Kekasih Jasmine

Kekasih Jasmine
Part 5


__ADS_3

"Jadi kamu ikut pindah dari Bandung karena ayah kamu di pindahin tugas ke Jakarta..? " ucap Jasmine pada Kaisar temannya selama berada di Bandung.


"Ya begitulah" ucap Kaisar membalas pertanyaan yang terlontarkan dari mulut Jasmine.


Mereka menyusuri lorong sekolah menuju ke kelas Jasmine. Ia tidak mengira kalau Kaisar akan sekelas dengannya.


Jasmine berhenti di depan pintu kelas ketika ia melihat Kaisar juga ikut masuk kedalam. Ia sempat bingung menatap ke arah Kaisar, sedangkan Kaisar seakan mengerti pertanyaan apa yang ada di pikiran Jasmine.


"Kita sekelas" ucap Kaisar sambil berlalu melangkah di depan Jasmine menuju ke mejanya. Jasmine hanya ber oh ria ketika mendengarnya. Sungguh suatu kebetulan, ia akan sangat senang karena bisa sekelas lagi dengan Kaisar semenjak lulus SMP.


Yang Jasmine pikirkan sekarang adalah karena Kaisar sudah sekelas denganya, ia tidak akan susah untuk menyontek ulangan atau PR yang berhubungan dengan hitung menghitung. Kaisar yang terbilang cukup pintar dalam hal itungan matematika dan sejenisnya sudah tidak asing lagi jika Jasmine sering menyontek miliknya. Bukanya melarang mereka berdua malah bekerja sama dalam hal menyontek.


Kaisar membantu Jasmine dalam hal perhitungan matematika dan sejenisnya, sedangkan Jasmine membantu Kaisar dengan pelajaran sejarah dan bisnis.


Jasmine sudah duduk di bangkunya yang berada di barisan paling belakang dengan Putri betada di sebelahnya menjadi teman sebangku Jasmine.


Ia melihat ke arah depan, cowok itu duduk di barisan kedua. Putri yang menyadari tatapan Jasmine tak lepas dari murid baru itu langsung bertanya padanya.


"lo kenal ya sama dia..? Kok kelihatan akrab banget, kenalin dong Min" pinta Putri, Syarla yang duduk di depan mendengar itu otomatis langsung menegok ke belakang dan meminta hal yang sama pada Jasmine.


"Nanti pas pulang aku kenalin" ucap Jasmine pada kedua sahabatnya itu. Keduanya hanya mengangguk paham dan langsung fokus kembali pada pelajaran yang akan di mulai oleh pak Bambang guru fisika, sedangkan Jasmine yang dari awal tidak paham dengan pelajaran fisika menjadi malas untuk belajar.


Meskipun ia tidak suka dan malas dengan pelajaran fisika, tapi Jasmine selalu mendengarkan pelajaran yang di bahas walau tidak pernah terap pada otaknya itu.


Pulang sekolah~


Akhirnya bel yang di tunggu tunggu oleh setiap murid berbunyi pertada pelajaran hari ini telah usai. Jasmine menarik nafas lega ketika pelajaran pak Bambang berakhir.


Ia mengangkat lenganya tinggi ke atas merenggangkan otot ototnya.


Jasmine langsung memasukan buku dan peralatan tulis lainya masuk ke dalam tasnya. Saat sedang sibuk memasukkan kembali barang barangnya tanpa di sadari Kaisar dan Fadli sekarang sudah berada di sampingnya.


"Jasmine pulang bareng yu " ajak mereka berdua bersamaan kepada Jasmine.

__ADS_1


Jasmine menengok ke arah suara yang berada di sampingnya, ia melihat Kaisar dan Fadli sekarang sedang melontarkan pandangan tidak suka pada masing masing.


"siapa lo ikut ikutan buat nganterin pacar gue" ucap Fadli dengan percaya dirinya mengatakan Jasmine adalah pacarnya. 'Whatt..? Siapa pacar yang lo maksud' ucap Jasmine dalam hati. Namun belum sempat menyangkal ucapannya yang dikarang entah dari mana, Jasmine sudah mendapatkan tatapan dari Kaisar yang seakan minta penjelasan dengan apa yang di maksud 'pacar' oleh lelaki di hadapanya ini.


Jasmine menggelengkan kepalanya pelan seakan memberi tahu Kaisar bahwa itu hanya omong kosong.


"Gue Kaisar yang bakal jagain Jasmine biar gak di permainkan playboy kaya lo" ucap Kaisar santai sambil menyilangkan tangannya dengan tatapan tidak lepas dari Fadli.


