Kasih Yang Tak Sampai

Kasih Yang Tak Sampai
Romi dan Bunga


__ADS_3

Bunga hari ini tidak berangkat kekantor karna kondisinya yang kurang vif,ia deman karna kehujanan kemaren di rumah Santi bunga membantu santi yang sedang mengadakan acara pengajian, namun diperjalanan pulang tiba-tiba hujan deras dan ia lupa untuk membawa payung, ibu nya sudah memberitahu agar bunga berobat kerumah sakit namun bunga tidak mau dan bilang sakit nya itu akan sembuh dengan meminum obat rumahan.


Romi kini sedang khawatir karna bunga tidak memberi kabar lg setelah hari itu melihat bunga dijemput Riski, ada apa? apakah semua baik-baik saja dia terus saja merasa gelisah tidak biasanya bunga diam dan tak membalas chat yang ia kirim.


ponsel bunga menyala dilihat nya ada pesan dari Riski dan ingin bertemu dengan nya.


Bunga apa besok kita bisa bertemu? pesan Riski.


mau bertemu dimana, balas bunga singkat.


Riski pun memberitahu bunga tempat dimana mereka akan bertemu besok.


Bunga sedang apa kamu? bagaimana kabar mu? kenapa sekarang kamu tidak pernah mau membalas pesan ku lagi, apakah kamu sedang marah sama aku, jika benar makan aku minta maaf karna sudah mengecewakan mu.ucap Romi.


aku sedang deman Rom,tidak kamu tidak salah apa-apa aku sekarang sudah tidak bisa bebas seperti dulu lagi, Riski meminta ku untuk mengurangi pergaulan ku dengan teman, apa lagi teman cowok Riski tidak menyukai nya.ucap bunga


Romi mengerti dengan yang dimaksud oleh bunga tapi dengan membatasi bunga seperti ini apa itu tidak terlalu berlebihan,pikir nya


apa kamu sudah periksa ke dokter? banyak "lah istirahat dan jangan lupa minum obat mu,ucap Romi.


makasih Rom, kamu begitu perhatian sama aku, tadi sudah ku minum kok obat nya.ucap bunga.


besok aku,kerumah mu ya, aku ingin melihat kondisi mu, Romi sangat ingin bertemu bunga dan sangat khawatir dengan kondisi bunga maka dari itu dia ingin menjenguk bunga dan memastikan sendiri bahwa bunga baik-baik saja.

__ADS_1


besok tidak bisa Rom, Riski juga ingin bertemu jika kamu mau kita bisa ketemu dilain hari, ucap bunga.


begitu ya, baiklah kita bisa ketemu dilain hari, kamu jaga diri baik-baik dan minum obat mu semoga cepet baikan yah, ucap Romi.


iya Rom, aku pasti akan menjaga diri.balas bunga.


Di desa DLG, El yang kini sibuk dengan pekerjaan ny mengumpulkan buah kelapa meskipun harga pasaran nya kini tengah turun tapi tidak membuat nya untuk bermalas-malasan karna penghasilan nya tentu menurun juga.


Sinta datang ke kebun seperti biasa ia membawa makan siang untuk EL, dilihat nya dari kejauhan pria yang ia sukai begitu giat bekerja selain tampan kondisi fisik EL juga sangat baguss untuk ukuran orang dewasa seusianya. namun ia terus saja menepis pikiran nya ia harus bisa mengontrol diri melawan perasaannya sendiri untuk tidak terlalu berharap lebih karna dia yakin EL mempunyai masa lalu, diluar sana pasti ada yang sedang menunggu nya.


keesokan harinya bunga sudah berada di tempat yang sudah ditentukan, ia merasa heran kenapa Riski membawa nya ke Hotel. apakah tidak ada tempat lain selain Hotel,pikir bunga


