Kemala

Kemala
episode(1) meratapi nasib


__ADS_3

Mentari pagi menyinari bumi pertiwi,memancarkan cahayanya,seperti ingin memberi kehangatan pada se'sosok gadis kecil yang lagi tertunduk lesu,di atas tanah merah di tengah dua pusara yang masih basah.


Ya dia adalah Kemala,anak tunggal berumur (16)taun,baru kemarin dia di tinggalkan kedua orang tuanya akibat kecelakaan lalu lintas,Mala duduk termenung tanpa mengeluarkan kata-kata,hanya butiran air mata membasahi pipi mulus nya.


"Mala cucu ku ayo pulang nak!"suara serak seorang kakek membuyarkan lamunan Mala,sambil menoleh mala mengangguk kepada kakek tersebut,


"iya kek" ujar mala lirih,kakek Mala tersenyum lembut menutupi kesedihan sambil mengelus rambut panjang cucunya,

__ADS_1


Mala menyeka wajah yang terlihat masih sembab akibat terus terusan menangis,dan sekarang orang tua mala sudah tidak ada hanya meninggalkan luka yang teramat dalam di hati nya.


Ahirnya mereka melangkahkan kaki menyusuri jalan setapak meninggalkan area pemakaman umum kampung tersebut.


Seiring berjalannya waktu,tak terasa (3) taun sudah semenjak kepergian orang tua Mala,kini Mala sudah lulus SMA,dia tidak melanjutkan keperguruan tinggi karna terbentur biaya,


kakek sangat menyayangi Mala,dan selalu berpesan untuk tidak meninggalkan kewajiban nya kepada mala,

__ADS_1


seperti siang itu beliau baru pulang dari ladang,"assalamu'alaiqum,"dengan suara serak khas kakek mala,


langsung di sambut dengan senyum lembut cucu nya seraya menjawab salam kakek "wa'alaiqum salam kek,kakek sudah pulang?"ucap mala,


tanpa menjawab pertanyaan mala,kakek pun masuk ke rumah,


"apakah nasi sudah matang nak,kakek lapar",ucap kakek sambil melangkahkan kakinya ke kamar mandi,hendak bersih bersih seraya menoleh ke arah cucu nya sambil berkata,"apakah kamu sudah sholat?,ucapnya lirih"

__ADS_1


dengan cepat di jawab oleh mala"sudah kek" sambil menyiapkan makan siang untuk kakek yang di sayanginya.


__ADS_2