
" Huh... Pulpen itu sangat bahaya, kita harus masuk di kantor pusat, Bryan siapkan CV buat mereka sebagai pekerja magang disana" perintah Randy yang menyuruh Bryan menyiapkan dokumen karyawan magang
" Kak Yu, kakak akan mewakili lagi di acara pelelangan ilegal yang sebentar diadakan.... Ini undangannya" kata Kojuro memberikan undangan acara pelelangan ke Yu Xiao
" Aku harus bekerja disana? aku gak tahu menggambar" kataku mengelak karna memang aku tidak bisa menggambar
" Kau akan bekerja menjadi sekretaris CEO Pak Matthew, aku sudah mengurusnya" kata Randy, Bryan pun selesai mengurus semuanya dan besok aku juga Mido menyamar lagi sebagai karyawan magang di kantor pusat. Keesokan harinya, kami diantarkan ke ruangan HRD nya, disana kami bertemu dengan Ibu Tiffany
" Perkenalkan aku Tiffany Lojei selaku kepala Human Resource Celina Fashion and Brand, aku sudah menerima surat yang dikirimkan oleh perwakilan yang mengutus kalian.... Baiklah kita mulai pembagian penempatan divisi kalian, pertama Nona Olivia di divisi sekretaris sedangkan Pak Samuel di divisi model, jadi kegiatan kita sekarang adalah pengenalan tentang perusahaan" kata Ibu Tiffany membuka sesi pertemuan dengan kami
" Celina Fashion and Brand didirikan oleh bapak Matthew Xiao pada tahun 2000 dan memiliki cabang di 4 negara besar, Celina Fashion and Brand juga memiliki beberapa desainer kelas atas yang bekerja bersama kami, mari aku antar memperkenalkan gedung dan ruangannya" ajak ibu Tiffany pada kami
" Disini ada lobby pusat, disini ada bagian kantin, toilet pekerja, toilet tamu, lift, pintu darurat... Lantai 1 ada ruangan HRD, ruangan Accounting, Kantin, ruangan OB, dan loker karyawan... Lantai 2 dan 3 ada ruangan marketing dan Desainer serta gudang, dan terakhir lantai 4 ada ruangan CEO dan owner dan ruangan keamanan... Apa ada pertanyaan?" tanya Ibu Tiffany setelah kita diperkenalkan lokasi kantor pusat " tidak ada bu, kami mengerti" kataku kompak dengan Mido
" baiklah... Besok kalian berdua bisa masuk kerja, nanti lapor saya dulu akan ada perwakilan divisi yang mengantar kalian nanti" kata ibu Tiffany melanjutkan kerjanya dan kami berdua pamit pulang. Keesokan harinya sesuai instruksi dari ibu Tiffany kami bertemu dengannya di ruangan dia " nah kalian berdua sudah datang, perkenalkan disini ada senior kalian yang akan mengantarkan kalian... Baiklah selamat bekerja" kata Ibu Tiffany dan kami berdua ikut bersama senior-senior kami.
__ADS_1
Ann Pov
"kamu sangat cantik dek seperti boneka, tapi aku lupa memperkenalkan diri... Namaku Arica, dek bisa panggil aku kak Ari, aku sekretarisnya tuan Matthew, hari ini dek menjadi assistenku jangan takut aku tidak galak hehehe... Ok kita sudah sampai disinilah mejamu" kata Arica mempersilahkan Ann masuk ke dalam ruangannya " panggil aku Ann kak Ari, terima kasih" jawabku dan aku duduk di mejaku
" sempurna... Sekarang pelajaran pertama dari tugasmu adalah kamu menghapal nama partner bisnis Celina, terus kamu menghapal produk yang Celina jual, dan terakhir aku akan mengajarimu cara buat surat perjanjian dan surat kontrak ok... Tidak apa-apa kamu lakukan apa yang aku bilang tadi" kata Kak Ari memberikanku dokumen tebal berisikan profil partner bisnis Celina dan aku perhatikan Kak Ari lagi menyusun jadwal buat Pak Matthew sang CEO sekaligus Owner
Mido Pov
" namaku Daniel Mai, aku adalah model senior yang khusus pakaian pria di Celina, aku akan bertugas sebagai senior yang mengajarimu disini" kata Daniel mengantarkan Mido ke ruangan pemotretan yang berada dekat dengan ruangan Marketing.
