Kau Kembali Setelah Menghancurkan Hati Ku

Kau Kembali Setelah Menghancurkan Hati Ku
sahira yang tersentuh pada cerita radit


__ADS_3

raditya.... untuk hari ini kita sampai disini dulu melukisnya.sekarang mari kita istirahat dulu.


ibu sahira kalau radit boleh tahu. sejak kapan ibu pandai melukis?


mmmm..... sejak ibu masih kecil. seperti radit.


ibu pasti memiliki banyak teman.


waktu masih kecil orang tua radit meninggal dalam kecelakaan. dan sekarang hanya punya paman azka yang selalu menjaga dan melindungi radit dari kecil hingga sekarang.


radit juga kasihan sama paman azka. yang selalu sibuk dengan pekerjaannya demi radit.


itu berarti paman azka sangat sayang pada radit.


radit,sepertinya malam ini radit makan sendirian ya. karna ibu masih ada urusan di luar yang harus ibu selesaikan.


bik, ani. sahira titip radit ya.


memangnya non mau kemana?


saya ada sedikit urusan diluar.


ya, sudah kalau begitu sahira permisi.


radit jangan lupa minum obat dan langsung tidur ya.


sahira pun pergi


jadi, jika radit mau menjadi pelukis terkenal. maka, radit harus lebih giat dan fokus pada objek yang akan radit lukis.


radit akan mengingat kata-kata ibu sahira.


kalau begitu. ibu sahira mau keluar sebentar.


karna ada yang harus ibu kerjakan di luar sana.


bik, ani...... saya titip radit sebentar ya.

__ADS_1


memangnya non mau kemana?


saya ada sedikit urusan diluar. mungkin, pulangnya telat.


jadi, nanti radit makan malam duluan dan langsung tidur.


tidak lama sahira pergi ternyata azka sudah pulang lebih awal.


ting... tong.... suara bel rumah.


tuan azka..... ujar bik ani.


radit dimana.....???


paman.... azka......?!?!?


ternyata paman sudah pulang. ujar radit sambil memeluk azka.


paman, ibu guru sahira tadi pergi keluar.


memangnya dia pergi kemana bik?


ya, sudah biar saya susul dia. dan radit pergi masuk kamar istirahat.


ternyata sahira pergi ke sebuah taman dekat rumah azka dan duduk sendiri sambil mengingat kata- kata radit tadi.


sedang apa kamu sendirian malam-malam disini? ujar azka.


pak azka....???!!?! dengan terkejut.


bukannya bapak 1 minggu di amerika?


iya, tapi. urusan saya di sana sudah selesai. jadi, saya memutuskan untuk pulang.


sedangkan kamu kenapa?


saya cuma lagi pingin sendirian saja.

__ADS_1


azka membuka jasnya dan memakaikannya kepada sahira.


diluar sangat dingin. kenapa tidak bawa jaket?


saya harap kamu jujur pada saya. ujar azka.


tadi radit bercerita tentang orang tuanya yang sudah meninggal.


saya ikut sedih mendengarnya.


radit juga tadi berkata kalau dia sangat menyayangi pak azka.


saya merasa masih belum sepenuhnya bisa membahagiakan dia.


makanya saya selalu berusaha mencari cara supaya dia bisa tetap bahagia.


tapi, apa pak azka pernah bertanya pada radit?


apa yang dia inginkan?


menurut pandangan saya. sepertinya radit hanya membutuhkan waktu kebersamaan dengan bapak.


sudahlah..... mari kita pulang. lagian sudah larut juga.


o... iya, pak. sekarangkan bapak sudah pulang. itu berarti saya juga sudah tinggal dirumah bapak.


masalah itu biar kita tanya radit.


ya, sudah kalau begitu kamu masuk ke kamar dan istirahat.


karna saya juga mau istirahat juga.


keesokan paginya.


azka dan radit sedang menunggu sahira di meja makan.


selamat pagi buk guru....

__ADS_1


mari kita sarapan pagi dulu. ujar azka.


radit, mulai hari ini ibu guru sahira sudah tidak tinggal dirumah kita lagi. karna sekarang paman sudah pulang.


__ADS_2