Kau Kembali Setelah Menghancurkan Hati Ku

Kau Kembali Setelah Menghancurkan Hati Ku
jangan pernah dengarkan mereka berbicara


__ADS_3

akhirnya azka dan reno pulang ke kerumah.


ting.... tong....


siapa pagi-pagi begini sudah datang kerumah? ujar rima.


mungkin tukang air minum. biar aku coba lihat.


sahira pun berjalan menuju pintu dan ternyata ada azka dan reno.


kejutan.... sayang. ujar azka sambil memeluk sahira.


reno kemudian masuk untuk menjumpai rima.


sayang..... akhirnya kamu pulang juga. ujar rima.


bagaimana kabar kiara?


kiara baik-baik saja sayang.


mereka akhirnya berkumpul dimeja makan untuk sarapan bersama.


disana kalian tidak macam-macam kan. ujar rima.


awas kalau kalian berani macam-macam. ujar sahira.


kami disana hanya 1 macam sayang yaitu rapat. lagian aku sudah punya kamu. ujar azka sambil memeluk sahira dan mencium kening sahira.


aduh.... sayang.... ada yang lagi pamer kemesraan. ujar reno sambil memeluk rima juga.


mereka semua pun merasakan kebahagiaan.


sayang, bagaimana kalau sekarang kita pulang.


apa kamu mau jadi anti nyamuk mereka.ujar reno pada rima.

__ADS_1


mari-mari kita pulang lagian kami juga sudah kangen sama kamu.


sahira, azka kalau begitu kami pulang duluan ya. supaya kalian bisa mencurahkan rasa kangen kalian. ujar rima sambil bercanda.


reno dan rima pun masuk ke mobil dan pulang.


kalian hati-hati dijalan ya. ujar sahira.


setelah mereka pergi. azka kemudian menggendong sahira masuk menuju kamar.


sayang.... kamu ini apa-apaan malu dilihat tetangga nanti. ujar sahira dengan malu.


memangnya kamu apa tidak kangen sama aku?


sahira hanya tersenyum malu.


azka kemudian membawa sahira masuk menuju kamar.


sesampainya dikamar. azka menurunkan sahira di tempat tidur dan azka pun merebahkan kepalanya di atas bahu sahira.


sayang.... ternyata jauh dari kamu itu sangat melelahkan juga. ujar azka yang kemudian mencium kening sahira.


pokoknya hari ini aku mau menghabiskan waktu ku bersama kamu disini.


ya, sudah sekarang kamu istirahatlah biar aku temani. ujar sahira sambil mengelus kepala azka.


sayang.... ada hal yang ingin aku katakan padamu? ujar sahira.


sebaiknya besok saja kita bahas ya.


baiklah kalau begitu.


mungkin sekarang waktunya belum pas. ujar sahira dalam hatinya.


sahira akhirnya ikut ketiduran juga.

__ADS_1


1 jam kemudian suara bel pun berbunyi.


ting.... tong....


sepertinya ada tamu. coba aku lihat dulu. ujar sahira.


sahira membukakan pintu dan ternyata mam azka yang datang.


mama kenapa tidak kasih tahu kalau mau kemari?


tadi mama kebetulan lagi jalan-jalan. jadi, sekalian singgah kemari.


rey.... mana?


rey ada dikamar lagi istirahat. karna dia baru pulang dari luar kota. ma


baguslah kalau begitu....


sebenarnya mama kemari ada perlu sama kamu sahira.


apa itu ya ma kira-kira.....


mama cuma mau tanya kapan rencananya kamu memberikan mama seorang cucu?


azka yang mendengar pun langsung menjawab.


sebaiknya mama jangan menyudutkan sahira dalam hal itu. karna sebenarnya azka lah yang belum menginginkannya. ujar azka sambil berjalan mendekati dan merangkul sahira.


tapi, azka mau sampai kapan mama dan papa menunggu nya?


semua teman-teman mama sudah memiliki cucu. sementara mama belum.


sebaiknya mama jangan terpengaruh sama omongan teman-teman mama.


karna kehidupan ini azka dan sahira yang jalani bukan mereka. ma....

__ADS_1


sayang....ucapan mama juga ada benarnya.sudah seharusnya kita mempunyai anak.


__ADS_2