" Hai kak aku Mido" ucapku memperkenalkan diri secara singkat " ok sekarang tema kalian adalah persahabatan ya, pakailah produk baru itu dan aku akan menunggu kalian" kata Pak Robert menginstrusikan aku dan Kak Daniel
" disini ruang make up, terkadang aku tertidur disini hahaha... Ayo" ajak Daniel dan kami berdua segera dirias, sehabis itu kami melakukan pemotretan dan hasil foto langsung dikirim ke divisi Marketing
" habis ini kita ada syuting iklan untuk produk terbaru"kata Daniel dan Mido diperbolehkan istirahat
__ADS_1
Ann Pov
Aku membaca secara hati-hati profil partner bisnis dan aku melihat marga Srikan. Marga Srikan adalah marga yang dipakai oleh Jenderal Tertinggi kota Safir, aku penasaran apakah ini salah satu keluarga jenderal karena namanya bukan nama jenderal. Aku baca lagi profil berikutnya dan menyimpan profil keluarga jenderal besar Kota Safir, setelah selesai kubaca semua aku lanjut membaca dan menghapalkan dokumen keterangan produk baru juga keterangan produk yang lainnya. Kak Ari pergi menemani Pak Matthew bertemu dengan klien jadi aku ditinggalkan sendiri, sebenarnya aku berencana membuka komputer kak Ari tapi aku ingat tujuan misi ini mencuri pulpen keramat itu. Akhirnya jam istirahat, aku mengunci baik-baik ruangan sekretaris menuju ke kantin untuk makan siang. Aku melihat dekorasi kantinnya yang sangat unik ya tidak heran sih namanya perusahaan fashio, ketika aku duduk aku mendengar beberapa gosip-gosip tentang desainer Tara. Desainer Tara adalah pria berumur 28 tahun dan sudah lama bekerja di Celina selama 8 tahun, dia orang yang memegang pulpen mistis desain cuma selama 2 minggu dan sekarang desainer Olivia yang akan menjadi pemegang pulpen mistis berikutnya. " Kamu tahu dia sekarang dirawat, aku tidak mengerti bagaimana seorang cowok yang tiap hari berolahraga bisa sakit-sakitan mana sering makan buah juga sayur" gosip salah satu karyawan Celina di kantin, setelah aku habis makan aku langsung menuju ke kantorku. Dalam lift aku berpikir pulpen itu ingin korban seorang desainer senior dan ada karyawan dari divisi modelling menyapaku
" Halo... Siapa namamu? Namaku adalah Rein aku model di divisi model, sebagai seorang model pakaian wanita.... Kamu dari divisi sekretaris kan? Apa Arica jahat padamu hahahaha, maafkan aku Arica adalah teman baikku jangan dianggap aku menyindir, oh ya model pria yang baru siapa lagi namanya Mido itu aku ingin tanya apakah kamu dengan dia pacaran ? Maksudku bukan menyinggung kalian" kata Rein di dalam lift sementara Ann tidak memperdulikannya dan terus melangkah keluar menuju kantor sekretarisnya, 4 jam telah berlalu dan Arica akhirnya pulang ke ruangannya. Arica membawakan Ann cemilan pedas dan Ann mengucapkan terima kasih kepada Arica, sesuai janji Arica akan mengajarkan Ann cara membuat surat kontrak dan surat perjanjian terlebih dahulu. Ann memperhatikan dengan seksama apa yang dijelaskan Arica, tapi ada yang menganggunya. Ann tanpa sengaja melihat tanda ****** merah dileher Arica, Ann tidak mau berburuk sangka dulu dan akan menyelidikinya.
Akhirnya mereka berdua pulang kerja, Ann ditunggu oleh Mido dibasemant pulang bersama-sama. Ann bercerita perihal tanda ****** yang dia lihat ke Mido dan Mido membalas
" Owner Celina memang memiliki hubungan dengan sekretarisnya nona Arica, begitu gosip para model tapi apa yang kamu dapatkan" kata Mido dengan fokusnya mengemudi
" Pulpen desain kematian saat ini akan dipegang oleh desainer bernama Olivia sementara pemiliknya dulu dirawat di rumah sakit" kataku bercerita informasi yang kudapat
" ya ... Aku rasa waktunya tidak akan lama lagi, kata para model sekitar 1 bulan" cerita Mido
" wow, ngerinya kalau kita bekerja sama dengan makhluk gaib" kataku bergidik ngeri
__ADS_1
" itu resikonya, aku dan yang lain akan berusaha bekerja keras untuk usaha kami tanpa adanya bantuan jin, baiklah kita sudah sampai ke markas" kata Mido menghentikan mobilnya dan kami berdua turun menuju ke ruangan perkumpulan.