
Bunga pulang diantar Romi, mereka pulang setelah Bunga memperbaiki dandanan Bunga, tadi sebelum pulang ia mampir ke Toko baju dan Romi membelikan baju satu pasang untuk bunga, kini mereka pun menuju rumah bunga.
makasih ya Rom,atas semua nya. saat ini Bunga merasa lega karna sekarang ada seseorang yang akan selalu menemani dan melindungi dirinya dari orang-orang yang berniat buruk setelah itu mereka hanya tinggal memikirkan cara untuk memberi tahu orang tua bunga dan meyakinkan nya.
masuk dulu gak? tanya bunga setelah mereka sampai.
gak dulu deh, aku langsung balik aja ya sudah malam ini, jawab Romi
baiklah kamu hati-hati di jalan kabari aku setelah sampai dirumah pinta bunga.
Ok aku langsung pamit ya, cepatlah tidur tidak usah memikirkan yang lain besok aku akan bilang keorang tuamu bahwa aku akan segera meminang mu, Romi mengecup kening bunga.
Bunga masuk kedalam dan sudah ditunggu oleh ibu dan bapak nya,
asalamualaikum buk, pak.
waalaikumsalam, jawab ibu/bapak nya bunga
baru pulang nak, kenapa Riski tidak ikutt masuk? tanya bapaknya? yang mereka tahu bunga pergi untuk menemui Riski karna bunga sendiri yang bilang janjian dengan nya.
aku pulang pakai taxi kok pak, jawab bunga
kenapa pakai taxi? kemana Riski? kenapa bukan dia yang mengantar kamu pulang, tanya bapaknya
sudah dong pak, bunga kan baru pulang biarkan dia beristirahat dulu kan bertanya bisa nanti, ujar sang ibu
__ADS_1
bunga kekamar dulu ya buk,pak bunga pun langsung pergi kekamar ia gak mungkin memberi tahu hal yang baru saja menimpanya entah apa yang akan dipikirkan orang tuanya, mengenai Riski yang bertindak tak senonoh itu.
Romi sampai dirumah nya.ia langsung merebahkan dirinya ditempat duduk lelah telah menempuh perjalanan jauh seharian ini ia sudah mengikuti bunga sampai mengantar nya pulang belum lagi jarak nya macet nya lalu lintas, benar-benar lelah. namun rasanya seakan hilang setelah kembali mengingat bahwa bunga bersedia menikah dengan nya Romi pun tersenyum bahagia penantian nya selama ini tidak sia-sia.
keesokan paginya hari minggu, Bunga tidak ada kegiatan apa-apa hanya dirumah menghabiskan waktu bersama ibunya. mereka hari ini berencana membuat kue nastar. bahan-bahan sudah disiapkan ibunya bertugas menguleni tepung dan bahan lainnya. sedangkan Bunga ia membuat selai nanas, nanas yang sudah dikupas bersih lalu diparut dan dipanaskan sampai padat, setelah semua bahan sudah komplit mereka mulai membentuk adonan/membulat-bulatkan adonan.
Buk, pangganganya sudah dipanas belum? tanya bunga
astaghfirullah ibu lupa lagi nyiapin panggangan. ibu adell menepuk jidat nya.
panaskan lah buk, ini sudah ada yang dibentuk tinggal dipanggang aja, ucap bunga lagi
Acara membuat kue'nastar pun selesai dan kini bunga dan orang tuanya tengah menikmati hasil buatan kue sendiri, ternyata lebih enak dan caranya juga gampang hanya saja prosesnya yang ribettt,buat selai nya saja berjam-jam bikin pegel tangan pikir bunga.
Bunga kan sibuk pak, mana sempet buat ini aja karna gak ada kegiatan jadi bisa bikin,jawab bunga.
ya gapapa kok, bapak mengerti
ehemm, pak Dimas berdehem ia ingin membahas soal pernikahan bunga dan Riski.
bunga sudah mempunyai firasat tidak enak ia yakin orang tuanya akan membahas mengenai perjodohan ini, tapi cepat atau lambat semua harus tahu dengan keputusan nya.
