KeiZel

KeiZel
Awal-Nya


__ADS_3

Saat ini jam sedang menunjukkan pukul 08.00 WIB dan saat ini sedang ada 5 orang di kantin entah kenapa bel masuk blm berbunyi.


"Wahh kayak nya bakal banyak jamkos nih" ucap seorang gadis bernama Irene.


Irene adalah sahabat Grizel Irene juga mengetahui bahwa Grizel menyukai Edward,


"yaudh kita pesan aj mumpung belum masuk" ucap seorang gadis berambut tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek dan namanya adalah Naiya. Ya perempuan yang disukai oleh Edward.


Setelah beberapa menit memesan makanan mereka pun sampai


"ini mas mbak makanan sama minuman nya maaf lama soalnya rame" ucap si penjual ramah


"gakk apa-apa kok mang kita ngerti kok" ucap Grizel


"yaudh kalau gitu mang pergi dlu ya mas, mbak" ucap mang asep sembari pergi.


Setelah selesai makan bunyi bel masuk pun tak kunjung bunyi.


"kayak nya gak bakal belajar dah kalau tau gini mendingan gue dirumah" ucap seorang laki-laki ya dia adalah Edward cowo yang di sukai oleh Grizel.


"sama gue juga" ucap seorang cowo yang berada di sampai Edward namanya adalah Kevin dia adalah sahabat Edward.


"Jadi mau gimana kalau kabur nanti di hukum tapi ini gak masuk masuk juga" kesal Irene.


"mendingan sekarang, nanti juga ada pengumuman " ucap Grizel.

__ADS_1


Setelah selesai makan mereka semua menuju ke kelas karena bel berbunyi.


"ok anak-anak hari ini kalian boleh pulang soalnya guru-guru ada rapat penting, ok segitu ada pertanyaan? " ucap bu ika.


"TIDAK BU...! " teriak para murid.


"baiklah kalau begitu saya permisi" ucap bu ika seriring pergi. Setelah bu ika keluar kelas murid murid langsung keluar dan pulang.


Saat di depan gerbang "naik bus nih? " tanya Irene.


"kalau kalian mau pulang sama mereka juga gak apa-apa" ucap Grizel dan di sambut kekehan teman-temannya .


"engak gue pulang sama lo" ucap Irene "kalau lo gimana Nai? " sambung Irene


"yaudh kita pulang juga yuk" ajak Irene dan diterima anggukan dari Grizel.


......................


Saat Grizel dan Irene sedang jalan menuju halte bus ada seorang laki-laki yang tidak sengaja menabrak Grizel.


"auuu" ringis Grizel sambil memegang lutut nya.


"ehh sorry gue gak sengaja" ucap laki-laki itu


"Zel lo gak apa-apa lutut lo luka" khawatir Irene

__ADS_1


"heh tanggung jawab lo udah bikin sahabat gue luka" sambung Irene sambil marah ke laki-laki tersebut.


"udah gak apa-apa cuman luka kecil kok sekarang kita pulang aja" ajak Grizel.


"sekali lagi gue minta maaf" ucap laki-laki itu sambil pergi


"huh! dasar gk tau diri" kesal Irene.


"udah gak apa-apa yuk pulang" ucap Grizel.


10 menit kemudian Grizel sudah sampai rumah setelah menunggu supir pribadi Irene menjemput sahabat nya itu.


Ding... Dong..


"MA, PA" teriak Grizel "apa gak ada dirumah ya" Grizel pun mencoba membuka pintu dan terkunci untung saja Grizel memiliki kunci cadangan.


Ceklek..


Sepi itu lah keadaan rumah Grizel sekarang , Grizel sendiri hanya menghela nafas panjang bisa di bilang orang tua Grizel sangat sibuk dengan perkerjaan mereka ada yang di luar negri atau pun dalam negri, Grizel sendiri hanya bisa diam Grizel pernah bertanya kepada orang tua nya waktu masih kecil.


"kenapa mama, papa lebih mentingin uang dari pada Grizel? " dan orang tua Grizel hanya menjawab.


"kan itu buat kamu sayang"


Grizel sendiri hanya bisa pasrah sekarang. saat sampai di kamar nya ia tertidur.

__ADS_1


__ADS_2