Kau Lah Aisyah Ku.

Kau Lah Aisyah Ku.
Episode 5


__ADS_3

Tanpa basa basi lagi,Dev melempar koper berisi uang ke atas meja.


"Ini,uang anda.Tolong hitung ulang!."Ucap Dev sinis.


"Apa-apaan,ini Dev?."Jawab orang itu yang kaget dengan prilaku orang kepercayaan nya itu.


"Uang,yang anda minta semalam!."Jawab Dev dingin.


"Dev..tenang dulu,kenapa kau jadi berubah sepertu ini?."Tanya nya heran.


"Bukan itu saja,Aku ingin mundur dari pekerjaan ini."Jelas Dev penuh emosi.


Dan Dev pun mengambil sesuatu yang berada di balik jas nya.Dan meletak kan benda itu di atas meja,ia ingin menyerahkan pistol itu kepada pemilik nya.


"Dev...kita bisa bicara kan ini semua,ada apa dengan mu?,Kenapa kau berubah seperti ini?.Coba sebutkan kau mau apa?,Mobil baru?rumah?atau yang lain."Kata nya sambil membujuk Dev.


"Tidak,Tuan.Aku sudah bosan menjadi malaikat maut bagi orang yang tak bersalah kepada ku."Kata Dev dengan tegas.


"Tapi,Dev?."Belum selesai ia bicara.


Dev langsung memotong pembicaraan nya,dengan mengatakan kalau ia akan tetap dengan keputusan nya saat ini.


Dan Dev pun langsung keluar dari ruangan itu,Melihat kepergian Dev.Orang itu hanya terdiam dengan kebingungan nya,banyak sekali pertanyaan di benak nya yang belum sempat ia tanyakan kepada orang kepercayaan nya itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sampai di rumah nya,Dev memanggil semua anak buah nya.Ia ingin memberitahu kepada mereka kalau dia ingin pensiun dari pekerjaan nya.Dan otomatis ia tidak lagi membutuh kan mereka semua,untuk menjadi bodyguard nya.


Dev meminta,agar mereka pergi dan mecari pekerjaan yang halal dan menjalani hidup normal di tengah-tengah masyarakat nanti nya.


Mereka semua sangat sedih karena tidak bisa lagi bekerja dengan Dev,bagi mereka walaupun Dev sering bersikap dingin kepada mereka.Tapi sebenar nya ia memiliki hati yang baik dan tak pernah perhitungan dengan mereka kalau soal uang.


Dalam diam,Dev hanya berusaha kuat melihat kepergian anak buah nya yang sudah bertahun-tahun hidup bersama nya.


Tapi,ia harus kuat di depan mereka.Ini keputusan yang terbaik untuk hidup nya.


Semenjak ia,bertemu dengan Aisyah untuk pertama kali nya.Dev sudah memikirkan ini semua,ia ingin hidup normal seperti orang lain.Mempunyai pekerjaan yang legal dan halal,ingin memiliki anak dan istri.


Seharian Dev mengurung diri nya di kamar,banyak sekali panggilan telepon dari bos-bos besar yang sudah memakai jasa nya selama ini,tapi tak satu pun telepon dari mereka ia angkat.

__ADS_1


Karena kesal,Dev menyuruh Pak Amir,asisten rumah tangga nya untuk membeli sim card baru.Ia ingin menganti nomor Hp nya,rencana nya ia hanya ingin menyimpan satu nomor di Hp nya.Yaitu hanya nomor milik Aisyah saja.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi-pagi sekali Dev sudah pergi kerumah Aisyah,ia hanya ingin mengantar Aisyah pergi ke kampus.Biasa nya Aisyah berdiri di depan rumah nya sambil menunggu angkot atau taxi,bahkan ojek sekali pun.Walaupun Aisyah berasal dari keluarga berada,tapi dia tidak gengsi mengunakan kendaraan umum.


Pin..pin..suara klakson ,yang memecah lamunan Aisyah pagi itu.


"Pagi,Aisyah!".Sapa Dev dengan senyuman manis.


"Assalamualaikum,Mas."Jawab Aisyah lembut.


Mendengar Aisyah mengucapkan salam kepada nya,Dev pun merasa malu dan canggung karena ia tidak terbiasa mendengar kalimat itu.


