KEKASIH LABILKU

KEKASIH LABILKU
BAB 11 JADIAN


__ADS_3

di pendopo..


tampak kenzy yang sudah menunggu sedari tadi dengan wajah yang memucat gugup, terlihat mulutnya tak henti henti mengulang kata kata yang sama.. eperti terlihat sedang menghapal sesuatu.. ia mondar mandir disana..


kenzy datang sendirian. ia memutuskan untuk tidak mengajak siapapun bersamanya.. entah apa alasannya..


"kenzy" panggil kusy begitu mereka sampai di sana,ia pun memaparkan senyumnya.


" eh.. hay" balas kenzy..


kegugupan terlihat jelas di matany.. ia hanya melirik leony Sekejab.. begitu pula dengan leony,terlihat tak berani menatap kenzy..


pemandangan ini benar benar menggemaskan.. dua insan yang sama sama pemalu... apa ia.. akan bersatu?


"sudah.. ayo buruan keburu bel nih" kata kusy.. membuyarkan kecanggungan itu


"ia.." kata kenzy mantap..


" yaudah.. aku kebelakang ya.. " kata kusy.. berusaha memberikan ruang kepada 2 anak yang masih labil itu


"loh.. kok aku ditinggal si sy... " rengek leony


"siapa yang ninggalin, aku di belakang kamu kok.. yaelah.. mundur dikit doang.. biar kalian lebik dapet suasananya.. ia kan boy.??"


kata kusy sambil mengedipkan sebelah matanya kepada kenzy. disambut dengan garis senyum di bibir kenzy


melihat hal itu leony mengagkat sebelah alisnya ia benar benar di buat bingung dengan 2 orang itu.. "sejak kapan mereka sedekat ini?" gumam leony keheranan dalam hatinya.


"yaudah, gue kebelakang ya.. samangat boy..


lo pasti bisa... jangan lama lama.. "kata kusy sambil berjalan beberapa langkah kebelakang


"ia.. pasti" jawab kenzy mantap.


setelah kepergian kusy suasana gugup kembali hadir di antara 2 manusia labil itu. mereka sama sama gugup..


leony mencoba berjalan meraih salah satu tiang di sana.. mencoba mengalihkan kegugupannya.


sementara kenzy terlihat masih berdiri di posisi yang sama sambil menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal.. beberapa menit mereka hanya berada dalam kecanggungan.. mereka hanya sesekali saling menyirik satu sama lain.


melihat hal itu kusy tidak tinggal diam, ia benar benar gemas dengan 2 manusia itu.


"hey.. apa kalian akan membiarkanku menunggu sampai besok disini, dan berubah menjadi tiang disini huh?,, lama sekali.. ayolah boy.. jangan cemen gitu dong.. "kata kusy dengan nada sedikit berteriak, untung saja suasana disan kebetulan sepi


melihat tingkah sahabatnya itu leony hanya memelototkan matanya tak habis fikir dengan sahabatnya itu..

__ADS_1


sementara kenzy terlihat mulai mendekat, menghampiri leony yang masih stay di tiang.. seolah olah tiang itu akan memberikan keberanian padanya.


"le.. leony.. "kenzy membuka suara dengan mata yang menyoroti wajah leony begitu intens


mendengar kenzy memanggilnya.. leony mencoba mengangkat wajahnya,menatap sosok yang berdiri tegap dengan hanya berjarak 1/2 meter di depannya.


"a.. aku.. a.. akuu"kata kenzy ter bata bata


"ya..? " kata leony sambil menatap intens sosok di depannya, berusaha untuk terlihat tenang, padahal hati dan jantungnya,tak henti henti memberikan detakan keras dan tak beraturan di sana.


" ya.. ampun.. udah bilang aja.. aku suka sama kamu..!!! gampang. akh.. lama bangat perasaan" goda kusy tidak sabar sambil cekikiran tidak jelas.


" hey.. apa kamu mendengarnya? "tanya kenzy


"ia jelas lah.. aku harus mendengarnya,karena aku adalah saksi hidup si sisni!" kata kusy menegaskan


"tidak.. aku tidak mau kamu mendengarnya,,, " kata kenzy malu


"ia nih kusy.. nguping aja lu! udah,balik badan gih.. anak kecil ngak boleh kepo masalah orang dewasa" kata leony sambil tertawa mencoba menetralkan diri.


"ya.. elah.. gue yang lebih berpengalaman kali.. tapi yauda deh.. untuk menyukseskan acara ini.. " kata kusy membalikkan badannya tapi tidak berpindah dari posisinya,


"hey.. lebih jauh sana" kata kenzy


"aku tidak percaya" kata leony


"apa kamu ingin aku pergi saja? ",kata kusy sambil tersentum licik, ia tau betul karakter sahabatnya itu yang tidak akan mau ditinggalkan sendirian di saat seperti ini.


