Kau Pertemukanku Dengan Tuhanku

Kau Pertemukanku Dengan Tuhanku
Bab 23


__ADS_3

Hari yang ditunggu-tunggu oleh keluarga terhormat Azzam telah tiba, dimana Azzam membawa Seorang wanita yang ia pilih dan ia perkenalkan kepada orang tuanya,


Dia yang tak berharga untukmu tapi sangat berharga bagi orang lain namun kedatangan mereka malah membuat suasana rumah menjadi tegang dan bermasalah, orang yang pertama menolak adalah umi dan mengusir mereka karena akan ketidak setujuan umi akan pilihan anaknya sendiri.


" Tasya tidak perlu takut untuk bertemu dengan keluargaku,", ucap Azzam


" Aku sangat-sangat takut akan keluargamu yang sangat terhormat ini apakah mereka akan menerima diriku dengan baik dan bisa menerima aku Azzam?" Kata Tasya sambil melihat dari kaca mobil ke rumah Azzam


" Tidak perlu merasakan ketakutan Tasya, kita sama-sama untuk bisa mendapatkan restu dari orang tua kita sendiri, ayok kita turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah", ucap Azzam sambil membuka pintu mobil.


" Iya aku turun ", jawab Tasya sambil buka pintu mobil

__ADS_1


" assalamualaikum", ucap Azzam dan Tasya


" Waalaikumsalam", ucap umi sambil melihat dengan mata tajam bahwa Azzam membawa seorang wanita


" Umi Azzam membawa wanita yang ingin Azzam kenalkan kepada umi dan Abi", kata Azzam


( Umi tidak bisa menjawab hanya memandang dengan mata sinis)


" Iya Abi terimakasih", jawab Azzam dengan pelan lalu duduk di hadapan Abi.


" Dia siapa Azzam apakah dia wanita yang kamu bilang ke Abi?" Kata Abi dengan nada yang masih terdengar cukup santai.

__ADS_1


" Oh jadi Abi sudah tau soal wanita ini, Azzam sudah cerita ke Abi dan Abi diam saja itu bertanda Abi setuju dengan hal ini?" Bentak umi


" Azzam cerita karena Azzam lebih percaya Abi karena kita sesama laki-laki pada akhirnya kita akan memilih yang kita inginkan umi, bukan umi tidak dipercayai oleh Azzam tapi Azzam menghargai keputusan umi", jawab Abi.


Umi mendekati Azam, raut wajah marah ia tunjukkan dengan jelas. " Dia siapa Azzam dari mana kamu temukan dia ", kata umi dengan nada yang mulai meninggi.


" Wanita ini adalah wanita pilihan Azzam umi", jawab Azzam dengan nada serius, ia tidak ingin sekali pun memberitahu kan tentang Tasya, ia tak ingin Tasya menjadi jelek di mata Umi.


Umi hanya bisa menghembuskan nafasnya dalam, rasa kesal semakin bertambah dengan jawaban Azam yang tak di inginkan. Dengan wajah serius, Umi kembali bertanya. " Umi tanya kamu temui dia dari mana? Berasal dari mana wanita ini Azzam, kamu tidak bisa jawab samasekali, berati memang benar wanita ini adalah wanita yang penuh dengan aib makanya kamu sembunyikan identitas. Apa benar dia wanita malam ? Wanita penghibur ? Banar apa yang Ainun katakan Azzam lebih memilih wanita penghibur dari pada Ainun wanita baik berasal dari keluarga baik-baik", bentak umi


" Tasya wanita baik umi, mungkin keberadaan Tasya yang umi liat dari sosok Tasya dan berasal dari mana Tasya itu tidak penting Umi, Umi lihat dari sisi lain sosok Tasya yang baik umi harus mengenal lebih dalam lagi supaya umi tidak berpikir negatif tentang Tasya yang berhati mulia sayang kepada ibunya", jawab Azzam mencoba sabar dan ingin mendapatkan restu Umi.

__ADS_1


" Umi tidak bisa mengenal lebih jauh tentang dirinya umi tidak bisa."


__ADS_2