
Setelah pulang dari kuliah,Aisyah bergegas menuju ke supermarket.Karena ada kebutuhan yang harus ia beli di sana.
Ketika ia,berlarian kecil tanpa sengaja ia menabrak sesorang.
"Maaf...maaf,Mas."Ujara Aisyah,sambil memungut barang orang itu yang terjatuh oleh diri nya.
Ketika ia berdiri hendak menyodorkan barang ke pemilik nya,Aisyah pun lansung menatap mata orang itu.
Bertapa terkejut nya laki-laki itu,ia menemukan mata yang selama ini ia cari.Begitu pun dengan Aisyah,ia merasa tidak asing lagi dengan tatapan mata itu.Tapi sayang nya ia sudah lupa,seperti orang mengalami DeJaVu.
"Sekali lagi,maaf ya Mas?."Ujar Aisyah sambil tersenyum dan menangkupkan kedua tangan nya,tanda permohonan maaf.
"Oke,tidak apa-apa..".Jawab laki-laki itu dingin.
Dia pun tidak mengerti,dengan perasaan dan hati nya saat ini.Ketika ia bertemu lagi dengan gadis itu,sinar mata nya mampu meluluh lantakan dinding es yang kokoh dihatinya selama ini ia sudah bangun.
Kebetulan hari itu,ia pergi tanpa anak buah nya dan dia pun menunggu di mobil sampai gadis itu keluar.Karena ia mulai penasaran,timbul nia di hati nya untuk mengenal siapa gadis itu sebenar nya.Hanya gadis itu yang membuat hati nya berbunga-bunga kembali,setelah bertahun-tahun hati nya hampa dan mati rasa.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah selesai berbelanja,Aisyah langsung memesan taxsi dan lalu pulang ke rumah.
Laki-laki itu pun mengikuti taxsi yang di tumpangi oleh Aisyah.Sampai ke depan rumah Aisyah,dengan memakai kacamata hitam.Laki-laki itu memandangi Aisyah dari kejahuan,setelah ia tahu rumah gadis itu.Dia pun segera pergi dengan mobil nya.
Ada rasa senang di hati nya,tapi dia masih binggung dengan apa yang sedang ia rasakan saat ini.Campur aduk tidak karuan,membuat ia sedikit kesal dengan diri nya sendiri.
Di kamar nya. Aisyah,masih berusaha mengingat kedua bola mata itu.tatapan nya,seperti nya ia pernah lihat.Tapi ia bingung,melihat nya dimana.
"Dimana ya?.'Gumam nya dalam hati.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pagi-pagi sekali Aisyah pergi ke kampus,untuk mengambil mata kuliah terakhir sebelum ia menjadi koas di rumah sakit nanti nya.
Tapi ia tidak menyadari kalau ada sesorang yang membuntuti diri nya dari tadi.
Laki-laki itu menunggu di depan kampus,sampai Aisyah pulang lagi ke rumah.
Ketika laki-laki itu sedang asyik memandang Aisyah dari kejauhan,ia pun di kejutkan oleh suara Handphone yang berdering.
"Hallo,ada apa?".Tanya nya dingin.
"Bisa,kita ketemu."Kata orang di sebrang sana.
"Oke."Jawab nya singkat.
"Di tempat biasa ya?".
__ADS_1
Selesai bebicara di telpon,ia pun melihat ke arah Aisyah lagi.Tapi Aisyah nya sudah masuk kedalam rumah,dan dia pun pergi dengan mobil nya.
Sepanjang jalan,wajah gadis itu bermunculan di benak nya.
"Sial".Ujar nya dengan kesal sambil memukul stir mobil.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Hallo...Dev".Sapa orang itu sambil tersenyum rama kepada laki-laki itu.
"Ada apa?,kau mengajak ku bertemu?".Jawab nya dingin.
"Kenapa?,tidak boleh?.Bukan kah,selama ini kita patner,DeV?".Tanya orang itu sambil tersenyum.
"Kau kan?tahu!.Kalau aku tidak suka basa-basi!".Jawab Dev tegas.
"Baik lah,ada job untuk mu."Bisik laki-laki tua itu.
"Apa?".Jawab Dev singkat.
"Seperti biasa,Dev!tapi kau harus hati-hati kali ini.".Jelas nya.
"Kenapa?".Tanya Dev.
"Pengawalan nya ketat."
"Baiklah,kirim semua data nya,akan ku pelajari terlebih dahulu".Jawab Dev seadanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari ini hari pertama Aisyah menjadi koas di sebuah rumah sakit di kota nya,Aisyah berharap ia akan mendapat nilai yang bagus nanti nya.Dan menjadi lulusan yang terbaik.
