Kau Lah Aisyah Ku.

Kau Lah Aisyah Ku.
Episode 7


__ADS_3

Setelah meminta petunjuk kepada sang pemilik hati,ia juga tak lupa meminta pendapat kepada orang tua nya.


Ketika mereka sedang sarapan bersama di pagi itu,Aisyah memberanikan diri.Untuk menceritakan semua nya tentang apa yang sudah di sampaikan pria itu kepada diri nya.Karena ia sangat menghormati kedua orang tua nya, jadi pendapat mereka sangat lah penting bagi Aisyah.


"Pa,Ma,ada yang ingin aku sampaikan ke kalian berdua.."Kata Aisyah memulai percakapan.


"Ya,ada apa.Nak?,katakan saja!."Jawab Papa nya.


"Pa,bagaimana?kalau ada yang datang melamar Aisyah?."Tanya Aisyah kepada orang tua nya.


Mendengar pertanyaan dari anak gadis nya itu,kaget lah mereka.Tapi mereka sadar anak gadis mereka itu sudah dewasa sekarang.


"Nak,dia.Siapa?."Tanya Papa nya.


"Mas,Dev.Pa,Ma."Jawab Aisyah langsung.


Mendengar jawaban anak nya itu,mereka berdua hanya menghela nafas panjang.


"Aisyah,yakin?,nak?."Tanya Mama nya sekali lagi.


"Iya,Ma.Aisyah sudah sholat Istikharah."Jelas Aisyah kepada orang tua nya.


"Jika,Aisyah yakin?,Papa dan Mama.Akan mendukung mu.Nak?."Ujar Papa nya.


"Terima kasih,Pa,Ma.Sudah percaya kepada Aisyah dan menerima pilihan Aisyah?."Ucap Aisyah senang.


"Papa dan Mama akan bahagia,kalau Aisyah bahagia.Nak?."Ujar Papa nya sambil berkaca-kaca,ia belum bisa membayangkan kalau harus kehilangan anak semata wayang nya itu.


"Jadi,kapan?Dev nya di ajak ketemu sama kami.Nak?."Tanya Mama nya sambil tersenyum.


"Nanti,Ma.Sabar dong?."Jawab Aisyah sambil memeluk Mama nya itu.


Setelah berpamitan,dengan kedua orang tua nya.Aisyah pun bergegas pergi ke rumah sakit,sebenar nya Aisyah berharap Dev menunggu nya di depan rumah.Dan mengantar nya ke rumah sakit seperti kemaren,tapi orang yang di harapkan tidak juga muncul.Padahal Aisyah sudah siap dengan jawaban nya,ia pun bertanya-tanya dalam hati.Kemana Dev,jangan-jangan terjadi sesuatu terhadap diri nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Tuan...tuan."Panggil pak Amir sambil mengetuk pintu kamar nya.Tapi tak ada jawaban dari orang di dalam,dan dia pun terpaksa mengambil kunci yang lain.


Alangkah terkejut nya dia,ketika pintu di buka.Ia melihat Tuan nya itu tergeletak tak sadarkan diri di depan pintu kamar.Pak Amir pun langsung berlari mengampiri Tuan nya itu,dan memanggil Tuan nya sambil mengoyangkan badan nya.

__ADS_1


"Tuan...tuan,bangun?."


"Tuan...tuan,kenapa?."Kata nya panik,tanpa pikir panjang lagi ia pun segera membawa majikan nya itu ke rumah sakit.


Sedangkan Aisyah sangat galau karena nomor Hp Dev tidak bisa ia hubungi,jadi Aisyah berusaha untuk bersabar.Hanya bersabar lah yang dapat ia lakukan saat ini.


Dev pun di larikan ke rumah sakit,dan segera mendapat kan penanganan intensif dari dokter.


Dengan kurang semangat Aisyah menjalani tugas nya di rumah sakit,di pikiran nya selalu ada Dev.Sudah seharian Dev tidak ada kabar sedikit pun dari Pria yang ia cintai itu.


Ketika istirahat makan siang di kantin,rekan nya sesama koas di sana.Sibuk membicarakan pria tampan yang tak sadar kan diri karena terlalu banyak mengkonsumsi obat tidur.


"Gila,ya.Seganteng itu,bisa juga putus asa?."Kata Seli rekan nya Aisyah.


"Iya,ya?."Jawab Putri.


"Ikkh,apa si?yang kalian bicarakan?."Tanya Aisyah penasaran.


