Kelompok Pencuri Hantu Lupin

Kelompok Pencuri Hantu Lupin
Bab 20 : Membakar Sisanya


__ADS_3

Aku dikamar tidurku merenung apa aku harus ke kantor pusat atau tidak besok, aku sudah banyak juga meminta ini itu padanya sampai aku sendiri bosan. Aku lanjut tidur saja, keesokan harinya aku meminta pelayan mengantarkan sarapanku di kamar tidurku " hmmm... ayam nugget besar saus mayonaise dan saus hot lava sesuai pesananku" ucapku dan aku makan sarapanku dengan lahap. Ada satu pelayan yang aku sangat percayai, pelayan itu bernama pelayan Gianina aku selalu menanyakan perihal keuangan dari kantor pusat tuannya tapi dengan polosnya dia selalu menceritakan kelebihan tuannya juga. Aku agak santai hari ini dengan berjalan-jalan ditaman apartemen itu, aku merasa ini seperti rumahnya bukan apartemennya.


" Kamu tahu tuan baru saja menghukum asisten sekaligus sekretarisnya gara-gara gagal mendapatkan proyek itu" kata salah satu pelayan yang disini


"emang seberapa berharganya proyek itu bagi tuan ? " tanya teman pelayannya


" kamu tau barang yang dilelangkan di acara pelelangan adalah bukan barang biasa, barang itu adalah barang ajaib yang mengandung banyak beberapa sihir menarik keuntungan besar " jawab temannya tadi yang aku rasa pelayan ini bukan pelayan biasa


" aku adalah mantan putri orang kaya dan aku dijual di acara pelelangan itu sampai tuan Annar membeliku, maka aku bekerja lah di kelompok Roysian" jelas teman pelayan mereka. Sekretaris Krista atau Nona Krista menghubungiku


"Nona ada kiriman dari Tuan Akage, alamat nona dimana? Biar aku antarkan" kata Nona Krista di telpon


" Aku tinggal di Apartemen Reci, Kota Redo no 34" kataku memberitahukan rincian alamatku


" Baik nona... Aku akan mengirimkannya lewat kurir ya" jawab nona Krista dan mengakhiri panggilannya.


Setelah itu aku membaca berita di internet, aku tertarik pada salah satu berita yang menyebutkan kematian desainer Celina Fashion and Brand, aku ingat pernah satu pesawat dengan CEO sekaligus pemilik Celina Fashion and Brand

__ADS_1


" kematian belum diketahui tapi dugaan karna kecapekan bekerja... Wow sangat misterius tapi aku kayak kenal pena itu ya" ucapku sendiri. Lalu aku mendengar suara teriakan kurir paket dan aku membukakan pintu menyambut paket kiriman dari Nona Krista, selesai aku tanda tangan aku membuka paket itu, isinya berupa pistol mainan dan robot mainan serta ada surat hologram. Aku membuka surat hologram itu dan nampaklah Kak Akage


" Hai adik, paman dan yang lainnya mengubah keputusan misimu. Annar mengirimkan kami undangan peperangan, aku dan yang lainnya memutuskan untuk menyuruhmu membakar sisa toko cabangnya dengan alat yang aku kirim habis itu kamu harus ke markas, semoga beruntung" bunyi pesan hologram itu


" Ok" jawabku dan aku melihat 2 alat itu, aku tahu kegunaan alat itu karna aku pernah memakai alat itu jadi aku bersiap-siap untuk aksiku nanti malam.


Malam harinya aku sudah siap beruntung dalam kamar tidak ada CCTV hanya 2 bodyguard yang berjaga dipintu kamarku. Aku mengaktifkan alat peredam suara agar suara berisik kendaraanku tidak didengar oleh bodyguard setelah itu aku mengaktifkan robot mainan kiriman kak Akage yang aslinya adalah robot peniru manusia, robot itu langsung menirukan perilaku dariku aku melihat itu langsung memuji pekerjaan kak Akage, sehabis itu aku memanggil kendaraan anggotaku yang berbentuk seperti pesawat roket. Aku segera menuju ke lokasi 8 toko cabang, aku sampai disalah satu toko target mereka dan aku langsung bakar saja . Selesai aku membakar semua toko, aku langsung kabur dan menuju ke markas kakak-kakakku, aku sudah tahu kakak-kakakku tiba di Negara Italin lewat Pak Michael. Aku masuk ke markas dan kakak-kakakku menyambut kedatanganku , aku senang dan Kak Kojuro justru berterima kasih padaku dan membiarkan aku beristirahat dulu nanti dia akan menjelaskan undangan perang itu. Aku masuk ke kamarku yang sangat kurindukan, Ibu Dan menghubungiku lewat video call dan berterima kasih padaku karna mau mengajar cara berbisnis ke putri bungsunya, aku menjawab


