
Hari berikutnya..
Teeet.. Teeet( bel istirahat)
Para siswa berhambuaran meninggalkan kelas.. Berpencar kemana mana, entah itu ke kantin, perpustakaan, lapangan olahraga, ruang guru, toilet, dan lain lainnya. Tapi di balik itu terlihat beberapa murid yang memilih tetap tinggal di dalam kelas.
Begitu pula dengan leony.. Ia masih merebahkan kepalanya menunduk di atas meja dengan memosisikan tangannya yang terlipat sebagai bantal.
Ia benar benar mengantuk, sedari tadi ia tidak fokus mendengarkan penjelasan guru yang mengajar.ia kurang tidur malam ini, karena begitu memikirkan masalah pengakuan cinta itu..
Sementara maura dan yang lainnya memutuskan untuk pergi ke kantin.
Tapi tiba tiba..
Takkk
Suara dentuman meja... Yang di pukul sekeras kerasnya oleh kusy.. Membuat leony terhentak terkejut bukan main..
Hehe๐๐... Cengir kusy.. Tanpa rasa bersalah
Kemudian segera mengambil posisi duduk di samping leony. Leony benar benar geram dengan sahabatnya yang satu ini.
"hey.. Hey.. Nona.. Jangan marah.. Aku yang seharusnya marah padamu.. Kenapa kamu tidak segera memberitahuku.."๐cicit kusy
"ngomong apa sih.. Ngak jelas.. Udah sana.. Aku ngantuk bangat.. Sana sana.. "usir leony
"enak saja.. Kamu harus menceritakan semuanya padaku.. Agar aku tidak marah padamu.. Cepat ceritakan" desak kusy
"apaan sih ini nenek nenek... Sibuk bangat.. Cerita apaan sih.. ?" gerutu leony kesal
"cerita kalau kenzy menembakmu!!! " kata leony dengan berteriak
Dengan segera leony menutup mulut anak itu rapat rapat dengan tangannya.. Sambil memperhatikan sekeliling.. Untungsaja mereke hanya tinggal berdua di dalam kelas itu.
"kamu tahu dari mana? "tanya leony sambil mengernyitkan dahinya
"ya jelas tahu la.. Kenzy memberitahuku..
Huh.. Sekarang aku benar benar harus memutuskan mana yang sebenarnya temanku.. Kenzy atau kau.. Melihat dia yang lebih terbuka dan percaya padaku.. Aku sepertinya akan memilihnya.. Jadi aku sarankan padamu.. Agar kamu sebaiknya lebih merayuku, misalnya meneraktirku.. Agar aku tak berpaling darimu" tutur kusy dengan PDnya.
"hey wanita.. Dasar.. Pergi sana padanya.. Aku akan mendapatkan sahabat yang lain lagi" balas leony sambil momeoncongkan bibirnya..
"eh.. Eh.. Baiklah nyonya.. Karena kamu telah membujukku seperti itu.. Aku akan memaafkanmu.." kata kusy dengan urat malu yang sudah putus
"eh.. Siapa yang membujuknya.. Dasar.. "gerutu leony dalam hati.. Ia tidak ingin memperpanjang perdebatan an faedah ini lagi.
"eh.. Oh ia.. Bagaimana.. kamu menerimanya kan..? "
Tanya kusy antusias.
Huuuh.. Leony menghembuskan nafas dengan kasar.
"aku tidak tahu harus bagaimana kus..aku benar benar bingung.. Kamu tahu kan maura menyukainya." kata leony
" tapi kenzy tidak menyukainya.. Dia menyukaimu leony.. "tegas kusy
__ADS_1
"lalu bagaimana dengan pacarnya tempo hari?"tanya leony
"oh yang itu.. Mereka sudah putus.. Aku bisa memastikannya untukmu.. "jawab kusy mantap
"Hmm.. Entahlah.. Aku bingung.."
"hey.. Ayolah.. Apalagi yang kamu tunggu.. Dia menyukaimu.. Dia baik dan jangan lupa dia itu idola banyak wanita disini... Kau benar benar beruntung"
"hmmm.. Tolong biarkan aku memikirkannya"
"baiklah.. Tapi jangan lama lama... Kasian dia"
"ia.. Ia.. Bawel deh"
"yaudah kekantin yuk"ajak kusy
"ngk ah.. Bentarlagi juga masuk.. " jawab leony
"Ish.. Ia sih.. Yaudah aku balik ke kelasku dulu ya.. Jangan lupa ceritakan semua padaku.. Aku sarankan kamu menerimanya.. By" pamit kusy sambil berjalan meninggalkan leony..
Leony kembali berfikir... Menimbang nimbang yang apa yang di sampaikan kusy tadi.ia kembali merebahkan kepalanya di atas meja seperti posisi semula mencoba untyk kembali tidur.. namun Tak lama kemudian bel masuk pun berbunyi..
"kusy!!! Gara gara kamu.. Aku tidak jadi tidur.. Dasar..!!! " maki kesal leony kesal dalam hati.
