dirinya sendiri.sekarang bukankah kita akan terikat dengan sebuah pertunangan aku hanya ingin kamu fokus pada hubungan kita dan tidak mengingat "ingat masa lalu kamu apa lagi memikirkan pria lain.jelas Romi..
Apakah paman brimo tidak memberi tahumu.namun ucapan bunga terhenti karna Riski menyela..
aku tahu,tragedi yang menimpa mu dengan Rangga. aku tahu semua tapi aku hanya tidak suka wanita yang akan aku nikahi masih saja memikirkan pria lain. dan aku minta sama kamu untuk melupakan masa lalumu, apakah kamu bisa melakukan nya bunga, Riski terlihat serius dengan ucapan nya.
__ADS_1
Bunga hanya diam,dan mendengarkan ucapan Riski. memang benar ucapan nya itu tapi tidak bisakah dia bicarakan semua ini Baik-baik tidak dengan berucap kasar dan apalagi Riski sedikit meninggikan suaranya dan sontak para pelanggan lainnya melihat kearah bunga dan Riski.