Bunga, ibu dan bapak ingin membicarakan mengenai hubungan mu dengan Riski, bagaimana? sudah diputuskan kah? apa sudah menentukan hari baiknya, tanya pak dimas
Pak, apa bunga boleh berkata jujur, ucap bunga
__ADS_1
ada apa nak? jika ada sesuatu kamu bisa bicarakan pada ibu dan bapak, jawab orang tuanya bunga.
bunga minta maaf sebelumnya pak, bu. dari awal memang bungalah yang menerima perjodohan ini bahkan waktu itu juga bunga tidak meminta pendapat ibu dan bapak dulu sebelum mengiyakan saat ibu mila memberi tahu bahwa bunga akan dijodohkan pada anak rekan kerja suaminya.tapi untuk sekarang bunga ingin membatalkan nya pak.
membatalkan? kenapa nak? bukannya dulu kamu sudah yakin dengan keputusan mu sendiri dengan menerima perjodohan itu, lalu kenapa sekarang tiba-tiba membatalkan nya apa terjadi sesuatu sampai kamu berpikir untuk mengubah keputusan mu, pak dimas seakan tak percaya dengan keputusan bunga. dia tahu anaknya ini tidak mungkin bermain-main jika menyangkut pernikahan.
dulu memang aku menginginkan perjodohan ini pak, tapi itu sebelum aku mengenal Riski aku berpikir dengan adanya Riski aku bisa melupakan Rangga. belum bunga menyelesaikan ucapan nya pak dimas langsung memotong pembicaraan bunga pada kedua orang tuanya.
jadi kamu membatalkan perjodohan itu karna kamu masih memikirkan Rangga? benar begitu bunga? untuk apa kamu terus memikirkan orang yang sudah wafat. kamu harus bisa melupakan Rangga kalian sudah berbeda alam, bapak tahu kamu tidak bisa dengan mudah melupakan Rangga tapi bapak dan ibu juga tidak ingin melihat kamu terus seperti ini kamu harus bangkit dan memulai kehidupan baru.ucap pak dimas.
kali ini bukan karna Rangga bu.pak. aku sudah mulai mengikhlaskan kepergian nya. aku juga ingin memulai kehidupan baruku dengan orang yang sayang padaku dan bisa menjaga ku.jawab bunga
lalu apa alasan kamu membatalkan perjodohan ini? apa ibu dan bapak boleh tahu alasannya.
Bunga pun memberi tahu semua nya atas tindakan Riski terhadap nya. ia juga sebenarnya tidak habis pikir kalau Riski mempunyai rencana untuk menghancurkan masa depan nya.
astaghfirullah, sungguh bejad tindakan Riski ini, bapak tidak habiss pikir, seorang pria yang dipandang masyarakat dengan begitu anggun nya bisa berpikir seperti itu. ini tidak bisa dibiarkan kita harus menemui orang tuanya. pak dimas yang sudah tak bisa lagi menahan amarah nya lagi, berniat akan melabrak Riski.
pak, jangan pergi bunga mohon bapak tenangkan diri dulu, aku tidak ingin terjadi apa-apa sama bapak nanti kita masih bisa menyelesaikan ini dengan baik-baik, pinta bunga.
bunga benar pak, kita harus tenang ada waktunya kita mengurus masalah ini.ucap bu adell
dan pada akhirnya ketenangan itu berakhir dengan suasana mencekam sudah tidak ada napsu lagi untuk menikmati kue'nastar ibu dan bapaknya kini masuk kedalam kamar bu adell terus saja disamping suaminya karna tidak ingin terjadi apa-apa. bisa saja suaminya itu bertindak diluar dugaan karna sekarang suaminya tengah dipenuhi amarah
ponsel bunga menyala ia melihat siapa yang menelfon, setelah dilihat ternyata Romi yang menelfon.
__ADS_1