Kemala

Kemala
episode(2)seorang diri


__ADS_3

Setelah selesai makan malam,kakek memanggil mala yang masih ada di dapur,untuk duduk bersamanya,


dengan lembut kakek bertanya sesuatu pada cucu nya,


"Mala si Siti katanya sekarang kerja di kota ya?"kakek memulai obrolannya sambil pokus nonton acara di tv tanpa menoleh ke cucu nya ,


"iya kek,"sahut mala sambil tertunduk sedih,karna sudah tau kemana arah pembicaraan kakeknya tersebut,


ya.... kakek mala selalu menanyakan tentang hal ini kepada mala,beliau ingin mala bekerja seperti teman teman mala yang lain,dia ingin melihat mala bahagia,bisa bergaul,bermain kesana kemari,ceria,seperti teman sebayanya karna itu semua tidak di dapatkan di diri Mala,


Mala seorang gadis yang pendiam,tidak suka banyak bicara,jarang bergaul bersama teman teman nya,sedangkan mala waktu hanya di isi untuk belajar,belajar,dan belajar,sehabis mengerjakan pekerjaan rumah dia lebih senang tinggal di rumah daripada kesana kemari tanpa tujuan itu pendapat mala,


tapi sayang pendapat mala tidak sejalan dengan kakek nya,


kakek menghela napas panjang sambil berkata "hhhhhhhh.....apakah belum ada niat untuk pergi ke kota nak?" memandang cucu kesayangan nya ,


"mala belum bisa kek,mala hawatir kakek sendirian di rumah" ujarnya lirih tanpa memberikan alasan yang sebenarnya kepada sang kakek,karna mala tau kakek nya tidak akan menyetujui keinginan mala itu.


"mala cucu ku,kakek tidak perlu kau hawatirkan,karna kakek masih kuat untuk menjaga dan mengurus diri kakek sendiri,"tatapan nya sedih,

__ADS_1


mala tidak berkata apa apa,dia menunduk dan terus menunduk sampai butiran air mata mulai mebasahi sudut mata nya,


"besok kakek mau ke Wa haji(kakak sepupuh kakek yang tinggal di kota) dulu,kamu tunggu di rumah ya,jikalau ada pekerjaan yang sekiranya kamu bisa,kakek mau menitipkan kamu nak"ujar kakek sambil berdiri dan melangkah ke kamar nya,


Mala semakin sedih,karna kakek nya trus trusan memaksa agar mala mau pergi ke kota,


Ke esokan hari nya,kakek sudah siap mau berangkat ke kota,memandang cucu nya yang lagi menjemur pakaian di belakang rumah,


"mala kakek pergi dulu jaga rumah ya,tidak lama insyaAlloh besok juga pulang lagi"sambil mengucapkan salam lalu melangkah keluar,


Mala tertegun,menatap punggung kakek nya,yang kian lama kian menjauh dari nya,Mala terdiam sambil duduk di sisi teras rumah seorang diri.


di pandangi celengan di atas lemari peninggalan orang tua nya itu,masih terngiang dengan jelas perkataan kedua orang tua nya


flasback on#


"bu...ayah kemana?"tanya seorang gadis kecil pada ibu nya,


"sebentar lagi ayah mu pulang nak,dia ke bank dulu,menyimpan uang untuk sekolah mu nanti,"jawab seorang ibu pada anak nya,

__ADS_1


anak itu cuman menjawab "ooooh" ria saja tanpa berpikir akan seperti apa kedepan nya kelak,


tak berapa lama,datang lah pria parubaya menghampiri anak cantik nan manis yang pandai mengaji itu.


"assalamu'alaiqum sholehah nya ayah"kata pak wiguna kepada mala,


"wa'alaiqum salam ayah" seruuuu anak kecil itu sambil bergelayut manja di lengan ayah nya,


"sini sayang ada yang ingin ayah bicarakan sama kamu"ujar ayah pada kemala yang langsung di berondong pentanyaan oleh sang ibu,


"yah,apa rekan bisnis ayah jadi pulang ke indonesia nya?"


ayah hanya menggelengkan kepala tanpa mengucapkan sepatah kata pun,


"terus bagai mana dengan uang untuk sekolah mala yah kalau dia tidak kunjung pulang?" kata ibu dengan nada sedih nya,anak kecil itu tidak menghiraukan apa pembicaraan kedua orang tua nya,toh yang dia tau hanyalah kasih sayang dan perhatian yg ia rasakan dari kedua orang tua nya ini,


"Mala....Tadi nya ayah akan menyimpan uang di Bank untuk kamu kelak nak,jikalau kamu mulai masuk perguruan tinggi"kata ayah dengan lembut,sambil mengelus rambut gadis di pangkuan nya itu,


"tapi...teman ayah yang mau membayar utang nya itu tidak jadi datang,maafin ayah ya,hanya ini yang ayah punya untuk mu,jikalau kelak kamu membutuhkan uang ini,pakai lah"ucap ayah sambil memberikan celengan ayam jago pada anak nya.

__ADS_1


flasback off#


__ADS_2