KeiZel

KeiZel
Izel


__ADS_3

Pagi hari semuanya begitu biasa saja bagi Grizel saya ini ia sedang di sekolah.


"seperti yang gue bilang semalam gue mau traktir kalian" ucap Edward


"kita makan-makan aja gimana tapi dirumah Grizel, kan lo gak pernah kasih tau rumah lo dimana Zel, ya Zel boleh ya boleh pleaseee" mohon Naiya dengan mengeluarkan puppy eye nya.


Grizel menghela nafas "hm.. ok tapi rumah gue jelek gak kayak rumah kalian" ucap Grizel "no problem" ucap Naiya.


Drttt... Drttt... Drttt


sebuah ponsel berdering itu adalah ponsel Grizel "bntar ya gue angkat telpon dulu" .


POV GRIZEL


Ditelfon:


Grizel:Hallo ma


Mama:Hallo sayang kamu lagi sekolah ya ?


Grizel:iya ma ada apa ma?


Mama: maaf semalam mama sama papa gak sempet bilang ke kamu kalau mama sama papa mau keluar negeri soalnya ada meeting penting sayang, itu mama udah transfer kamu uang ya habisin uang nya nanti kalau udah habis bilang ke mama ya sayang


Grizel:Izel gk butuh uang ma Izel cuman butuh mama sama papa disisi Izel kenapa sih kalian selalu mentingin uang dari pada Izel


Mama:uang itu kan buat Izel juga sayang kamu ngertiin mama sama papa dong, udah ya mama matiin dulu ada klien


Grizel:tapi ma...


Tut... Tut...


panggilan pun terputus secara sepihak Grizel sendiri hanya bisa menghela nafas nya dalam-dalam.

__ADS_1


......................


"Hai semua maaf lama" maaf Grizel


"gak apa-apa kok sekarang kita kerumah lo kita makan dirumah lo ok Zel" ucap Naiya


"hmm" dehem Grizel " ok gue sama Edward pastinya, Irene sama Kevin, lo sama Kei ok"ucap Naiya.


10 menit kemudian mereka sampai dirumah Grizel, mereka semua melotot kan matanya.


"rumah gue jelek gak kayak rumah kalian" kata kata Grizel tergiang di pikiran teman-temannya bisa-bisa nya Grizel bilang rumah nya jelek


"Zel ini rumah lo kan? " tanya Irene "ya iyalah ini rumah gue" sambung Grizel "wowwww besar bangett" puji Kevin



*Kira-kira begitulah rumah nya


Grizel membuka tas nya dan mengeluarkan kunci cadangan dan membuka pintu.


Ceklek...


Saat pintu rumah di buka semua nya terdiam rumah yang besar, isinya yang memuaskan, lebar dan bnyak lagi.


"rumah gue kalah njir" ucap Edward


"udah kita mau makan ap mau muji" tanya Kei


"MAKAN" seru semua nya.


"makan nya diruang tamu aja oke yang luas" ucap Grizel.


"OK" Jawab semua nya serentak kecuali Kei.

__ADS_1


Di sela-sela acara makan mereka.


"mama papa lo kemana Zel? atau lo gak punya ortu? " tanya Naiya


"ehh maaf gue gak maksud gitu" sambung Naiya ketika melihat raut wajah Grizel.


"gak apa-apa" ucap Grizel sambil tersenyum


"berati lo tinggal dirumah sendiri Zel? " tanya Kevin.


Grizel hanya tersenyum sebagai jawaban.


Setelah acara makan-makan tadi mereka semua sedang berada di kolam berenang rumah Grizel


"kalian kalau mau berenang, berenang aja nanti gue siapin handuk nya" ucap Grizel.


"gue mau ke kamar lo dong Zel pingin lihat kamar lo" ucap Irene.


"gue juga boleh ya" sambung Naiya, Grizel tersenyum menanggapi nya.


Saat ini ke tiga cewe itu sedang di kamar Grizel ke dua perempuan itu kaget bukan main karena kamar Grizel bisa bilang aesthetic, keren, dan mewah.




*kira² begitu kamar Grizel dengan dihiasi lampu tumbler


"Gilak ini kamar lo Zel? " tanya Irene terkejut


"iya ini kamar gue ya masa iya kamar anak gue, gue aj belum nikah" kekeh Grizel


"sumpah kamar gue kalah sama kamar lo" ucap Irene dan Naiya bersamaan Grizel hanya tersenyum menanggapi nya.

__ADS_1


__ADS_2