Kau Pertemukanku Dengan Tuhanku

Kau Pertemukanku Dengan Tuhanku
Melawan Restu


__ADS_3

Umi sungguh berkata seperti itu", ucap Azzam


" Pergi Azzam pergi !!", bentak umi sambil menunjuk ke arah pintu


" Cukup tidak usah seperti itu Umi, Azzam kamu pergi dulu saja, beri waktu umi untuk berfikir", kata Abi sambil pegang pundak Azzam


Tanpa berkata apapun sebelum pergi Tasya cium tangan abi terlebih dahulu, ketika Tasya cium tangan umi, umi tidak mengulurkan tangannya untuk Tasya, tidak dihiraukan Tasya pun pergi bersama Azzam meninggalkan rumah Abi dan umi. Azzam pun mengantarkan Tasya ke rumahnya lalu bertemu dengan mami Tasya.


***


" Sampai sini saja Azzam, tidak usah sampai depan rumah", ucap Tasya


" Kenapa? Masih jauh Tasya, aku tau rumah kamu masih jauh dari sini", jawab Azzam


" Jika mami tau ada seorang laki-laki mengantarkan diriku, pasti mami marah Azzam, aku tidak mau kamu ikut dibenci oleh keluarga kamu", ucap Tasya


" Tasya ini masalahnya kamu jalan dari sini sampai rumah kamu itu masih jauh, aku khawatir kamu lelah , ini panas sekali cuaca hari ini", Ledek Azzam sambil terbahak-bahak

__ADS_1


" Apaan sih Azzam bercanda terus tidak lucu sama sekali", ucap Tasya


" Sudah diam saja aku antarkan kamu sampai depan rumah", kata Azzam


" Baiklah", jawab Tasya


Sampai rumah Tasya, ada mami yang sedang ada dihalaman rumah bersama dengan Jho, mami langsung mengusir Azzam


" Silakan sudah sampai nona celetuk adzan Azzam kepada Tasya


" Terima kasih ",ucap Tasya sambil tersipu malu


"Dia Azzam mam"jawab Tasya


"Dia Azzam laki-laki mana Ustad yang mengajarkan kamu dengan hal-hal yang baik"kata mami sambil mengangkat kedua alis


"Saya saya azza mam laki-laki yang memilih Tasya yang insya Allah saya berjanji akan membahagiakan Tasya menjaga Tasya sampai akhir nanti", ucap Azzam sambil memohon

__ADS_1


"Kamu punya apa punya apa kamu berani-beraninya bicara seperti itu kepada mami punya apa", bentak mami


"Saya berjanji apapun yang terjadi saya akan bersama Tasya membimbing Tasya dan selalu menjaga Tasya", ucap Azam


"Mami ini laki-laki pilihan Tasya juga tapi mohon jangan seperti itu dia laki-laki baik", kata Tasya


"Diam kamu Tasya diam!! Dengan kamu pergi fasilitas keuangan mami akan hilang dan siapa yang akan gantikan kamu nanti jika kamu bisa suami kamu itu bisa calon suami kamu itu bisa kamu harus bayar ke mami senilai setoran per hari kamu di kali masa hidup kamu sekarang umur kamu sekarang bayar ke mami semua yang melakukan untuk menghidupi kamu dari kecil sampai sekarang harus dibayar!!! Setelah kamu bisa membayar silakan silakan kau pergi meninggalkan Mami silahkan pergi bersama laki-laki itu", bentak mami kepada Azzam dan Tasya sambil menunjuk


"Mami tidak boleh seperti itu Mami tidak boleh berkata seperti itu kepada Tasya Mami mengurus Tasya memberikan makan kepada Tasya dari kecil sampai sekarang Mami minta ganti Mami minta bayar sedih mintanya dengar seperti itu apa Mami tega jual Tasya dengan cara seperti itu Mami sama aja menjual Tasya dengan secara seperti itu", ucap Tasya sambil menangis


" Bayar sekarang juga atau kamu tidak bisa membawa Tasya bentak Mami kepada Azam


" Aku akan membawa Tasya apapun kemauan mami ", ucap Azzam


" bayar lusa dan kau boleh bawa Tasya pergi sesukamu", kata mami


" Mami tega sekali mami bilang seperti itu kepada Azzam, sama saja mami menju diriku mam kepada orang lain, Tasya mohon Jangan seperti itu mam ", kata Tasya sambil sujud di kaki mami

__ADS_1


" Diam kau Tasya, kau yang memilih seperti itu dan ini jawaban mami, Heyy kamu laki-laki Pergi dari sini dan kembali bawa uang tebusan untuk jemput Tasya", bentak mami sambil menunjuk Azzam


__ADS_2