Kau Kembali Setelah Menghancurkan Hati Ku

Kau Kembali Setelah Menghancurkan Hati Ku
berpura-pura lupa


__ADS_3

aku akan mempercayai kamu. ujar nabila kemudian mematikan telponnya.


1 bulan berlalu


azka!!!!!


kenapa akhir-akhir ini kamu sering bersikap tak acuh padaku?


sebenarnya ada apa dengan kamu.


mungkin itu karna aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku.


tapi, apakah perlu sampai kita harus tidur terpisah?


kalau untuk masalah yang itu. aku minta maaf karna aku masih canggung saja.


kamu bilang canggung....?!!!!!?


sekarang aku mau tanya sesuatu pada kamu.


sebenarnya aku ini siapanya kamu?


kamu.... ka... mu adalah....?!?!?


istri kamu kan!!!


i.... ya!


tapi, kenapa kamu bersikap bukan seperti seorang suami.


sebaiknya kita tidak usah bahas masalah itu lagi.


kenapa.... ?!?! azka.


itu karna sekarang kamu itu sudah menjadi tunangan orang lain.ujar azka spontan.


kamu bilang apa?!?!?!?!


aku benar-benar capek harus melakukan sandiwara ini.


demi dirimu ada hati yang harus terluka.


tidak, tidak....... ujar sahira histeris dan pingsan.


sahira, sahira..... ada apa dengan kamu. ujar azka sangat panik.

__ADS_1


tanpa berpikir panjang. azka langsung membawa sahira kerumah sakit tempat sahira dirawat dulu?


dokter,.... dokter......


kemudian dokter dan suster keluar.


ada apa dengan pasien?


cepat bawa dia masuk. ujar dokter.


dokter kemudian masuk untuk memeriksa keadaan sahira.


tidak lama kemudian dokter keluar.


bagaimana keadaan sahira dokter?


sebenarnya apa yang telah terjadi padanya sehingga dia jatuh pingsan. ujar dokter.


semua ini karna kesalahan ku dokter. secara tidak sengaja aku telah mengatakan semua padanya.


dia kemudian histeris dan pingsan.


jadi, begitu ceritanya.


tapi, kamu tidak perlu khawatir dia baik-baik saja.kalau begitu saya permisi. ujar dokter.


akbar dan nabila pun tiba di rumah sakit.


azka mulai menceritakan kronologis kejadiannya.


akbar, maafkan aku. aku tidak berniat untuk menyakitinya.


Akbar tanpa sengaja menonjok wajah azka karna dia emosi.


akbar, akbar stop. hentikan.


apa yang telah kamu lakukan seharusnya kamu yang harus ada disisi safitri untuk menyakinkan dia bukannya jadi pengecut. ujar nabila.


maafkan aku. aku minta maaf. soalnya tadi aku terbawa oleh emosi.


nabila, sudah cukup jangan diperpanjang masalah ini.ujar azka.


tidak lama sahira pun sadar dan terbangun.


suster yang merawat pun keluar memanggil dokter.

__ADS_1


Sus, ada apa dengan sahira? ujar azka.


pasien sudah sadar. saya ingin memanggil dokter.


Dokter kemudian memeriksa keadaan pasien.


apa yang kamu rasakan sekarang?


saya merasakan sakit dikepala.


terus apakah kamu ingat dengan kejadian sebelumnya.


safitri berusaha mengingatnya dan akhirnya


azka..!!!!


sebelumnya saya bertengkar dengan azka setelah itu saya lupa dok.


apakah kamu juga mengingat hal yang lain.


saya tidak ingat apa-apa dok. memangnya kenapa dok?


azka, akbar dan nabila pun masuk.


azka!!!!!!


siapa mereka?


ternyata sahira berpura-pura tidak mengenal nabila dan akbar demi mendapatkan hati azka lagi.


dokter, kenapa dia belum mengingat semuanya? ujar akbar.


sebaiknya kita beri dia waktu untuk mengingat semuanya.


kalau begitu saya permisi duluan. ujar dokter.


tidak ada satu orang pun yang curiga dengan niat jahat sahira.


safitri...... ini aku akbar tunangan kamu.


aku tidak mengenali kamu sebaiknya kamu pergi dari sini. ujar safitri/sahira.


azka yang merasa bersalah pada sahira pun langsung menyuruh akbar untuk keluar dari ruangannya.


wanita ini juga.

__ADS_1


tapi, dia.dia adalah nabila.


__ADS_2