
Gawat Merry gawat ini gawat , si Jho ketangkap !! " Kata mami sambil bulak balik Karena panik
" Ketangkap siapa mam ketangkap siapa?" Jawab Merry
" Ketangkap polisi emang ketangkap siapa lagi", bentak mami sambil kesal ke Mery
" Waduh gawat ini gawat, apa yang harus kita lakukan mam", jawab merry
" Mikir dong mikir harus mikir ", kata mami sambil panik harus gimana
" Bisa-bisa kita ketangkap mam", jawab Merry
" Si Jho suruh kita buat tebus dia di kantor polisi, kita kesana harus pake duit juga, kalo kita ga bawa duit sama saja kita serahin diri kita sendiri", kata mami
" Kita kabur aja dari sini mam menghilang sampai waktu benar benar tenang dan tidak ada yang mencari siapapun", jawab Merry
" Harus kemana kita pergi", kata mami
" Kita pergi malam ini, mami bawa barang yang menurut mami penting Saja", jawab Merry
" Tasya bagaimana?" Kata mami
" Urusan Tasya dia akan baik-baik saja, dia aman kita satu Minggu kita balik lagi kesini", jawab Merry
****
Malam pun tiba dan Tasya bertanya kepada mami " mami mau kemana?" Ucap Tasya didepan pintu kamar
" Mami pergi dulu sebentar mami pasti kembali lagi", ungkap mami sambil menyiapkan Tas
" Kok mendadak mam?" Tanya Tasya sambil menghampiri mami
" Ini urusan serius, kamu diam disini dan jika ada yang mencari mami kamu bilang tidak tau apa-apa", ungkap mami
" Mami ada masalah? Kenapa harus pergi kenapa tidak selesaikan saja jika harus diselesaikan mam jika bahaya mami lebih bahaya jika mami pergi bukan malah menghindari masalah", kata Tasya ke mami
" Ini bukan urusan kamu kamu tidak akan pernah bisa untuk mengerti", ungkap mami
" Tapi mam!" Jawab Tasya sambil menahan mami pergi
" Mami pergi sekarang", kata mami
****
Tok tok tok suara pintu pun bunyi
" Siapa malam malam bertamu", kata Tasya
__ADS_1
" Buka dan jika ada yang cari mami bilang mami tidak ada dirumah", ucap mami sambil pergi
" Iya dengan siapa", Ucap Tasya sambil buka pintu
" Kami dari tim polisi ingin mencari saudara bernama Angelica apa itu orang tua saudara", kata polisi sambil melihat kedalam
" Dengan dasar apa anda mencari orang ketempat ini ?" Kata Tasya sambil marah kepada polisi
" Saya mencari orang karena dengan dasar saudara Jho tertangkap karena atas perintah nyonya Angelica ", kata polisi
" Jho ditahan , ditahan polisi? Jho kenapa kenapa dia bisa tertangkap?", Kata Tasya sambil kaget
" Saudara tertangkap dan ditahan terbukti bersalah dikarenakan membawa barang haram terbukti ada didalam mobil", kata polisi
" Aku tidak percaya ", ucap Tasya
" Izinkan saya membawa nyonya Angelica ", kata polisi sambil masuk pintu
" Tunggu tunggu dulu, tidak ada nama Angelica dirumah ini, tunggu kalian tidak boleh masuk tunggu", ucap Tasya sambil menahan polisi masuk
" Nyonyaa Angelica anda tidak bisa lari, dan jika anda lari anda akan kena hukum yang berat, tunggu nyonya jangan lari ", kata polisi sambil mengejar mami
" Mami mami mami jangan lari", kata Tasya sambil mengejar mami
" Tunggu Mami tunggu jangan lari ", kata Merry
" Aduh kaki ku tidak bisa bergerak Merry ", kata mami sambil duduk di tanah
" Ayo Mami lari Mami lari cepat Mami lari cepat itu polisi sudah mengejar kita cepat Mami ayo berdiri"kata merry sambil lari meninggalkan mami
"Marry jangan tinggalkan ama aku Mery marry tunggu", kata mami sambil duduk tidak bisa mengejar Merry karena kakinya sakit
