KEKASIH LABILKU

KEKASIH LABILKU
BAB 10 APA YANG HARUS AKU JAWAB?


__ADS_3

hari berlalu.. hari ini adalah hari jumat,, hari penentuan, apakah leony akan menerima kenzy atau malah menolaknya,


terlihat leony duduk di bangku belajarnya dengan fikiran yang menerawang kemana mana.. ia terus memikirkan apa yang akan ia lakukan, 30 menit lagi adalah jam istirahat.. jam dimana ia harus menepati janjinya untuk bertemu dan memberikan jawaban kepada kenzy.


ia terus berfikir" bagaimana ini? apa yang harus kulakukan, haruskah aku menerimanya, kenapa tidak ada orang lain yang menembakku sih.. apa aku benar benar setidak menarik itu?, andai saja ada laki laki lain yang menembakku aku akan lebih tertolong, aku bisa menolak kenzy dan menjadikan orang lain itu saja untuk menjadi media untuk melupakan si pria ciduk itu.. "


"tapi benar benar tidak ada yang menyatakan cinta padaku, apa aku benar benar tidak cantik, tapi ibuku bilang aku cantik, apa mata semua laki laki disini bermasalah? atau mata ibuku yang bermasalah? akkh.. kenapa aku malah meragukan ibuku.."


"kemana semua laki laki ini.. mereka dekat denganku, terkadang aku merasa mereka menyukaiku, tapi apakah aku yang ke GR an? " gumam leony sambil menyoroti teman sekelas laki lakinya satu per satu..


kemudian, akhirnya mata itu terpusat kepada satu titik, mata leony seketika berubah menjadi sendu, ia memandangi maura dengan tatapan merasa bersalah,


"bagaimana ini adikku?, apa aku benar benar akan menikungmu? apa kamu masih akan mau berteman denganku?, atau apa kamu akan memusuhiku, menganggapku jahat? ya.. mamang benar aku jahat.. aku tidak tau jika aku jadian dengan kenzy dan akhirnya kamu mengetahuinya.. apa aku masih sanggup berhadapan denganmu, aku pasti akan di teror rasa bersalah padamu.. "


leony tak henti hentinya bergumam dalam hatinya, hingga tak terasa bel iatirahatpun berbunyi..


teeet...teeet..


guru meninggalkan ruangan itu diikuti dengan kerumunan siswa yang ingin segera membebaskan diri dari ruangan itu..


"kak, ngantin yuk," ajak maura yang tiba tiba membuyarkan lamunan leony.


"ti.. tidak,, aku tidak kekantin"kata leony dengan gugup


"kenapa tidak? " sambung meli


"a.. aku sedang tidak ingin saja, aku tidak lapar" elak leony.. ia tidak ingin kalau maura dan yang lainnya tau kalau dia akan pergi bertemu dengan kenzy.

__ADS_1


"yasudah,, aku juga tidak akan kekantin" kata maura


"tidak!!! kalian harus kekantin.." kata leony dengan suara yang tiba tiba meninggi.. membuat maura dan yang lainnya menatap keheranan.


"kamu kenapa sih, kok aneh gini? tanya uci


"ti.. tidak apa apa.. ma.. maksudku.. sebaiknya kalian ke kantin,kalian pasti lapar, tidak perlu hiraukan aku," kata leony gugup, ia benar benar tidak bisa menutupi kegugupannya saat ini


"jika kami pergi.. lalu bagaimana denganmu kak? , kakak pasti kesepian disini" kata maura


"tidak masalah, aku ada disini" kata kusy tiba tiba.. entah kapan ia ada di sana,yang jelas ia benar benar membawa udara segar bagi leony.. dia benar benar menjadu malaikat penolong kali ini.


"oh, kusy disini.. yaudah, ayok.. lapar nih.." rengek uci sambil menarik tangan maura dan meli..


" ia.. ia.." kata maura dan meli bersamaan


" yaudah kita tinggal ya kak" pamit maura


sebenarnya maura merasa janggal dengan tingkah sepupunya itu, tapi ia tidak berani menanyakannya.. ia berfikir jika itu sesuatu yang penting, pasti sepupunya itu akan bercerita padanya.


"huuuh" hembusan nafas leony legah..


"lo kenapa? "tanya kusy


" gue.. benar benar gugup bangat,gue ngak mau kalo teman teman yang lain tau masalah ini, terlebih maura" kata leong sendu


"kenapa,,? bukannya lebih bagus kalau kamu jelasin dari awal ya.. daripada mereke tau dari orang lain, mereka bisa slah paham sama lo" kata kusy

__ADS_1


"ia.. nanti gue bakaln cerita kok, tapi ngak sekarang, gue belum siap"


"ooh.. yaudah.. mmm ngomong ngomong lo benar benar tidak berbakat menjadi artis" ketus kusy


"siapa yang mau jadi artis? " jawab leony sambil memonyongkan bibirnya


"eh.. yaudah.. ayo kita temui babang kenzy.. aku benar benar tidak sabar menyaksikan pertunjukan luarbiasa ini"kata kusy bersemangat sambil tak henti henti memamerkan senyum terbaiknya.. dia benar bemar kelihatan sangat bahagia.


"hey.. kenapa kamu seantusias ini? " tanya leony menyelidik


"jelas.. akhirnya.. si jomlo berkarat ini akan menanggalkan gelar menyedihkannya selama ini"kata kusy sambil tersentum menggoda leony


"hey.. aku tidak semenyedihkan itu"


"baik, baiklah nyonya yang tidak menyedihkan.. apa kita bisa pergi sekarang? " tanya kusy mengalah


"ta.. tapi kusy.. apa yang harus aku jawab? " tanya leony polos


"ya.. terserahmu.. tapi aku sarankan kamu untuk menerimanya, tapi jika kamu ingin menolaknya.. tidak maslah.. kamu tidak usah menjawabnya sekarang, kamu bisa mengatakan kepadanya untuk memberimu waktu lagi,, yang penting jangan menolaknya"


"hey.. ide bodoh apa ini? kau memberiku kebesan untuk menerima atau menolak, tapi kamu tidak membiarkanku menolaknya!!"kata leony kesal


"ya.. memang seharusnya seperti itu.. sudah sudah.. ayo. nanti keburu bel masuk"bujuk kusy sambil menarik tangan leony


" ia.. ia.. bawel" kata leiny geram dengan sahabatnya itu.


----

__ADS_1


Salam Author


-LATIFAH-


__ADS_2