
segera setelah bel berbunyi aku dan Lita sudah duduk di dalam meja kelas kami , topik yang panas Masih terus berlanjut teman sekelas ku semuanya membicarakan tentang Bagas yang selama ini menjadi mahluk tak terlihat sekarang menjadi terkenal karena status nya yang merupakan anak dari orang kaya
haahh.... membosankan batinku bergumam pelajaran di sekolah terus terganggu karena pembicaraan para siswa hingga guru yang mengajar pun kesal dengan sikap mereka dia memukul papan tulis" kalian semua perhatikan ke depan jangan terus mengobrol" kata guru akhirnya mereka berhenti mengobrol . sampai jam menunjukkan waktu istirahat bel berbunyi semua pun keluar kelas dan berhamburan ke kantin, seperti biasa aku dan Lita yang terakhir keluar,ahhh Iyah aku melupakan seseorang Arjun juga bersama dengan kami
kami bertiga berangkat ke kantin sekolah ketika melewati kelas Bagas ternyata Bagas sudah menunggu di depan kelas nya.aku menyinggung kan senyum ku seolah aku senang Bagas menunggu ku ,kami menghampiri nya " hai ,,kau menunggu ku" tanyaku pada Bagas Dan Iyah tentu saja mengiyakan dan kami pun segera Kekantin bersama
di kantin aku sudah melihat Viona di sana bersama dengan teman-teman nya.kami duduk agak jauh dari tempat nya lalu Lita memesan makanan ke warung sekolah dan memesan untuk kami juga hari ini aku tidak menyiapkan udang untuk nya jadi kami makan Dengan tenang.
aku sedang makan makan siang ku lalu Bagas bertanya" Lea apa kau punya pacar? " tanya nya yang tiba-tiba membuat ku tersedak
" uhuk uhukkk... kenapa kau bertanya seperti itu ?" tanyaku lalu meminum air
Tentu bukan hanya aku yang terkejut Lita dan Arjun juga sama terkejut nya dengan ku
" ah tidak aku hanya penasaran saja , gadis seperti mu tidak mungkin tidak punya pacar kan " balas Bagas
ah sepertinya dia sudah mulai melancarkan rencana nya, seperti nya dia mengira kalau aku akan tertarik pada nya setelah semua orang tau kalau dia anak orang kaya
__ADS_1
" kenapa kalau aku belum punya pacar ? apa kau mau mendaftar menjadi pacarku?" tanyaku yang kini menggoda nya , terlihat Bagas bersemirk seperti nya dia mulai menunjukkan sifat aslinya . Tapi dari samping Lita menyenggol lenganku dan berbisik" Lea apa kau salah minum obat hari ini !!??, kenapa kau malah menggoda Bagas" kata Lita aku tidak menanggapinya fokus ku masih ke bagas.aku ingin tau apakah dia akan menunjukkan sifat nya yg asli atau mempertahankan sifat nya yang pura-pura polos
" kenapa kau tidak menjawab ,apa kau mau mendaftar menjadi pacarku Bagas" tanyaku pada Bagas lagi Karna dia tidak menjawab melainkan terus menatap ku
"maaf kan aku, aku malah melamun.tentu saja aku mau Lea lagi pula siapa yang tidak ingin jadi pacar mu " Jawab Bagas pada akhirnya
" tapi untuk menjadi pacarku ada syarat nya, apa kau sanggup !!" tentu syarat itu hanya ku persiapkan untuk mu
dengan cepat Bagas mengangguk
" 1, kau harus berpenampilan modis
3, kau juga bisa memenuhi semua keinginan ku
bagimana apa kau sanggup Bagas" tanyaku yang ku tahu dia pasti akan menyangupinya Karna itu semua adalah yang ku lakukan untuk nya di masa lalu membuat nya terkenal ,pandai dan tentu saja kaya raya
Bagas dengan penuh semangat menyetujui semua syarat ku ,tapi ada yang aneh dari tadi aku merasa ada tatapan yang terus mengarah ke padaku,ketika aku berbalik ,aku terkejut pasalnya Arjun memperhatikan ku dengan pandangan yang tajam.ada apa dengannya kenapa dia melihat ku seperti itu.
__ADS_1
Arjun berdiri dan bicara padaku" Lea bisa ikut aku sebentar" kata Arjun dan aku mengikuti nya
dia membawa ku ke belakang sekolah
" ada apa ?? kenapa kau mengajakku ke sini??"
kataku penasaran " Lea apa semua yang kau katakan pada Bagas tentang syarat menjadi pacarmu itu benar" tanya Arjun serius
" tentu saja aku serius . memang ada masalah setahu ku Bagas sendiri tidak masalah dengan itu??" tanyaku pada Arjun atas sikap aneh nya
" apa Apakah aku juga bisa untuk mengikuti persyaratannya" mataku membulat Apakah Arjun menyukaiku" jadi Kau juga menyukaiku, karena itu kau marah padaku karena aku mengajukan syarat itu pada Bagas" tanyaku pada nya sek sekarang aku mengerti kenapa dia marah seperti ini ternyata dia menyukaiku. kurangkul kan tanganku pada leher Arjun lalu aku berbisik"Kau tidak perlu untuk memenuhi semua persyaratan ku karena aku akan menerimamu tanpa kau menjadi terkenal atau mendapatkan nilai yang bagus, kau ingin jadi pacarku??? tanyaku pada Arjun yang saat ini masih terdiam karena perlakuan ku "Arjun Apa kau mendengarku??" Tanyaku membuyarkan lamunannya" Iya aku mau Aku sangat menyukaimu Lea" jawab Arjun pada akhirnya
aku tersenyum " tapi bisakah kamu menyembunyikan ini ,karena aku belum mau semua orang mengetahui bahwa aku dan kau saling menyukai terutama Bagas dan Lita" sebenarnya aku belum menyukai Arjun tapi bukan nya tidak ada salahnya untuk mencoba
Arjun tidak masalah dengan itu dia menyetujui kalau aku dengan nya menjalin hubungan rahasia , Arjun menarik pinggangku dan mencium bibir ku dengan lembut aku merasa nyaman dengan ciuman nya , hingga kami tak sadar bahwa waktu istirahat akan segera berakhir, aku menyudahi ciuman itu " sudah hampir masuk ,kita harus kembali ke kantin dulu Lita pasti sedang mencari ku" Ajun sedikit kecewa karena aku menyudahi ciuman itu tapi dia tetap menurut padaku
kami kembali ke kantin untuk membayar makanan dan tentu di sambut dengan Lita dengan omelannya tapi Bagas tidak ada disana
__ADS_1
" yakkk...kalian kenapa lama sekali aku sampai bosan menunggu kalian disini sendiri ,, dari mana saja kalian" kata Lita aku ingin menjawab tapi Bell berbunyi alhasil aku menarik mereka berdua tanpa menjawab semua pertanyaan Lita