Riski pun datang setelah bunga menunggu nya sekitar 15 menit, dan mengajak nya kesebuah restoran cepat saji,


memangnya kenapa kalau aku mengajak mu kesini bunga? kamu takut, tidak percaya padaku, ucap Riski


tidak Ris,bukan seperti itu, aku hanya, ucap bunga terhenti saat pelayan menyajikan hidangan yang sudah dipesan Riski sebelum nya.


makanlah aku sengaja memesan tempat ini untuk kita berdua, dan semoga saja kamu suka. ucap Riski.


mereka pun makan dengan santai tidak ada omongan yang keluar dari mulut mereka bunga sudah sangat takut jika kejadiannya seperti waktu itu dimana Riski memarahinya didepan banyak orang, namun sekarang berbeda tempat nya sangat sepi bahkan tidak ada satu orang pun yang lewat,


setelah selesai makan, Tiba-tiba bunga merasa pusing dan mengantuk ia pun tergeletak di meja makan itu tidak sadar kan diri,rupanya makanan bunga sudah dicampurkan orang tidur oleh Riski.

__ADS_1


Bagaimana pun kamu harus jadi milik ku bunga, bahkan jika aku harus melakukan cara yang kotor sekali pun, aku akan mendapatkan apa yang aku mau, dan hari ini kamu akan menjadi milik ku seutuhnya dan kita akan segera menikah. Riski membawa bunga kesebuah kamar hotel yang sudah ia pesan, kamar no 109," Riski masuk dengan menggendong bunga yang sudah tidak berdaya akibat obat yang sudah dicampurkan ke makanan bunga tadi pikiran nya begitu sudah tidak waras sampai ia begitu berani mengambil tindakan tidak senonoh pada bunga.


dipandang nya bunga yang sudah ia letakan diatas tempat tidur, pikiran nya sangat buas dengan satu tindakan saja maka bunga akan kehilangan kesuciannya. saat Riski sudah memegang bagian sensitif bunga pintu kamar itu didobrak dengan kerasnya membuat Riski terkejud dan menghentikan aksinya itu.


pria itu masuk dan melihat bunga sudah tergeletak tak sadarkan diri dengan pakaian sudah terbuka dan menunjukkan lekuk tubuh bunga yang sangat mengoda itu.


perkelahian pun terjadi Riski melawan pria yang mengganggu itu sampai keduanya babak belur belum ada yang mengalah kedua pria ini masih terus beradu dengan kemampuan nya masing-masing, namun pria ini bukan lawannya Riski akhirnya kabuur dan meninggalkan kamar itu dan juga bunga yang keadaannya tidak sadarkan diri,


Bunga sadarlah ini aku, kenapa kamu bisa sampai seperti ini, apapun yang terjadi aku akan menjaga mu dari orang-orang yang berniat buruk padamu, pria itu membawa bunga pergi meninggalkan Hotel itu. dengan taxi yang sudah ia pesan mereka pun melajukan kendaraan itu dan berlalu pergi,


Kini pria yang membawa bunga itu berhenti disebuah taman ia berusaha membangun bunga dengan cara menciptakan air pada wajah bunga, tak selang berapa menit bunga pun tersadar,


bunga melihat sekeliling kenapa tiba-tiba ia sudah ada disebuah tempat yang sejuk akan pemandangan nya, bukan kah tadi ia berada di restoran. ia melihat kesebelah kanan nya nampak Romi sudah ada duduk disebelah nya, bunga juga merasa heran sejak kapan dia jalan dengan Romi bukankah tadi ia bersama Riski.


bagaimana keadaan mu? apa sudah mendingan, tanya Romi.


aku baik-baik aja kok, sejak kapan kita berada disini? lalu dimana Riski Rom, ucap bunga


apa kamu tidak sadar apa yang terjadi sama kamu bunga,ucap Romi.


bunga pun nampak berpikir sejenak, astaghfirullah hal'azim bunga melihat pakaian nya yang sudah berantakan ia sadar ada yang tidak benar,


ini pakailah jaket ku, Romi memberikan jaketnya untuk bunga menutupi bajunya yang sudah sobek,

__ADS_1


__ADS_2