
Ibu kamila datang sesuai janjinya, terlihat Bunga yang tengah menunggunya sambil memainkan HP Bunga yang sibuk dengan HP nya tak menyadari kedatangan ibu Mila yang kini telah berdiri dihadapannya sudah 1 tahun berlalu Bunga masih nampak sama semakin cantik dan anggun dimata Ibu Mila, andai tidak terjadi tragedi itu mungkin saja kini Bunga sudah menjadi menantu sah nya namun kini semua hanya jadi angan angan semata seakan takdir mempermainkan keluarga mereka,ia langsung menepis pikirannya itu dan tidak sepantasnya ia punya pikiran begitu walau bagaimana pun semua sudah takdir ia harus ikhas melepaskan kepergian anaknya dan mendoakan semoga ia tenang di alam Sana..
Bunga panggil Ibu Mila...
Ibu sudah sampai sejak kapan Ibu berdiri disini Bunga baru sadar kalo ternyata Ibu Mila sudah ada dihadapannya...
Ibu baru sampai kok sudah langsung jalan yuk, tapi nanti mampir dulu kerumah ya nak ayah ingin ketemu sama kamu,"ucap Ibu Mila ia ingin agar Bunga mampir kerumahnya karna ada yang mau disampaikan suaminya kepada Bunga...
baiklah bu, Bunga pun mengiyakan...
***'alammualaikum.
waalaikumsalam,
Ibu Mila dan Bunga sampai dikediaman rumah pak brimo..
Ibu sudah pulang alhamdulilah nak Bunga juga mau kesini ia melihat Bunga datang bersama istrinya masuk yuk, pak brimo mempersilahkan Bunga masuk dan mereka menuju ruang tengah seorang Art datang membawa minuman serta makanan ringan...
Bunga menjawab dengan tersenyum lalu ia memberanikan diri bertanya ada apa sampai dipanggil karna setelah 1 tahun berlalu baru kali ini ia diajak kerumah nya dan hubungan mereka selama ini baik dan sering kontek.dulu terakhir kali ia dibawa kerumah ini 1 minggu sebelum hari pernikahan rangga yang membawanya kesini malam itu,
mama malam ini biar aku aja yang masak untuk makan malam ya, ucap rangga pada mama nya..
__ADS_1
memang kamu bisa masak Ang, tanya Ibu Mila seakan tak percaya bahwa anaknya itu bisa masak ia aja gak pernah liat anaknya masuk dapur apa lagi pegang pisau..
kan ada Bunga biar nanti Bunga yang mengajariku ia kan sayang rangga menoleh pada Bunga..
itu si sama aja Bunga yang masak ucap Ibu Mila lagi...
yeh mama biarlah Aku yang masak Bunga hanya memberi tau apa aja yang harus disiapkan pokonya nanti Aku semua yang masak ucap rangga dengan penuh percaya diri..
ma sudah jangan Menggagu biarkan mereka sibuk didapur biar cepet matang papa dah laper nie gak sabarr nyicipin masakan anak kita pak brimo tersenyum namun senyumnya itu seakan meledek anaknya mereka pun pergi kekamar..
yakin kamu mau masak yank, ucap Bunga tak percaya.
ia mengeluarkan ayam bumbu kuning, buncis bakso wortel dan juga toge,ia berpikir sejenak kira" dengan semua bahan yang ada bisa dimasak apa sedangkan Bunga diam memperhatikan. yank menurut mu bisa bikin apa dengan semua ini ia menoleh ke Bunga bertanya meminta solusi...
kini Bunga memberi tau rangga ia harus apa setelah penjelasan tadi ia berniat menggoreng ayam Bunga membantu membersihkan sayuran dan bumbu"Bunga melihat rangga sudah menyatakan kompor dan hendak memasukan ayam nya, namun ditahan oleh bunga...
kenapa yank?
mau diapain ayam nya itu?
yamau digorenglah yank kamu pakai tanya lagi udah mending kamu fokus bersiin sayuran nya..
__ADS_1
yank kamu goreng ayam gak pake minyak Bunga langsung mematikan kompor. kamu ini bukan begitu caranya pertama "tama kamu panaskan minyak diatas kompor lalu diamkan sampai minyak nya panas kecilkan apinya jangan gede" nanti bisa gosong,
rangga hanya cengengesan dan alhasil Bunga yang masak malam itu mereka masak ayam goreng dan capcai...
selesai didapur mereka pun langsung makan bersama. hemm pintar juga anak kita ya ma, masakan nya enak dan ayam nya tidak gosong papa brimo mengomentari masakan rangga, kalo mama si gak percaya kalo semua ini rangga yang memasaknya.ucap Ibu Mira..
rangga menggaruk kepala nya yang tak gatal..
kalo bukan rangga yang masak lalu siapa ma?
ya Bunga lah pa,ucap bu Mira lagi..
kenangan itulah yang diingat Bunga didalam rumah itu, kebersamaan nya dengan rangga banyak kenangan dirumah itu..
nak Bunga maksud mama papa meminta kamu kerumah ada yang mau disampaikan jadi begini .mengenai hubungan mu dengan rangga mungkin sampai sekarang kamu masih belum bisa melupakannya namun bagaimana pun juga kamu harus melanjutkan hidup mama papa gak mau kamu berasung asung larut dalam kesedihan,"ucap mama Mira
benar yang dibilang mama, jadi papa berencana untuk menjodohkan kamu dengan anak teman papa dia orang nya baik dan bertanggung jawab, dan lagi ia teman dekat rangga, ucap papa brimo...
Bunga hanya diam tak tau harus menjawab apa, ia akui sampai sekarang ia belum bisa melupakan rangga namun belum terlintas dalam benaknya untuk memulai lembaran baru apa lagi menyukai pria lain...
ma, saat ini Bunga belum bisa menjawab Bunga butuh waktu Bunga harap mama papa mengerti dan tak memaksa biarkan Bunga bicarakan dulu sama Ibu dan bapak Bunga dulu pintanya ia pamit pulang pada kedua orang tua rangga..
__ADS_1