Dev pun sibuk dengan pekerjaan nya,sehingga ia tidak sempat melihat Aisyah hari ini.Ada rasa rindu di hati nya karena tidak bertemu dengan gadis itu,tapi ia harus fokus dengan pekerjaan nya.
Dengan penuh rasa bahagia Aisyah berbagi cerita kepada Amira sahabat nya,Amira pun senang melihat sahabat nya itu sudah hampir lulus dan sebentar lagi menjadi seorang dokter,sesuai dengan cita-cita dari kecil.
Selesai bertugas dari rumah sakit,Aisyah pun segera pulang ke rumah.Karena rumah sakit tempat ia praktek tidak begitu jauh dari rumah nya,ia pun memutuskan untuk berjalan kaki saja.
Tapi,di jalan Aisyah bertemu dengan sekelompok anak jalanan yang ingin mengoda nya.
"Hi...gadis,cantik!,sendirian aja....?".Sapa salah satu dari mereka.
"Maaf numpang lewat.Mas!".Ucap Aisyah sopan,yang sebetulnya ia sudah mulai ketakutan.
Melihat Aisyah sudah mulai ketakutan,mereka semua pun berdiri ingin menghadang langkah Aisyah.
"Mas,maaf.Biarkan saya lewat".Ujar Aisyah sopan.
__ADS_1
"Hei...ini kawasan kami,siapa pun yang mau lewat harus dengan persetujuan kami,apalagi cewek cantik seperti engkau?."Kata ketua geng mereka sambil tertawa.
Melihat tangan salah satu dari mereka ingin menyentuh nya,Aisyah pun hanya bisa tertunduk dan menanggis.
"Stop."Teriak sesorang dari belakang,sambil meraih tangan ketua geng itu.
"Bang,Dev?".Kata ketua geng itu ketika ia melihat wajah orang siapa yang datang itu.
Aisyah pun tidak berani mengangkat wajah nya,ia sudah pasrah dengan keadaan nya saat ini.
"Iya,jika kalian berani menganggu gadis ini,kalian berhadapan dengan saya!".
"Ampun,Bang".Ujar mereka sambil pergi dari sana.
Siapa yang tidak tahu tentang Dev,seorang pembunuh berdarah dingin.Semua anak jalanan pun ketakutan jika mendengar nama Dev.
Mengetahui ia sudah di selamatkan oleh sesorang,Aisyah pun mulai berani membuka mata nya.
"Kau tidak,apa-apa?"Tanya Dev khawatir.
"Tidak,aku baik-baik saja.kamu?,Waktu itu kita pernah bertemu di Supermarket kan?".Tanya Aisyah agak sedikit kaget.
"Iya,orang yang kamu tabrak".Jawab Dev sambil tersenyum,karena Aisyah Dev tersenyum lagi setelah lama ia tidak tersenyum.Mungkin ia sudah lupa bagaimana cara nya tersenyum manis.
"Mas.Terimah kasih ya?,sudah menolong ku tadi."Ucap Aisyah kepada orang di hadapan nya itu.
"Kenapa?,kamu berjalan sendirian?".Tanya Dev.
"Kebetulan,rumah aku dekat jadi.Aku pikir jalan kaki saja.Sambil olahraga".Jelas Aisyah kepada Dev.
Dev pun cuma menganguk- anguk kepala nya,setelah mendengar penjelasan dari Aisyah.
"Oh iya,Mas...nama ku,Aisyah."
"Waw,nama yang bagus.Sesuai dengan orang nya."Jawab Dev malu-malu.
"Nama,mas?siapa?".Tanya Aisyah balik.
"Nama ku,Dev.".Jawab nya sambil tersenyum malu.
Dev pun mengantarkan Aisyah ke rumah nya,awalnya Aisyah menolak.Tapi Dev memaksa Aisyah untuk naik ke mobil nya,mau tak mau Aisyah pun mau.Karena ia merasa tak enak menolak niat baik orang yang sudah menolong nya tadi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah mengantar Aisyah,Dev pun bergegas menuju.Markas anak berandalan yang sudah menganggu Aisyah tadi.
Di sana Dev mengamuk dan marah-marah kepada mereka,karena mereka sudah menganggu gadis yang ia sukai itu.
__ADS_1
Mereka pun ketakutan,dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan dan kesalahan mereka .
Dev mengancam akan membunuh mereka semua jika berani mengulangi nya lagi.