"Angkat tangannya nyonya Angelica Jangan lari serahkan barang bawaan anda dan ikut bersama kami ", kata polisi
"Tidak aku tidak bersalah Aku tidak bersalah akan masalah ini itu bukan saya itu Jo bukan saya ", kata mami
"Mohon maaf nyonya Angelica terpaksa kami bawa nyonya ", kata polisi
"Jangan bawa mami jangan bawa Mami tunggu jangan bawa mami lepaskan Mami lepaskan Jangan bawa Mami Jangan sentuh mami ", bentak Tasya kepada polisi sambil nahan dan nangis
" Biarkan saya bawa nyonya pergi ", kata polisi
" jangan, jangan bawa mami tolong!! Mami mami !!!", kata Tasya
Tasya pergi dan mencari Azzam, Tasya panggil Azzam" Azzam, Azzam Assalamualaikum ", kata Tasya didepan rumah Azzam
" Azzam tidak ada, pergi sana ngapain kamu cari Azzam!", Kata umi
__ADS_1
" Umi, maaf Tasya mencari Azzam, Tasya ada perlu dengan Azzam ada hal penting yang harus saya sampaikan umi", ucap Tasya sambil menangis
" Sana pergi Azzam tidak akan menemui mu", bentak umi sambil Tutup pintu
Tasya menangis, Tasya Bingung harus bagaimana tapi Azzam mendengar dari kamar umi sedang marah dengan siapa.
***
" Umi ada siapa? Umi marah sama siapa kenapa umi sampai menarik pintu sampai terdengar keras?" Kata Azzam
" Tidak, umi tidak marah dengan siapapun", ucap umi berbohong karena takut Azzam mengejar
" Umi berbohong", kata Azzam sambil berjalan membuka pintu dan melihat Tasya sedang menangis. " Tasyaa Tasya", kata azzam sambil berlari menghampiri Tasya
" Azzam ", jawab Tasya sambil berlari menghampiri Azzam
" Ada apa dengan kamu Tasya, kenapa ? Kamu sampai menangis seperti ini ada apa denganmu?", Kata Azzam kepada Tasya sambil khawatir
" Mami Azzam mami", ucap Tasya sambil menangis
" Iya kenapa Tasya tolon jelaskan", kata Azzam
" Mami ditangkap polisi Azzam", jawab Tasya menangis
"Tenang, kamu tenang aku berjanji kita sama sama menyelesaikan masalah ini, sekarang ayo ikut aku dan pergi bersama", kata Azzam sambil menarik tangan Tasya ke arah mobil
" Kamu kemana Azzam? Azzam!!! " Bentak umi
" Aku pergi dulu umi sebentar", kata Azzam sambil pamitan dan cium tangan umi
" Umi", ucap Tasya sambil memberikan tangan untuk berpamitan tapi tidak di terima umi malah pergi
" Sudah hiraukan, umi mungkin sedang tidak enak badan jadi langsung masuk ke dalam", kata Azzam sambil menenangkan
" Iyah aku baik-baik saja", ucap Tasya
Tasya dan Azzam pergi tetapi ditengah perjalanan Azzam bertanya kepada Tasya." Ada masalah apa Tasya sampai mami masuk polisi?" Kata Azzam sambil menyetir mobil
" Aku belum tau masalah yang dihadapi ini tentang apa, aku belum tau sama sekali Azzam", ucap Tasya sambil menangis
" Tenang ya kita selesaikan sekarang juga, aku mohon kamu tenang dan sabar, berdoa semoga mami kamu baik baik saja, jangan menangis berdoa Tasya untuk mami kamu doa dari anak yang sayang kepada maminya pasti akan dikabulkan dengan cepat", kata Azzam sambil menenangkan Tasya supaya tidak menangis dan ketakutan
" Iya aku tau Azzam, yang aku pikirkan bagaimana jika mami tidak bisa keluar dari polisi", kata Tasya
" Sssssuttt jangan berkata seperti itu, nanti jika sudah sampai dan tau ceritanya seperti apa, aku akan selesai kan, kita akan sama sama dalam proses ini", kata Azzam
" Apakah kamu berjanji Azzam", ucap Tasya
__ADS_1
" Ya , aku berjanji padamu", jawab Azzam sambil tersenyum.