"Jangan so tau deh lo, gue itu bukan playboy. Dari dulu gue tetep setia sama Jasmine" ucap Fadli tampa menyadari fakta bahwa dia sudah di cap oleh setiap siswi di sekolah sebagai playboy.


"Memang fakta ko, keliatan dari mukalo yang sama kaya buaya darat" ucap Kaisar tak mau kalah. Jasmine mendengar perdebatan itu malas lalu membisikan sesuatu ke telinga Syarla dan Putri yang berada di sampingnya.


'Kayaknya kenalan sama Kai nya di pending dulu, situasi nya gak pas. Biarin aja mereka adu mulut sampai selesai kita langsung ke parkiran aja pulang' ajak Jasmine sambil berbisik kepada kedua temanya itu.


Lalu mereka menggangguk paham dan segera pergi menuju parkiran tampa sepatah katapun yang akan membuat Fadli dan Kaisar menyadari bahwa Jasmine cs sudah tidak ada.


Di parkiran


"Put besok ada rajia gak..? " tanya Jasmine sambil berjalandan berhenti di depan mobilnya.


"kenpa nanya gitu..? " balik tanya Putri yang di angguki oleh Syarla di sebelahnya.


"Besok aku mau bawa alat make up" ucap Jasmine yang duduk di bagian depan mobil sambil menyilangkan tangannya, Ia menatap kedua temanya itu dari atas sampai bawah dari bawah sampai atas.


"Ngapain liatin kita kayak gitu" ucap Syarla pada Jasmine.


"Gak.. Gak apa apa kok. Aku pulang dulu yah dahhhh" ucap Jasmine melambai pergi sambil masuk ke dalam mobilnya.


"Jasmine kenpa gak pulang bareng" teriak Syarla pada Jasmine yang mulai menjauh dengan mobilnya.


"Gak ah, kalian pulang sendiri aja aku mau balapan dulu" balas Jasmine berteriak yang hampir membuat semua siswa siswi yang ada di parkiran tercengang dengan jawabannya itu.


'Dia pembalap..?'

__ADS_1


'Pasti dia anak nakal'


'Cantik cantik kok liar'


Begitulah bisik bisik yang terdengar oleh kedua teman Jasmine, mereka hanya menepuk jidat mereka. Jasmine ini gimana sih.. Mau memperburuk namanya di sekolah apa gimana..?  Pikir kedua sahabatnya itu.


"Sya kira kira si Jasmine beneran apa bohong ya..? Kok aku kurang percaya ya muka alim gitu suka balapan" ucap Putri pada Syarla yang di sebelah nya.


"Jangan liat dari mukanya, buktinya dia berani nantang si Tamara sama si Lisa waktu ngegeretak dia di wc. Jasmine langsung seret keduanya ke lapangan dan buat heboh satu sekolah" ucap Syarla membalas pertanyaan Putri sambil mengingat kejadian Jasmine, Lisa dan Tamara berakhir di ruang BK itu.


Sikap Jasmine yang bar bar dan tidak takut akan apapun di sekolah sudah di ketahui oleh semua siswa.


"Tapi kata kata Jasmine itu sulit di bedain mana bener mana bohong" ucap Syarla lagi pada Putri sambil meninggalkanya dan segera masuk ke mobil.


"Hah..? Maksudnya apa Sya" tanya Putri pada temanya itu dan langsung menyusul nya masuk kedalam mobil karena takut di tinggal nanti dia pulang bareng siapa.


Syarla tidak memperjelas kata katanya itu kembali dia langsung menghidupkan mesin mobil dan pergi dari sekolah.


Sedangkan yang dari tadi yang sibuk adu mulut baru sampai ke parkiran. Kaisar dan Fadli langsung mencari keberadaan Jasmine namun orang yang di cari telah pulang duluan.


Mereka menyalahkan satu sama lain lagi karena gagal mengantarkan pulang Jasmine.


"Cowok cowok ko adu mulut bukan adu tinju" kata siswa yang melewati mereka berdua sambil menahan tawa.


Bagaimana tidak mereka terus berdebat tanpa mengenal tempat. Sampai sampai membuat mereka menjadi pusat perhatian para siswa siswi yang ada di parkiran sekolah. Kaisar dan Fadli yang mendengar itu langsung menoleh kearah orang yang mengejeknya tadi dan menatapnya dengan tajam.


Siswa yang tadi mengatai kedua orang itu langsung kabur berlari secepat mungkin ke arah gerbang.


---------------------------------


Maaf ya author baru up lagi 🙏😁


Terimakasih sudah mau mampir buat baca novel author.

__ADS_1


Happy reading guys.   (*'▽'*)♪


__ADS_2