
Ibu adell memberanikan diri telfon ke orang tua Rangga tanpa sepengetahuan suaminya bagaimana pun ia masih tidak bisa tenang mengingat perihal soal perjodohan itu,"
Telfonpun tersambung.
Assalammulaikum.
waalaikumsalam.
selamat siang bu Mila apa kabar? maaf ganggu nih. ucap ibu adell
Siang juga bu. gak ganggu kok justru saya lagi bete dirumah sendirian tau sendirikan Suami pergi kerja dirumah cuma diteminin bibi saja Ada apa?ucap ibu Mila..
Begini bu, apa bisa bertemu Ada sesuatu yang mau saya bahas dengan bu Mila.
bisa kok bisa kita mo ketemuan dimana?saat itu juga bu Mila paham mungkin maksud bu adell untuk menemuinya.
setelah janjian mau ketemu, bu Mila datang ketempat yang sudah ditentukan, di sebuah cafe mall terbesar, "terlihat bu adell sedang duduk sambil menikmati hidangan yang sudah tersedia tak sambil menunggu kedatangan bu Mila.
Hallo jeng apa kabar sudah lama kita tidak bertemu, sapa bu Mila.
Hallo juga jeng alhamdulilah kabar baik jeng sendiri gimana.
__ADS_1
alhamdulilah saya juga baik..
mereka pun duduk berdua lalu bu adell langsung bicara keintinya, banyak sekali yang mau dia tanyakan.
jeng begini maksud saya mengajak ketemu saya mau membicarakan soal perjodohan itu, bunga sudah memberi tahu kami, dan saya sangat berterima kasih dengan niat baik jeng Mila tapi. apa saya boleh tau alasan jeng Mila untuk menjodohkan anak saya?
baikalah saya mengerti maksud jeng adell. awalnya saya juga kurang setuju dengan suami saya namun ada benar nya juga niat kami untuk menjodohkan bunga tidak ada maksud tertentu, saya cuma mau melihat bunga bahagia, terlepas dari tragedi yang terjadi pada bunga dan Rangga dulu saya merasa sangat berhutang kebahagian pada keluarga jeng adell serta pak Dimas, dan saya hanya mau melihat bunga bahagia saya serta suami ingin menebusnya dengan menjodohkan bunga dengan Riski dia anaknya baik Bertanggung jawab dari latar belangakang baik, dan kami mengenal baik kedua orang tua Riski jadi jeng tidak usah khawatir dengan masa depan bunga,
jeng Mila bicara apa tak perlu merasa berhutang begitu, saya sangat berterima kasih karna jeng masih memikirkan masa depan bunga, dan soal perjodohan itu saya hanya bisa menyerahkan pada bunga, jika memang bunga menerimanya maka saya serta suami hanya bisa memberi restu saja, ucap bu adell.
percakapan pun selesai dengan baik, kedua nya pamit..
Di Kantor,"! bunga sedang melangsungkan rapat Dengan fokus.
Rapat pun selesai"!!!
Bunga makan yu,aku yang traktir ajak romi.
wihh tumben ada traktiran dalam rangka apa nih? ucap bunga
gak ada si lagi pengen traktir aja, kamu mau ya nanti kamu bisa makan apa aja yang kamu mau.
__ADS_1
baikalah.
mereka pun menuju kantin, dan memesan beberapa makanan dan minuman. Bunga boleh aku tanya sesuatu, tanya romi.
kamu mau tanya apa,nanti ku jawab.
Apa kamu sudah punya pacar lagi.
uhuk uhuk, bunga tersedak dengan ucapan romi itu kenapa tiba'tiba dia bicara seperti itu.
ini minum dulu, romi memberi minuman pada bunga.
Rom,kenapa kamu tanya seperti itu?
gapapa aku cuma mau tau aja, karna maaf jika kamu tersinggung, karna setelah tragedi itu kulihat kamu sering melamun. ucap romi..
Dan kalo kamu mengizinkan aku ingin mengejar kamu. ucap nya lagi.
belum dijawab, tiba'tiba Santi datang.
hayooo ketauan nih lagi berduaan.. ucap Santi
__ADS_1
astaga nih orang kenapa ganggu mulu sii, dalam hati romi.
Bunga masih diam gak tau harus ngomong apa, dia masih kaget dengan ucapan romi tadi, secara tidak langsung bukankah Romi menyatakan cinta nya pada dirinya.