"Tumben,ni?pagi-pagi kesini?."Tanya Aisyah.


"Sengaja!mau menjemput kamu? ."Jawab Dev percaya diri.


"Tapi,aku sudah pesan ojek online,mas?."Jelas Aisyah.


"Ya,sudah aku bayar ojek nya."Kata Dev.


"Baik lah."Jawab Aisyah


"Mas,kita kerumah sakit ya?".Kata Aisyah memberitahu Dev.


"Kenapa?ada yang sakit?."Tanya Dev Khawatir.


"Gak."Jawab Aisyah sambil tersenyum.


"Terus,kenapa?."Tanya Dev lagi.


"Mas,Aisyah.Koas di sana,jadi sekarang bertugas di sana!."Jelas Aisyah sambil tersenyum.


Mendengar itu,Dev jadi salah tingkah.Ternyata gadis yang ia taksir ini adalah calon dokter.


"Benar-benar,cewek idaman semua cowok.Ni?."Kata Dev dalam hati.


"Ohh..jadi,kamu dokter ya?".Tanya Dev sambil tersenyum.

__ADS_1


"Belum,Mas.Baru calon."Jelas Aisyah lagi.


Mereka berdua pun tertawa dan merasa bahagia sekali,terutama Dev.Baru kali ini ia merasa bahagia,bisa tertawa lepas tanpa beben di dada.


"Aisyah...terimah kasih,kau sudah menjadi cahaya untuk hidup ku.Kau sudah menerangi hati ku yang sudah redup ,entah!sedari kapan?."Ucap Dev di dalam hati nya sambil memendangi Aisyah,nyaris tak berkedip.


"Mas...mas,kenapa?melihat ku seperti itu."Tanya Aisyah sambil melambaikan tangan nya kearah muka nya Dev.


Dev pun segera ter sadar ketika ia mendengar suara Aisyah memanggil-mangil nama nya.


"Ehh..Maaf,Syah!,kamu cantik!."Puji Dev.


"Mas,kenapa?,kok tiba-tiba memuji aku?."Tanya Aisyah heran.


Aisyah pun melepaskan seat belt,ia mau turun dari mobil karena sudah sampai di rumah sakit.


Tapi,Dev dengan cepat menarik tangan nya.Mencegah Aisyah keluar dari mobil nya,jantung Aisyah pun berdetak sangat cepat.Ia merasa kan kehangatan tangan pria itu.


"Syah,tunggu!ada yang ingin aku katakan kepada mu?."Kata Dev dengan gugup.


"Ada,apa?.Mas?."Tanya Aisyah.


"Syah,aku..aku..."Kata Dev gugup,karena ini adalah kali pertama ia mengungkapkan isi hati nya kepada seorang gadis.


Aisyah pun deg-degan menunggu,apa yang ingin pria itu katakan kepada nya.


"Syah,aku....mencintai mu!."Ungkap Dev dengan serius,ia tak ingin lagi menunda untuk mengungkap kan isi hati nya.


Mendengar itu,tubuh Aisyah bergetar berkeringat dingin,ia tidak bisa mengontrol detak jatung nya saat ini.


"Syah..,apa kah.Kau?,juga merasakan hal yang sama,seperti yang ku rasakan saat ini?."Tanya Dev penuh harap.


"Mas,maaf.Aisyah tidak pernah berhubungan dengan laki-laki mana pun!jadi Aisyah tidak tahu tentang perasaan ini.Jadi Aisyah belum bisa jawab sekarang?beri Aku waktu!."Jawab Aisyah.


"Aku ingin mencari jawaban nya di dalam doa,karena hati ku dan hati kamu hanya milik Allah semata."Jelas Aisyah penuh kedewasaan.


"Oke,Syah.Jika kau butuh waktu,untuk berpikir?,aku akan menunggu jawaban dari kamu."


Sudah lama kenal,tapi baru hari ini mereka bertukar nomor Hp satu sama lain.

__ADS_1


Dengan perasaan campur aduk ,Aisyah berjalan menuju ruangan nya.Dia tidak fokus hari ini karena baru saja di tembak oleh Dev,laki-laki yang selama ini ia kagumi.


Begitu pula dengan Dev,ia merasa senang karena sudah mengungkapkan semua isi hati nya kepada gadis pujaan nya itu.


__ADS_2