
kami saling menyalip di jalanan ,Arjun Rampal Sangat ingin mengalahkan Adrian
" Arjun, hentikan kau membuat ku takut ,aku tidak ingin mati sia-sia" aku berteriak di samping telinga nya .
Ajun mendengar kan ku dan menurunkan kecepatan kendaraan nya
" maaf sayang , aku terlalu terbawa emosi" aku lega karena Arjun ternyata mendengar ku .kami berhenti di dekat taman untuk menenangkan diri.
kami duduk di sebuah kursi taman
" ada apa denganmu , kenapa kau terlihat sangat kesal?" aku memandang wajah nya ada rasa bersalah di sana
" maaf sayang aku tidak bisa mengendalikan diriku ,aku sangat kesal padanya"
Arjun menatap ku sendu ,apa aku tanyakan saja padanya ?,apa dia dan Adrian saling mengenal.
" kenapa kau sangat kesal padanya,apa kau pernah bertengkar atau bertemu dengan nya" aku mengucapkan nya dengan nada serius aku ingin tau apa mereka saling mengenal?
Arjun menatap ku dan mulai bercerita
" Adrian ,dia adalah saudara tiri ku," ucapannya membuat ku terkejut jadi Adrian dan Arjun bersaudara!!
" aku dan Adrian sangat tidak akrab dari dulu , aku selalu merasakan setelah kedatangannya dan ibunya perhatian yang ayah berikan tidak ada untuk ku ,dia selalu membandingkan aku Dengan Adrian, hingga kami bertengkar hebat di sekolah kami dulu ,dan itulah yang membuat ku di pindahkan ke sini , jujur saja aku senang aku tidak bertemu lagi dengan nya dan aku juga keluar dari rumah dan belajar hidup mandiri .tapi sialnya kenapa aku bertemu dengan nya lagi" wajah yang sebelumnya terlihat sendu kini wajah nya kembali merah menahan amarah
" kenapa kau tidak bisa akrab dengan nya ,kalian bisakan mulai lagi berbicara dan mulai dekat sebagai saudara"
__ADS_1
ucapku yang walaupun aku tau tidak mudah untuk melakukan nya , karena pasti banyak orang yang enggan untuk memiliki saudara tiri.
Arjun menatap ku
" sudahlah kita bahas ini nanti saja, sekarang kita pulang ,aku sudah tidak sabar untuk kencan dengan mu sore nanti" Arjun langsung berdiri dan menggenggam tangan ku ,dan aku hanya pasrah mungkin dia tidak ingin membahas keluarga nya
**
kami sudah sampai di depan rumah ku dan segera masuk ke dalam,disana Ternyata ayah sedang duduk di ruang tengah bersama yang lain nya
" aku pulang" ucap ku, semua nya langsung menengok ke arah ku
" kau baru pulang Lea ,darimana saja ,viona bahkan pulang setengah jam yang lalu " ucap ibu tiri ku
" ohh benarkah ,maaf ibu ayah Lea telat tadi sebenarnya Lea mengobrol dulu dengan Lita ,oh iyaa ,ibu Ayah kenalkan ini Arjun pacar Lea" ucapan ku membuat semua mata tertuju pada Arjun
" halo om ,Tante saya Arjun" Ajun memperkenalkan dirinya ada rasa gugup di suaranya
" oh jadi ini Arjun yang Lea bicarakan" ucap ayah ku
ayah berdiri dari duduknya dan menghampiri Arjun
" nak apa kau menyukai anakku Lea?" ucap ayah
Arjun sedikit gugup pun menjawab
__ADS_1
" Iyah om saya menyukai Lea " ucap Arjun
ayah tersenyum dan bertanya lagi
" kau tau kan Lea itu sangat manja ,belum lagi dia itu sangat keras kepala ,tapi Lea bila menyukai seseorang dia akan mempertahankannya sampai akhir" Arjun melirik ke arah ku dan mulai menjawab
" aku tau om ,maka dari itu aku menyukai Lea ,Karna yang ku tau Lea dia adalah wanita yang akan jadi seorang pendamping yang setia di masa depan" ucap Arjun dengan kepercayaan dirinya
ya ampun dia membuat ku malu, pacaran saja baru beberapa hari kenapa mengatakan tentang masa depan
ucapan Arjun membuat ayah tertawa
" wah kau sudah memikirkan masa depan teryata, hahahaha . baiklah nak apa kau ingin mengengajak Lea keluar?" ucap ayah wah Ayah sangat mengerti anak muda
Arjun menggangguk dengan cepat
" baiklah tapi jangan pulang terlalu malam yah ,kalian masih sekolah" ucap ayah
dan kami tersenyum
" apa tidak apa -apa mereka keluar mas , mereka kan masih sekolah " ucap ibu tiri ku
" tidak apa -apa mereka bisa menjaga diri mereka sendiri .kau ini seperti tidak pernah muda saja sayang" ibu tiri ku hanya tersenyum masam Karna ucap ayahku .
setelah dapat izin dari ayah aku langsung pergi ke kamar dan berganti baju untuk kencan resmi ku dengan pacar ku ini
__ADS_1