" eh.. eh.. ia deh.. yaudah.. disitu aja.. tapi jangan coba coba balik badan ya.. "saut leony


mendengar hal itu kusy tersenyum puas.. prediksinya benar..


"ia.. ia.. yauda.. buruan" kata kusy dengan nada bete yang di buat buat.. padahal ia tak henti hentinya tersenyum sedari tadi.


"leony,, "panggil kenzy kembali,mencoba fokus kembali


"ya..? " sahut leony lagi..


mereka saling melempar senyuman tapi masih dengan kecanggungan yang haqiqi di antara mereka.


"leony.. aku suka sama kamu, apa kamu mau menjadikanku sebagai pacarmu,?"


akhirnya kata kata itu lolos dari mulut pria itu.. tanpa bersimpuh atau memperagakan gaya gaya menembak biasanya,bahkan tak ada bunga atau hadiah di sana.. karena sebelumnya kusy telah membocorkan kepadanya kalau leony tidak suka dengan hal hal alay seperti itu.


setelah mengatakannya....ada kelegahan tersendiri di sana.. tapi sekejap kemudian ia mulai cemas lagi dengan jawaban yang akan di berikan oleh leony.

__ADS_1


degg..


mendapati hal itu.. jantung leony bergemuruh lebih cepat lagi.. meronta ronta mendesaknya dari dalam sana


"hey.. jantungku yang payah.. apa kau bisa tenang sedikit.. bagaimana aku bisa berfikir jernih sekarang.. dan apa ini? aku tidak pernah sedekat ini dengannya.. dan.. matanya.. benar banar indah.. siapa sebenarnya dia.. aku benar benar merasa tak asing dengan mata itu."


setelah beberapa menit kemudian


"mmmm.. ia" kata kata itu berhasil lolos dari mulut leony.. yang di imbuhi gerakan menggaruk kepanya yang tidak gatal sambil memiringkan kepalanya diiringi senyuman di sana.


"yeeee!!!!" dengan kerasnya teriakan itu keluar begitu saja dari mulut kusy.. yang melompat lompat seperti orang aneh di sana..


mendengar hal itu.. dengan kompaknya leony dan kenzy mengarakhan pandangan ke arah kusy.


"ooh.. jadi kamu manguping ya.. " kata kenzy sambil menaruh kedua tangannya di atas pinggangnya.


"he.. he.. sedikit" kata kusy sambil menyengir kuda.


"dasar.. tidak bisa di percaya" kata leony sambil mengagkat salah satu alisnya.


"eh.. yasudah sudah.. kenapa jadi membahas hal yang tidak penting, apa kau dengar itu tadi boy?! sahabatku menerimamu.. yuhuu.. luar biasa" katanya mencoba menyelamatkan diri sambil mengedipkan sebelah matanya dan menggoyang goyangkan kedua jari telunjuknya ke arah kenzy.


mendengar hal itu kenzy yang polos terpengaruh..


"oh. ia.. yes!!! " katanya sekeras kerasnya dengan memperagakan gerakan tangan menandakan yes yaitu menarik kedua ujung sikunya kebelakang dengan jari jari terkepal.. tak hentu hentinya memperlihatkan Senyum bahagia.


tapi beda halnya dengan leony yang akhirnya sadar dengan apa yang ia lakukan.. ia telah menerima kenzy sebagai pacarnya!!!


ia begitu syok dengan hal ini.. bayangan maura kembali hadir di matanya.. entah seperti apa ia harus bersikap di hadapan anak itu untuk selanjutnya.


teeet.. teet..


akhirnya bel pertanda masuk kelas pun berbunyi. membuyarkan lamuman leony. ia kembali menatap kenzy sambil mencoba memaksakan senyumnya.. ia harus bisa menerima kalai saat ini ia sudah resmi menjadi pacar peria ini.


"ya sudah.. aku kekelas dulu ya" pamit leony yang seketika di balas anggukan dan senyuman dari kenzy..


" kusy... ayok.."kata leony.. sambil menarik tangan sahabatnya itu dan memilih tidak melihat laki laki itu.. karena ia merasa benar benar gugup sekaligus malu..."


sementara kenzy terlihat masih berdiri di posisi yang sama sambil terus tersenyum dan menatap kepergian wanita yang kini telah resmi menjadi pacarnya. ia benar benar senang dan tak menyangka kalau leony akhirnya menerimanya.


--------


Salam Author


-LATIFAH-

__ADS_1


__ADS_2