
leony terus berjalan menuju kelas setelah berpisah dengan kusy karena kelas mereka yang berbeda arah.
leony terus berjalan dengan fikiran berkelana,
ia terus berusa meyakinkan dirinya bahwa ini bukanlah mimpi, sekarang ia sudah resmi menjadi pacar orang, pacar dari lelaki incaran adik sepupu sekaligus sahabatnya, betapa kejamnya ia.
ia terus mengutuki ke bodohannya,bagaimana bisa semua berjalan secepat ini? bagaimana pun juga ia belum pernah berpacaran sebelumnya... sesuatu yang benar benar baru dalam hidupnya.
sesampainya di pintu kelas ia kejutkan dengan tarikan tangan maura yang menggandengnya menuju bangku belajarnya. anak itu terus menghujaninya dengan berbagai material pertanyaan.pertanyaan dari mana ia? dimana kusy? apa yang mereka lakukan tadi?. entah kenapa kusy sangat ramah padanya hari ini,yang mbuat ia makin merasa bersalah, dam tidak tega. apa Tuhan sudah mulai menghukumnya karena akan penghianatan ini? cepat sekali...
mendapati pertanyaan tersebut leony ingin sekali bungkam karena masih menahan perasaan bersalahnya. tapi ia sadar bahwa hal itu akan membuat maura curiga padanya.
dengam mencoba bersikap netral ia menjawab pertanyaan itu
"itu tadi, kita abis dari jalan jalan keliling sekolah, tadi bosan juga di kelas, jadi kita keluar deh"
"owh.." jawab maura dengan sedikit anggukan di kepalanya.
"eh.. teman taman... apa kalian liat kenzy hari ini?, aku tidak melihatnya sedari tadi" tanya maura kepada ke 3 sahabatnya itu..
degg
pertanyaan itu sukses membuat leony bungkam, jantungnya bergemuruh nakal, bagaikan bayi yang baru pandai merangkak disuruh diam oleh ibunya, tak mau tenang.
"bagaimana bisa kamu melihatnya, sedari tadi dia bersamaku"gumam leony dalam hatinya..
entahlah sampai kapanhal ini akan tertutupi dari ke 3 sahabatmya Itu ,entah seperi apa reaksi ke 3 orang ini saat mengetahuinya.
"aakh.. ini baru beberapa menit setelah aku jadian dengannya aku sudah merasa semenderita ini, lalu bagai mana kedepannya? apa aku putuskan saja dia sekarang ya?, tapi masa ia pacar pertamaku hanya berlangsung beberapa menit,, sangat tidak lucu untuk di ceritakan pada anakku nanti" gumam leony terus merancau dalam hatinya.
"apa dia sakit ya? " tanya maura khawatir
"tidak!! dia hadir kok"tanpa sadar kalimat itu keluar dari mulut leony dengan nada sedikit berterik.. entah apa yang ia lakukan, sungguh gerakan refleksnya kali ini membuat yang lainnya merasa aneh dengannya.
leony yang biasanya acuh tak acuh saat membahas kenzy.. kenapa tiba tiba sekarang seantusias ini?
"darimana kakak tahu? " tanya maura sambil mengernyitkan dahinya
"ya jelas lah aku tahu, sedari tadi dia bersamaku, terlebih lagi dia pacarku,eh.. bodoh.. dengan tanpa rasa malu kamu mengakuinya sebagai pacarmu, apa kamu begitu bangga setelah menghianati sepupumu hah? " guam leony bersiteru dalam hatinya.
__ADS_1
"mm.. itu tadi.. pas jalan jalan, ngak sengaja ketemu" tutur leony berbohong
"ooowh.." jawab semuanya kompak.
***
malampun hadir,
malam pertama leony telah menjadi pacar orang(jgn fikir macem macem ya๐,canda guys?).
malam dimana leony harus mulai membiasakan aktifitas berpacaran anak labil pada umumnya.
ting... pesan masuk
tampak sebuah pesan dari kenzy di sana.
dengan buru buru leony mengambil hpnya, ia tidak mau yang lain melihatnya, ia takut ketahuan, seperti pencuri ayam saja.
"malam pacarku"~ kenzy
mendapat pesan seperti itu, membuat leony sedikit gugup, ia sedikit tidak siap, ini tetlalu terburu buru, apa benar ini akan dimulai? aaaaa.... jantungnya kembali berdetak tak ber aturan.. ia masih tetap tidak meyangka,tapi sejurus kemudian pesan itu berhasil memancing senyuman yang menonjolkan lesung pipinya.
"apa seperti ini yang di lakukan orang yang pacaran itu? uuuuu lucu sekali.. bagaimana pun aku merasa senang mendapat pesan seperti ini, pesan dari orang yang kini berhak ku cemburui, hahah"leony merancau gembira dalam hatinya. swketika ia lupa dengan beban fikirannya sebelumnya.
"eh, malam"~ leony
"lagi ngapain?" ~ kenzy
"lagi golek golel nih"~ leony
"owh,, udah belajar belum? ~kenzy
"udah" balas leony berbohong, padahal ia sedang malas melakukan apapum sekarang.. ia hanya ingin fokus.
"owh.. shalat? udah belum?"~ kenzy
"eh, belum,"
"yaudah, shalat dulu gih"
__ADS_1
"ia, nanti ya"
"yaudah, tapi jangan sampe lupa ya"
"ia.. Bawel"
" oh ia, leony aku boleh minta nomor hp kamu ngk"
memdapati pesan itu membuat leony seketika tertawa tetpingkal pingkal, ia merasa lucu dengan hubungan ini, hubungan yang aneh bukan, merek jadian tapi belum memiliki/menyimpan no telfon satu sama lain๐.benar benar masih labil
"eh.. ia ya.. kita belum tukaran nomor๐๐"
"ia๐๐, yaudah sini"
"ia ia.. nih 082* **** ****, jangan lupa di save, pake nama yang paling bagus"
"oh ia nama... BTW kamu mau di panggil apa? beb? sayang? atau apa? "
mendapati pesan seperti itu leony membulatkan matanya dengam sempurna, ia tidak siap dengan ini.. ini terlalu mendadak baginya, bagaimana pun ini pengalaman pertama buatnya, sungguh polos.
dengan sedikit gugup dan menimbang nimbang beberapa menit, akhirnyabia mengirim balasan pesan yang paling aman dan sesuai dengan kenyamanannya
"eh,kalau masalah itu.. aku ngk tau.. dan sebenarnya aku ngk terlalu suka sama yang kayak gitu, menurutku itu terlalu berlebihan, bagaimana pun kita baru pacaran bukan menikah jadi menurutku memanggil sayang atau apapun itu... aku masih kurang nyaman.. maaf ya"
"mmm ngk papa kok.. santai aja.. kita bisa memilih nama yang tidak alai itu nanti.. pasti akan muncul dengan sendirinya"
"wah.. benar benar sudah berpengalaman ya.. "goda leony
"eh,, eh,, ngk kok...๐ , eh aku telfon ya"
"jangan!!," balas leony.. ia begitu gugup karena keberadaan maura yang kini ikut merebahkan diri di sampingnya,bagaiman kalau anak itu curiga dan mencari tahu ia menelfon dengan siapa?,bagaimana kalau anak itu mengenali suara kenzy? aaakh.. tidak tidak.. ini belum waktunya dia untuk tahu.
yuhuuu kali ini sesuai permintaan @liswa yang minta visualnya maura.. jadi ini aku buatin.. lunas yaaa๐
---------
yuhuu..
__ADS_1
happy reading
-LATIFAH-