
aku hanya refleks pada saat itu.
ketika sedang ngobrol dengan reno.
akbar tiba-tiba menelpon.
hallo, akbar !
azka, ada yang ingin aku bicarakan dengan mu.aku tunggu kamu dirumah sakit.
baiklah.
akbar bilang apa azka? ujar reno.
ada hal yang mau dia sampaikan katanya.
sebaiknya kita kerumah sakit.
azka dan reno pun tiba dirumah sakit. mereka langsung menjumpai akbar.
akbar, maaf kamu agak sedikit telat.
bagaimana keadaan safitri sekarang dan apa kata dokter? ujar azka.
akbar kemudian menyampaikan apa yang sudah disampaikan oleh dokter padanya tadi.
tadi dokter bilang kalau untuk masa-masa saat ini safitri jangan terlalu banyak pikiran.
dokter juga bilang sebaiknya kamu yang berada disisi safitri karna untuk sekarang dia hanya mengingat kamu. ujar akbar dengan sedih.
tapi,.... aku....!!!!
aku cuma ingin safitri cepat sembuh dan kembali padaku. jadi, aku mohon padamu azka.
sebaiknya kamu lakukan saja apa yang dibilang dokter. ujar reno sambil menepuk bahu azka.
tapi, please! aku benar-benar bingung untuk saat ini.
dari arah lain tiba-tiba nabila datang dan berkata.
aku setuju apa yang dikatakan dokter.
__ADS_1
sebaiknya kamu lakukan.
azka kemudian menghampiri nabila.
tapi, bagaimana dengan dirimu. apakah kamu sanggup melihat aku dengan safitri?
kalau aku boleh jujur. sebenarnya hati ini berat untuk melihat itu. tapi, itu demi kebaikan kita semua.ujar nabila nangis.
kenapa tidak ada yang mau mengerti dengan perasaanku saat ini. ujar azka dengan nada kecewa.
please, lakukan ini demi aku azka. ujar nabila dengan berat hati.
baiklah, kalau memang hanya itu jalan satu-satunya.aku akan melakukannya.
azka kemudian masuk ke ruangan safitri/sahira.
nabila kemudian pergi dengan perasaan hancur berkeping-keping.
reno dan akbar juga tidak bisa berbuat apa-apa lagi.
4 hari berlalu.
safitri juga sudah bisa pulang kerumah.
sesampai dirumah bik siti terkejut saat melihat safitri.
nyonya.....!!!!
bik, tolong bawakan barang-barang sahira ke kamarnya.
baik, tuan. ujar bibik dengan wajah terkejut.
ayo, sahira sebaiknya kamu istirahat di kamar. karna kamu harus banyak istirahat. ujar azka sambil memapahnya.
azka, ternyata selama aku pergi rumah ini sudah banyak perubahannya.
azka hanya diam.
setiba dikamar.
kamu mau kemana?
__ADS_1
aku mau ke ruangan kerja ku.
apakah kamu bisa disini saja temani aku?
azka pun mengurungkan niatnya keluar dan menemani safitri.
di dalam benak. azka terus memikirkan nabila.
sudah 4 hari kenapa nabila tidak menelpon aku. ujar azka dalam hatinya.
azka terus gelisah.
azka, ada apa dengan kamu. sepertinya kamu gelisah sekali?
bukan apa-apa. sebaiknya kamu istirahat. aku permisi dulu. azka pun keluar dari kamar safitri.
bik, nanti bibi jangan pernah bahas hal-hal yang membuat sahira treess.
baik tuan.
azka kemudian bergegas menelpon nabila.
hallo,....!!!
nabila, bagaiamana kabar kamu sekarang?
aku baik-baik saja.bagaimana dengan safitri?
dia sedang istirahat.
azka, sebaiknya untuk saat ini sebaiknya kita tidak usah dulu berkomunikasi.
apa....!!!
kenapa seperti itu?
aku cuma tidak mau mengganggu waktu kalian.
aku tidak setuju untuk itu.
please, nabila jangan hukum aku seberat itu.
__ADS_1
aku cuma mau kamu selalu mempercayai aku. sahira itu hanya bagian dari masa laluku.
aku akan selalu percaya padamu.