
makanan sudah datang dan kami mulai nyantap makanan yang tersedia ,sedang asyik dengan makanan ku seseorang menyentuh pundak ku
" kakak ..kita perlu bicara" ucap Viona
ahh mungkin dia sudah mendengar ucapan para siswa di sini
" bicaralah vio,," ucap ku sambil tersenyum manis
" tidak kak,kita bicarakan ini berdua saja " kini wajah Viona sedikit kesal
aku mengganguk " baiklah ,kita bicara di mana?"
Viona langsung menarik tangan ku dengan kesal ,dan itu di saksikan oleh seluruh siswa ,tentu saja ini akan jadi pembicaraan yang baru di sekolah
Viona membawaku ke sebuah gudang di belakang sekolah yang sangat di kunjungi oleh orang lain
kami masuk dan Viona langsung menutup pintunya
" kak..apa yang kakak katakan ,kakak mencoba untuk membuat ku terlihat buruk di sekolah begitu" ucap Viona marah
aku tidak menjawab dan hanya menundukkan kepala ku seperti orang lemah
__ADS_1
" apa kakak senang melihat ku yang di cemooh oleh orang lain begitu, Jawab!!!! kenapa kakak hanya diam saja!!" kini Viona sudah mulai menggunakan fisiknya untuk menekanku ,dia mendorong ku sampai jatuh
" apa sudah selesai??" ucap ku pada Viona
" apa maksud kakak?"
" apa kau sudah selesai dengan amarah mu Viona" ucapan ku membuat viona diam
" kalau kau sudah selesai , sekarang giliran ku" aku berdiri dan menatap Viona ,ada rasa ingin ku habisi saja dia , Tapi aku sadar ,aku tidak ingin nantinya aku di penjara gara_gara menghabisi cecunguk seperti nya
" dengarkan aku Viona , aku tidak pernah berusaha untuk menjelekkan namamu di sekolah,atau berusaha untuk mengambil perhatian orang lain.yang ku lakukan dan ku katakan semuanya adalah benar adanya,kau tau kau itu memang tidak tau diri ,kau memanfaatkan harta ayahku ,kau juga berencana untuk menjebak ku kan, tapi sayang semua itu malah berbalik padamu" ucapan ku membuat viona membisu dia sama sekali tidak bergerak
" sudahlah, lagi pula aku sudah mengetahui semua nya dari awal,dan asal kau tahu Viona ,aku akan merubah semua rencana indah mu itu akan membuahkan hasil yang sangat mengerikan untuk mu" setelah mengatakan itu aku langsung pergi dari sana dan menemui seseorang yang sebenarnya sudah ada di sana sejak aku dan Viona masuk
" bagaimana ??apa kau merekam nya tadi"
dia tersenyum
" tentu sayang" ucap nya
ya aku sengaja tidak melakukan apa-apa waktu pertama Viona berteriak pada ku
__ADS_1
aku mengajak arjun untuk mengikuti ku dan merekam ku dengan Viona waktu di gudang
Tentu saja tidak sampai selesai ,Karna aku ingin viona terlihat lebih sadis di Vidio
dan ini bisa untuk mengancam atau untuk bersenang senang mungkin?
setelah pembicaraan dengan Viona tak terasa Bell berbunyi kita harus kembali ke kelas masing masing ,ku rasa Lita sudah di kelas ,dan kami kembali ke kelas berdua
ku lihat wajah Arjun sedikit tertekuk
" kenapa?"
ucapku sambil berjalan
" seharusnya kita bisa meluangkan waktu berdua ,tapi kau malah sibuk bermain main dengan viona" ucap Arjun
oh ya ampun Arjun ini dia kenapa sangat manja
" nanti kita akan kencan sepulang sekolah,kau jemput aku di rumah, sekalian kenalan dengan ayah" Arjun menggangguk dan kami melanjutkan jalan sampai ke kelas
sampai kelas dan guru sedang menjelaskan materi tiba tiba pikiran ku melayang apakah Bagas tidak sekolah , Kenapa hari ini aku tidak melihat nya yah aku memikirkan Bagas kenapa dia tidak masuk , padahal jika ada dia permainan ini akan lebih seru lagi
__ADS_1