Kau Kembali Setelah Menghancurkan Hati Ku

Kau Kembali Setelah Menghancurkan Hati Ku
berpisah demi kebaikan satu sama lain


__ADS_3

kita tunggu dia setelah dipindahkan keruang perawatan dulu. mari kita menuju kesana. ujar dokter.


semua orang pun berjalan menuju ruang perawatan.


dokter pun masuk untuk memeriksa kondisi azka.


bapak, ibu. sekarang azka sudah bisa di jenguk. tapi, saya minta tolong pasien jangan di ajak banyak bicara dulu. kalau begitu saya permisi. ujar dokter.


semua orang merasa sedih saat melihat azka terbaring lemah di atas tempat tidur.


eyang buyut dan semuanya mari kita keluar dulu dan biarkan paman azka istirahat. ujar radit.


semua orang akhirnya keluar.


radit tiba-tiba melihat sahira yang sedang sembunyi-sembunyi melihat azka.


radit kemudian mengajak semua keluarga ke kantin.


semuanya mari kita ke kantin untuk makan minum.


tapi, bagaikan dengan azka? ujar mama azka.


nenek tenang saja. disini kan ada suster yang menjaga paman.


kalau begitu biar Siska saja yang temani azka disini.


tante tenang saja. sebaiknya kita tunggu dikantin saja. ujar radit.


akhirnya semua pergi ke kantin.

__ADS_1


sahira pun masuk ke ruangan azka.


sahira kemudian duduk disamping azka dan menangis.


azka..... kenapa ini semua harus terjadi pada kita... ?


kenapa kita bertemu bila harus merasa kesakitan ini...?


kini aku sudah memaafkan semua kesalahanmu dimasa lalu.


mungkin setelah kamu sadar nanti. aku sudah tidak berada di sisi kamu lagi. itu semua aku lakukan demi rasa cinta dan sayang aku pada kamu. karna aku tidak mau ada yang tersakiti lagi diantara kita berdua.


lebih baik aku yang pergi. ujar sahira sambil menangis dan hendak pergi meninggalkan azka.


namun, Tiba-tiba tangan azka bergerak menggenggam tangan sahira.


di depan pintu ternyata sudah ada radit.


tunggu ibu sahira......


apa ibu yakin akan pergi meninggalkan paman azka dalam keadaan sekarang ini?


maafkan ibu radit. tapi, hanya ini jalan satu-satunya yang ibu punya. ibu tidak juga tidak berdaya dengan keadaannya sekarang.


tapi, apakah ibu tidak bisa sedikit membuka pintu maaf ibu sahira untuk paman.


ada yang mau radit tunjukkan pada ibu


apa itu....???

__ADS_1


tapi, bukan disini tempatnya mari kita pergi dari sini


radit dan sahira pun tiba di sebuah galery lukisan.


pada saat ibu sahira pergi dari rumah 5tahun yang lalu. sebenarnya paman azka sangat sedih. paman selalu menyalahkan dirinya atas kepergian ibu sahira. kemudian paman membuka galery lukisan ini untuk mengenang semua kenangan tentang ibu.


paman selalu kemari saat paman mulai merindukan ibu.dan semua lukisan ini adalah hasil karya buatan paman.


lukisan.... ini sama dengan yang ada dirumah azka buka.....?


iya, paman sengaja membuat 2 dan meletakkan 1 di rumah.


kenapa dulu dia bilang tidak mencintai ibu?


mungkin hanya paman yang tahu jawaban dari pertanyaan ibu ini.


azka, maafkan aku ternyata selama ini. aku sudah salah faham dengan kamu. ujar sahira dalam hatinya.


tapi, radit sepertinya sekarang sudah waktunya ibu untuk pergi.


sahira pun pergi meninggalkan galery tersebut. dengan air mata yang menetea di pipinya.


radit hanya bisa menerima keputusan sahira.


sahira kini sudah berangkat menaiki sebuah bus antar provinsi.


di bus sahira tidak bisa membendung air matanya dan terus menangis sambil mengenang masa lalunya.


maafkan aku azka.....

__ADS_1


__ADS_2