***
2 hari telah berlalu..
malam pun hadir, bintang bintang bertaburan, mengambil pormasi masing masing di langit yang gelap, menemani bulan agar tak kesepuan menyinari malam sendirian.
Di teras kos kostan.. Terdapat leony yang duduk berselonjor di sana sambil memainkan hpnya. Dengan fikiran yang meraba kemana mana.
ia kembali memikirkan si pria ciduk..
"apa yang sebaiknya aku putuskan? Tetap bertahan menjadi pengagum rahasia si pria ciduk itu, atau merelakannya saja.. Tapi untuk bisa melakukannya.. apa aku harus berpindah ke hati yang lain?.. Dan apa ini? kenzy hadir di waktu yang tepat,apa aku menerimanya saja? lalu bagaimana dengan maura? Apa tidak akan apa apa? "
"tapi seperinya tak ada gunanya aku mempertahankan perasaanku pada pria cidek itu.. Sejauh ini tak pernah ada kemajuan, bahkan untuk namanya saja aku tak tahu.
bodoh.. bodohnya aku.. berharap kepadanya.. sampai kapanpun dia tidak akan pernah menyukaimu leony!! Kamu harus sadar itu.. Dia mimpimu yang terlalu jauh.. "
"baiklah sepertinya aku akan melupakannya saja.. tapi aku butuh kenzy untuk melupakannya.. karena dengan adanya kenzy aku mungkin akan lebih fokus padanya dan berangsur melupakan si pria ciduk itu..
lalu maura? Aaakh.. Aku pusing"
dengan persaan yang terombang ambing leony mulai mengetik pesan untuk kenzy.. leony sadar bahwa kenzy memang butuh kepastian..
leony mengirim pesan
"kenzy.. Aku sudah sangat memikirkannya belakangan ini... Apa aku boleh membuat sebuah permintaan? " pesan terkirim
dengan segera pesan itu mendapatkan balasannya.. padahal dalam 2 hari ini mereka tidak pernah saling berkirim pesan
"ya,, tentu saja.. Sampaikanlah permintaanmu"-kenzy
"jika kamu benar benar serius padaku.. Aku ingin kamu menyatakannya secara langsung"
__ADS_1
bodohnya aku mengirim pesan itu
"apa.. Baiklah.. Aku akan melakukannya.. Lalu kapan kita akan bertemu? "- kenzy
"bagaimana kalau hari jumat? "usul leony
"baiklah hari jumat, lalu dimana kita akan bertemu? Di luar sekolah? "
"tidak tidak.. aku tidak bisa.. Mari bertemu di sekolah saja"
"baik.. Aku akan menunggumu di pendopo belakang sekolah pada jam istirahat pertama
baiklah,, sampai jumpa"
"sampai jumpa" balasku untuk mengakhiri pesan itu
setelah melakukannya.. leony Terdiam sebentar.. Memikirkan kembali pesan yang ia kirim tadi..
seketika ia tersadar..
"hey.. apa yang aku lakukan tadi.. aku mengirim pesan seperti itu padanya.. apa aku benar benar akan menerimanya.. ya Tuhan karena terlalu kesal memikirkan si pria ciduk itu.. aku membuat harapan kepasa seseorang.. bodoh leony.. bodoh" gumam leony dalam hati mengutuki kebodohannya.
lalu secepat kilat leony mencari kontak kusy.. dan menceritakan apa yang baru sajaa terjadi melalui via telefon..
kusy benar benar terkejut.. tapi akhirnya dia tertawa..
"hahah..Kusy.. Bagus bagus sayang.. Kamu melakukan hal yang tepat.. Tapi kamu tau artinya bukan? "tanya kusy dari seberang telfon
"me.. Memangnya apa?" tanya kusy
"ya Tuhan.. Kenapa aku memiliki sahabat seperti ini..!! Sayang.. Itu artinya kamu harus menerimanya"
"hey!! Apa maksudmu?,, ke,, kenapa aku harus menerimanya"
"ya salahmu sendiri kenapa kamu menyuruhnya menembakmu se cara langsung" timpal kusy sambil terkekeh..
"apa memang seperti itu? Kalau kita menyuruhnya untuk menyatakan cinta secara langsung jadi kita harus menerimanya begitu? "tanya leony dengan polosnya..
"hahha.. Ya sayangku.. Hahah.. Selamat sayang.. gelar jomlomu akan segera di cabut.. " kata kusy dan masih saja terkekeh.
"aakh.. Apa ini.. Apa yang harus aku lakukan?"
"salah sendiri.. Kenapa memberinya harapan.. Kamu tidak ingin di juluki sebagai wanita PHP yang jahat bukan?"
" ti.. tidak.. "
" ya sudah fikirkan itu"
5 menit kemudian panggilan telfon itupun berakhir.meninggalkan leony yang dirundung perasaan bingung..
1 hari lagi.. bagai mana ini..? Waktunya tinggal 1 hari lagi.. Untuk leony memberi keputusan..
"aakh.. Aku benar benar pusing"
---
__ADS_1
happy reading ๐
-LATIFAH-