"Syah,tadi kami berdua.Menangani pasien yang tak sadar kan diri karena terlalu banyak minum obat tidur!dengan dosis tinggi lagi?."Jelas Seli.


"Jadi?,sekarang bagaimana,keadaanya?."Tanya Aisyah cemas.


"Ohhh,syukurlah?."Kata Aisyah lega.


Walaupun ia tidak tahu siapa orang nya,tapi sebagai dokter.Dia patut Khawatir dengan semua kondisi pasien di rumah sakit itu.


Selesai makan siang,ia kembali lagi bertugas.Mengunjungi pasien ke kamar-kamar meraka tempat mereka di rawat,untuk mengecek kondisi mereka satu per satu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sudah hampir tiga hari Dev di rawat di rumah sakit yang sama dimana Aisyah bertugas,tapi dia tidak pernah bertemu dengan Aisyah.Dia tahu kalau dia berada di rumah sakit yang sama dengan Aisyah.


Sengaja ia tidak mau mencari atau bertanya tentang Aisyah,ia tidak mau bertemu dengan gadis itu dalam kondisi diri nya seperti itu.


Dia tidak ingin Aisyah merasa khawatir dan kasihan melihat keadaan nya sekarang,walaupun sebenar nya ia sangat merindukan gadis itu.


Karena hari itu Seli ada urusan keluarga,jadi dia izin untuk tidak masuk hari ini.Dokter Purba pun meminta Aisyah mengantikan Seli untuk merawat semua pasien yang di rawat rekan nya itu.


Dengan senang hati Aisyah pun pergi untuk memeriksa semua pasien Dr.Seli,sampai lah di ruang terakhir.

__ADS_1


Dengan lembut Aisyah mengucapkan salam,dan menyapa dengan rama ke semua pasien di sana.


Mendengar suara yang tak asing lagi di telinga nya,pria kekar itu pun langsung menoleh kearah sumber suara.


"Mas,Dev."Ucap Aisyah kaget.


"Aisyah?."


"Mas,jadi...Jadi?,Yang di bicarakan teman Aisyah,itu Mas Dev?."Tanya Aisyah seakan tak percaya.


"Syah,kamu apa kabar?."Tanya Dev sambil tersenyum,ia berusaha ingin menunjukan ke gadis itu.Kalau dia baik-baik saja.


"Aisyah,baik.Mas!tapi kenapa dengan kamu mas?kok sampai seperti ini?."Tanya Aisyah khawatir.


"Aku,cuma sakit biasa.Syah!."Kamu jangan Khawatir.Jawab Dev.


Dengan telaten Aisyah memeriksa kondisi pria itu,dengan penuh kelembutan ia merawat Dev.Dev pun semangkin yakin kalau Aisyah gadis terbaik untuk menjadi pendamping hidup nya kelak,setelah Aisyah selesai memeriksa kondisi nya.Aisyah pun mau pamit keluar dari tempat itu.


Tapi ketika Aisyah,mau pergi dengan sigap Dev menarik tangan Aisyah.Meminta Aisyah agar tetap di samping nya sebentar.


"Mas..,Aisyah harus kerja dulu,oke?".Bujuk Aisyah agar Dev melepas tangan nya.


"Syah,tunggu.Sebentar saja!please."Pinta Dev memohon.


"Ada apa,Mas?."Tanya Aisyah heran melihat tingkah Dev seperti itu.


"Syah,bagaimana kejelasan hubungan kita ini?."Jawab Dev.


"Mas,kita bahas nanti.Ya?tunggu mas Dev sehat dulu!."Bujuk Aisyah.


"Tapi,aku bosan menunggu."Kata Dev memelas seperti anak kecil yang meminta sesuatu kepada ibu nya.


"Baik lah,tapi janji dulu.Ya?,apa pun jawaban ku.Mas harus sehat.Oke?."


"Siap."Jawab Dev semangat.


"Mas,Aisyah tidak mau pacaran.Selain dilarang dalam agama,keluarga Aisyah tidak melakukan hal itu.Jadi jika mas serius?,mas langsung Saja menghadap kedua orang tua ku!."Kata Aisyah menjelaskan kepada pria itu.


"Oke,baik lah.Aku akan lakukan.Setelah aku pulang dari sini!."Jawab Dev tegas,Penuh semangat.

__ADS_1


Mengetahui Perasaan nya terbalas,hati nya pun berbunga-bunga.Dev bersemangat sekali untuk sembuh dan segera pulang kerumah,untuk melamar gadis pujaan hati nya itu.


__ADS_2