
ternyata dia bekerja disini.ujar Radit dalam hatinya.
azka mengutus seseorang yaitu asistennya yang bernama David untuk mendampingi Radit memulai pekerjaannya.
David tolong kamu bimbing Radit karna ini hari pertama dia bekerja.
baik,pak.ujar David.
David kemudian pergi ke ruangan Radit.
permisi pak radit.perkenalkan saya david.saya di utus oleh pak azka untuk membimbing bapak.
kalau begitu mohon arahannya.ujar Radit.
untuk hari ini bapak ada rapat sekitar 1/2 jam lagi.
baiklah,kalau begitu.mari kita keruang rapat.
Radit dan David pun berjalan menuju ruang rapat.
sesampai diruang rapat.radit langsung duduk di bangku rapat.
selesai rapat Radit dan David kembali ke ruangannya.
di tempat yang berbeda Sahira pergi menemani Rima ke rumah sakit karna sudah jadwal Kiara untuk imunisasi.
tiba-tiba Sahira punya pikiran untuk menjumpai dokter kandungan.
Rima aku permisi sebentar ya.nanti kalau kamu sudah selesai beritahu aku.ujar Sahira.
baiklah.
Sahira kemudian mendaftarkan namanya ke dokter kandungan.karna dia ingin memeriksa kesehatannya.
tidak perlu waktu yang lama.sahira kemudian di panggil oleh suster.
ibu Sahira......
ya,suster.....
__ADS_1
sekarang giliran ibu masuk kedalam.
Sahira kemudian masuk ke dalam.
ada yang bisa saya bantu ibu?ujar dokter.
saya mau ngecek kesehatan saya dok.karna sudah 3 tahun saya berumah tangga.namun,saya belum punya keturunan sampai sekarang?
kalau begitu.biar kita periksa dulu ya buk.sekarang silahkan ibu naik ke tempat tidur.
dokter kemudian memeriksa.
bagaimana dokter?apakah saya bisa hamil?
sebelumnya saya mau tanya sama ibu?
apakah dulu ibu pernah melakukan sebuah operasi?
pernah dokter.memangnya kenapa ya dokter?
maafkan saya buk sebelumnya.
tidak dok....
ibu jangan berkecil hati dulu karna
keinginan ibu bisa hamil sangatlah kecil dan sangat beresiko bagi ibu.
apa.....dok...!?!?!?!?
jadi,maksud dokter.sebenarnya saya tidak akan pernah bisa hamil?ujar Sahira syok.
bukan tidak bisa.tapi,kecil kemungkinan bagi ibu untuk hamil.
namun,kita hanya bisa berdoa semoga ibu di beri keajaiban dari yang kuasa.ujar dokter.
terima kasih dokter.kalau begitu saya permisi..
Sahira kemudian keluar kemudian melamun dan memikirkan ucapan dokter tadi.
__ADS_1
Sahira...Sahira......ujar Rima.
namun,Sahira tetap melamun.
Rima kemudian memengang tangan Sahira.
Sahira...kamu kenapa?ada apa dengan kamu?
Rima....aku tidak apa-apa.
kalau tidak apa-apa?kenapa kamu melamun disini?
benaran aku tidak apa-apa.
bagaimana dengan imunisasi kiara.apakah sudah selesai?
kalau sudah,mari kita pulang.ujar Sahira.
di dalam mobil.rima memperhatikan saat setelah keluar dari rumah sakit Sahira terus melamun.
Sahira....Sahira.....
Sahira kemudian terkejut.
iya.....ada apa Rima....?!?!?!
sebenarnya kamu yang kenapa?soalnya dari tadi aku perhatikan kamu sedikit aneh.
mungkin itu cuma perasaan kamu saja Rima.ya sudah aku masuk dulu ya.
kamu yakin tidak perlu aku temani? ujar Rima.
aku baik- baik saja.ujar Sahira.
Rima kemudian pergi pulang.
sementara di dalam kamar Sahira terus bersedih membayangi semua kata-kata dokter tadi.
Sahira hampir tidak percaya kalau Azka tega membohongi dia selama bertahun-tahun.
__ADS_1
kenapa azka tidak pernah mau jujur pada ku?ujar Sahira sedih.