
huy huy.. guys.. aku balik lagi..
maaf ya.. aku ngilang lama bangat..
ya.. karena bantak hal yang harus aku tangani dulu.. maaf ayak ketidak berdayaan ku ini guys.. tapi bener bener bakal aku usahakan biat lebih sering up..
jan kabur dulu ya.. 😚
***
paginya aku berangkat kesekolah dengan personil lengkap geng teletabisku..
sungguh menyenangkan karena semua sudah memulih.
sampainya di dalam kelas aku agak resih dengan beberapa pasang mata itu, mata yang solah ingin mengintrogasiku..
tanpa menunggu, tiba tiba beberapa temanku sudah berkumpil mengelilingiku..
mereka benar benar membuatku bingung.
"leony, apa benar kamu pacaran dengan kenzy?"
"kapan kalian berkencan? "
"aku bahkan tidak tahu lalau kalian dekat "
pertanyaan-pertanyaan brutal itu keluar dan memenuhi indra pendengaranku, seakan mengalir deras menuju otakku, serta mencekat mulutku untuk mengeluarkan penjelasan,
jantungku berdetak tidak karuan, betqpa terkejutnya aku,
__ADS_1
siapa yang membocorkan?
dari mana mereka tahu hal ini?
sahabatku? sepupuku? atau...?
dengan tatapan meminta penjelasan aku menyoroti ke 4 sahabatku itu, seolah meminta pengakuan serta penjelasan.tapi tampaknya mereka bukanlah pelakunya,
lalu siapa? apa mungkin pacarku? tapi.. apa iya?..
"hey,, malah cilngak clingukan.. di jawab dong neng.." kata mereka mendesakku
"da.. darimana kalian tahu itu?"tanyaku
"jadi benar!!! " ujar mereka bersama sama.. dan akhirnya.. mereka benar benar membombardirku dengan menuntut penjelsan.. dan mau tidak mau aku harus menceritakannya kepada orang orang ini.
kurang lebih 10 menit proses introgasi itu berlangsung, yang pada akhirnya di bubarkan oleh bel pertanda masuk kelas sang penyelamatku. baru kali ini aku suka suar bel itu..
yaa Tuhaaan... apakah itu berarti sudah mulai banyak orang yang tau tentang ini?
pupus sudah targetku untuk menjadikan program berpacaranku ini menjadi program pacaran diam diaman. ya.. sudah lah..
acara belajar mengajar pun berlangsung seperti biasanya.
tapi, entah mengapa aku merasa ada sepasang mata dari sudut kelas yang tampak menampilkan tatapan sendu kepadaku.
entahlah apa yang ia fikirkan atau aku yang terlalu ke PDan di tatap olehnya..?
***
__ADS_1
jam istirahat..
aku memutuskan pergi ke kamar mandi dengan di temani kusy.
karena maura merengek minta kekantin, jadi meli, dan uci pergi bersamanya.
entah kenapa aku begitu berfikir tentang sosok yang dihianati pacarku itu, sosok memyedohkan, yang ku halu halukan adalah sosok si pria ciduk.
"sy, lo kenal gk sama nico,anak Ipa 4?" tanyaku pada kusy
"nico? mm.. oo.. itu.. ia aku kenal"jawab kusy
"oh, ya.. ?" tanyaku mencoba memjawab netral, padahal rasa kepenasaranku semakin melambung.
"nah.. itu dia orang nya.. panjang umur bangat sih" kata kusy sambil menunjuk ke arah musholah yang takjauh dari posisi kami.
akupunemgikuti arah yang ditunjuk kusy.
"a.. apa?!!! " pekikku sambil tak henti hentinya menatap tajam seorang pria di kejauhan sana.
"ma.. maksud lo.. co.. cowo.. yang duduk sendiri di mushollah itu??!!" tanyaku dengan nada tak percaya..
"ia...,, lo kenapa sih?" tanya kusy heran dengan tingkahku.
"bagaimana mungkin seperti ini!! akh.. tidak bisa, tidak bisa segila ini kan!!" gumamku memggerutu di dalam hati.
***
salam author
__ADS_1
Latifah