" sama-sama bu, putri ibu sangat baik juga" jawabku dan Ibu Dan memberiku waktu untuk istirahat, pagi hari pun telah tiba Kak Randy mengumpulkan kami semua untuk rapat mengenai undangan perang Annar


" Aku mengumpulkan kalian disini membahas rincian strategi perang, seperti yang kita duga adik berhasil melakukan misinya liat di siaran berita ini " kata Randy menunjukkan berita yang sedang viral yaitu berita kebakaran besar 8 toko cabang Palace Bakery and Cake


"Aku tidak pusing kak yang penting misi selesai tapi kak Randy apa rencanamu buat perang ini ?" tanyaku dalam rapat


" Iya, aku hampir lupa, aku menamai rencana ini adalah penyerangan pertama. Kalian tahu istri Nain kan? Sejak kematian suaminya dan anaknya sering memberikan uang banyak dia selalu jajan gigolo" kata Randy dan aku baru tahu ibu Annar yang aku liat sebagai wanita anggun dan terhormat mempunyai tingkah yang parah


" jajan gigolo?" tanyaku

__ADS_1


" Ia, pasti pandanganmu soal ibunya sama ibuku... wanita anggun dan sopan kan tapi Ann aku mau kamu harus tahu, jangan menilai orang hanya covernya saja" kata Randy yang menasihatiku, aku tidak menyangka tapi aku harus bersikap professional menanggapi masalah pribadiku.


" aku lupa memberitahu kalian, ibu Annar adalah langganan gigolo yang bekerja di clubku" kata Don Aquiro


" betul dan ini misi kalian ialah meracuni ibu Annar... Aku Randy dan juga paman sangat menyetujui membentuk tim yang berisikan anggota dengan gaya dingin, muka datar, dan tidak tergoda apapun. Mereka yang bertugas ialah Ronaldo, Yu Xiao, Don Aquiro, dan Yerri. Don Aquiro akan bertugas sebagai kunci pintu masuk dan ini adalah racunnya, racun itu tidak berbau, bisa beradaptasi pada makanan dan minuman, serta membunuhnya sangat cepat mengerti... Misi kalian sebentar malam" kata Kojuro menjelaskan rincian misi terbaru


" Baiklah" ucap keempat kakakku yang ditunjuk menjalankan misi dan mengambil sample racun terbaru buatan kak Goisan.


Di gelang anggota masing-masing keempat kakak, mereka mengaktifkan mode penyamaran dengan memakai seragam waiter club milik Don Aquiro. Nyonya Henni adalah nama ibu Annar istri dari Nain sedang bersenang-senang bersama temannya serta gigolo yang mereka pesan, aku menonton di layar komputer kak Bryan dan merasa jijik melihat para tante-tante itu berlayut manja dengan para gigolo itu. Keempat kakakku memerankan peran mereka dengan sempurna, sampai akhirnya Kak Aquiro mulai skenarionya. Pertama Kak Aquiro menonaktifkan aliran listrik clubnya sehingga membuat semua yang didalam panik selama 1 jam, lalu kak Aquiro menghubungi sisanya agar segera menaburkan racun itu dan kabur, kulihat kakak-kakakku sangat sempurna melakukan aksinya setelah habis 1 jam baru kak Aquiro mengaktifkan aliran listrik clubnya. Akhirnya Nyonya Heni kejang-kejang dan membuat seisi club panik juga teman-temannya Nyonya Heni, kulihat mereka semua dengan cepat membawa Nyonya Heni ke rumah sakit, ya misi mereka berhasil.


" Kabar ini akan cepat ke Annar" kataku pada yang lain saat sudah menonton aksi mereka


" benar dan aku yakin Annar tidak akan memaafkan kami semua" kata Randy


" Racun yang aku buat itu racun ajaib, benar-benar tidak ada yang bisa membuat penawar racunnya kecuali aku sendiri" kata Goisan yang sehabis melakukan eksperimen di laboratoriumnya.


Sementara kabar mengenai ibunya Annar sudah diberitahukan langsung ke Annar, Annar kaget dan dia ingin pulang menjenguk ibunya. Asistennya berusaha menenangkan tuannya dengan mengatakan tim dokter akan berusaha semaksimal, tapi sekitar 30 menit anggotanya mengabarkan lagi ibu Annar meninggal dunia. Sontak membuat Annar syok dan histeris, jadi dia menyuruh asistennya memesankan dia tiket dan tetap di markas mengawasi pergerakan Kelompok Pencuri Hantu Lupin. Annar tiba di Negara Intro, sayangnya dia tidak bisa menghadiri acara pemakaman ibunya dan menuju ke makam ibunya

__ADS_1


" Ibu... Maafkan aku karna tidak bisa melindungi ibu tapi aku yakin aku akan membalaskan kematian ibu agar ibu bisa tenang disana" kata Annar diatas kuburan ibunya dan Annar membersihkan makam ibunya , menaruh bunga kesayangan ibunya dan pamit pulang.


__ADS_2