KEKASIH LABILKU

KEKASIH LABILKU
BAB 15 POV LEONY (KEONG)


__ADS_3

di jam istirahat aku dan sahabat sahabatku pergi nersama sama kekantin. maura juga ikut bersama kami. akhirnya dia mau ikut bergabung,entah rasa kecewanya yang sudah redah atau dia tak punya alasan lagi untuk menolak pergi bersama kami.


sehabis dari kantin, saat beberapa langkah lagi aku akan sampai di pintu kelasku, dengan sedikit keras ada tangan yang menarikku. tangan itu memintaku untuk tinggal.


seketika aku menoleh si pemilik tangan itu, dan bur!! itu kenzy. sedang apa anak ini.


huuuh.. aku menghembuskan nafas legah saat menyadari maura tidak ada di sana. 2 menit yang lalu ia izin ke toliet bersama meli.


uci melihati kami, seperrinya ia memgerti dengam situasi. ia meninggal kami di sana,ia masuk kelas duluan.


setelah kepergian uci, tanpa rasa sabar kenzy membombardirku dengan pertanyaan pertanyaan yang sama seperti saat di barisan apel tadi. pertanyaan dari mana saja aku semalam? kenapa dia tidak bisa menghubungiku?, dan apa yang terjadi sebenarny?


akupun tak mau buang buang waktu takut maura akan keburu datang. dengan berusaha tenang, aku memceritakan degalanya. aku melihat raut wajah mengerti dari wajahnya. setelah puas memdengarkan penjelasanku akhirnya ia bersedia meninggalkanku tapi dengan satu syarat aku tidak boleh melakukan hal itu lagi, aku tidak boleh menon aktifkan ponselku,atau setidaknya memberinya kabar terlebih dahulu.katanya dia khawatir. akupun melihat perasaan khawatir itu di matanya sebelum aku memberi penjelasan. ntahlah.. apa aku harus bahagia karena begitu di perhatikan atau aku harus kembali merasa bersalah karena awalnya menjadikannya sebagai pelampiasan.


pelampiasan.. ya, mungkin kata kata itu terlalu kasar, tapi aku tak tau sebutan apa lagi yang lebih lembut untuk menunjukkan tindakanku yang menerimanya menjadi pacarku dengan alasan utama untuk mampu meluoakan si pria cidukku.


***


sehari kemudian, akhirnya semua kembali seperti sebelumnya, maura tidak jutek lagi padaku. dia mulai menerima kenyataan, walau aku tidak benar bemar tahu.. apa dia memaafkanku atau tidak. tapi aku cukup bersyukur dengan perubahannya.


di hari kedua, dia mulai menyuruhku untuk tetap berkomunikasi dengan layaknya dengan kenzy. awalnya aku sedikit ragu dan merasa tidak enak. tapi tanpa di sangka ia menelfon sendiri kenzy melalui hpku.


setelah panggilan itu terhubung ia menyerahkan ponsel itu padaku kemudian berlari meninggalkanku yang sedang berbaring manja di atas tempat tidurku sambil tertawa. sebelum benar benaremghilang di balik pintu sempat sempatnya ia meneriakiku

__ADS_1


"ayolah.. ada panggilan masuk dari abang ipar,, katanya dia kangen.. selamat pacaran" katanya sambil tertawa.


awalnya aku heran dengan sepupuku itu. kenapa dia tiba tiba memgembalikan ponselku seperti ini. dan apa itu tadi? kenapa dia tertawa seperti itu? aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal sambil memperhatikan layar ponselku.


mataku membulat dengan sempurna saat melihat panggilan yang sudah terhubung dengan pacarku di sana. ya Tuhan anak ini..


dengan sedikit ragu aku mendekatkan telfon itu ke telingaku. jujur saja.. ini pertama kalinya kami melakukan panggilan suara semenjak kami jadian. dan ini semua terjadi gara gara sepupu nakalku itu.


"Assalamu alaikum" kataku


"Waalaikumussalam,yuhu.. akhirnya pacarku nelfon" suara sorakan itu terdengar dari seberang sana. sepertinya dia terdengar bahagia.


"kenaa pacarku? kangen ya"katanya menggodaku.


"eh.. eh.. jangan dong sayang"mendengar kata terakhirnya membuat jantunggu berdetak tidak karuan. tapi entah kenapa aku tidak terima di panggil sepwrti itu. entahlah aku juga bingung dengan perasaanku, dia terlalu sering mempermainkanku.


"eh.. apaan itu tadi.. jangan manggil manggil gitu! aku ngk suka" tegurku sedikit menaikkan intonasiku.


"kenapa sih.. manggil gitu aja ngak boleh? kan aku benaran sayang" katanya terdengar memelas.


"ngk.. pokoknya ngk.. aku ngak mau, ganti! " kataku


"yaudah yaudah.. keong"katanya sambil tertawa.

__ADS_1


"apa tadi katanya? keong? astaga?" gumamku dalam hati


"kok keong sih? ah.. aneh. "


"lah.. tadi di kasih yang bagus ngak mau, nah sekarang di kasih yang lucu juga ngak mau" katanya


"keong.. apanya yang lucu!!! ngasih nama yang benar dong" kataku. inilah.. jiwa jiwa kaum hawa yang benar benar sulit untuk di mengerti oleh kaum adam hadir.


"stoknya cuman itu.. yaudah gimana mau ngak di panggil keong.. atau dipanggil sayang aja? " goda kenzy sambil tertawa.


aku benar benar kesal mendengar tawa itu. akhirnya dengan berat hati aku memilih


"yauda.. yauda.. keong aja deh" kataku pasrah yang membuat tawanya yang lebih keras menggema di telingaku.


ingin kusumpal saja mulutnya agar berhenti menertawaiku. tapi yasudahlah...


Dan akhirnya.. Mulai dari hari itu dia secara resmi menobatkan panggilanku menjadi "keong" suatu nama yang luar biasa unik bukan. 


Terima kasih terima kasih..  Untuk kalian dan teman temanku yang mungkin akan mengejukku setelah mendengar ini.


-------


Happy reading 😂

__ADS_1


-LATIFAH-


__ADS_2