
setelah pelajaran pertama bel berbunyi tandasnya istirahat semua keluar kelas dan menuju kantin untuk makan siang begitu pula dengan ku,aku membereskan buku dan beranak dari kursi" Lea ayo Kekantin" kata Lita sambil menggandeng tanganku " emm ayo"
" tunggu apa aku boleh ikut kalian,aku tidak tau di mana letak kantin nya" kata Arjun menghentikan ku dan Lita " aa--ku..' sebelum selesai menjawab Lita menyela" tentu saja boleh ayo kita ke kantin bersama" antusias Lita
kami bertiga pun pergi ke kantin di perjalanan ke kantin aku bertemu dengan nya
yah dia Bagas
seperti di masa lalu dia sedang menyendiri,pada waktu itu aku mengajak nya untuk bergabung denganku dan menjadikan nya seseorang yg banyak di kenal di sekolah
kali ini aku akan membuat nya lebih terkenal lagi di banding waktu itu
aku menghampiri Bagas
" hai sedang apa kau sendiri ,kau tidak ke kantin "
Bagas menggelarkan kepalanya " tidak aku tidak lapar " katanya
" benarkah ku kira kau tidak ada teman hingga tidak ingin makan" kataku
kedua orang yang berada di sebelah ku merasa aneh mungkin di pikiran mereka, apakah aku mengenal Bagas?
" kau yakin tidak ingin bergabung dengan kami ??"kataku untuk meyakinkan kan nya agar ikut bersamanya kami
" benarkah!!apa kah kalian tidak keberatan??" kami bertiga pun mengangguk kan kepala bahwa kami tidak keberatan jika dia ikut bergabung bersama kami
karena aku punya kejutan untuk nya nanti
sesampainya di kantin aku bersiap memulai rencana ku
aku menambahkan udang kedalam makanan Bagas tanpa di ketahui siapapun
__ADS_1
aku tau dulu Bagas alergi pada udang
sesudah makan udang kulitnya akan memerah bahkan bila parah kulit nya itu akan terlihat seperti melepuh
Dan dulu waktu Bagas terkena alergi itu diA marah bahkan membentak ku
tapi aku sama sekali tidak kesal padanya karena aku sangat mencintai nya
Bagas memakan makanan nya dan tak lama alergi nya pun muncul
kulitnya memerah seperti kepiting yg di rebus
hatiku sangat puas melihatnya menderita tapi untuk sekarang aku harus pura pura terkejut dan khawatir kepadanya
" Bagas ada apa dengan mu kenapa kulitmu memerah seperti itu" semua mata tertuju pada Bagas ,semua nya terlihat khawatir dan tentu saja viona yang paling khawatir di sana karena dia juga memperhatikan kami saat masuk kantin tadi
" aku tidak tau.kurasa aku memakan udang hingga kulitku alergi" kata Bagas
yah memang benar hari ini tidak ada udang
karena aku sendiri yang membawa bubuk udang ke makanan Bagas tentu saja
aku sangat ingin tertawa terbahak-bahak melihat Bagas yang terus menerus menggaruk sekujur tubuhnya
yah apa boleh buat untuk sementara aku akan menyimpan kebahagiaan ku dengan wajah khawatir ku
setelah semakin parah Viona menghampiri kami " kau tidak apa-apa " ucap Viona sambil menyentuh wajah Bagas
tentu saja Bagas terkejut dia takut kalau semuanya terbongkar kalau dia dan Viona sudah saling mengenal
" kau mengenal nya vio??" kataku dengan memasang wajah yang penuh dengan rasa penasaran" *-*-*-tidak hanya saja aku kasihan melihatnya seperti ini"kata Viona dengan muka nya yang sedikit gugup
__ADS_1
mungkin dulu aku akan percaya dengan ucapannya tapi sekarang aku tidak akan seperti dulu lagi
" Arjun Lita ayo kita antar dia ke UKS" kataku pada dua temanku yang sedari tadi hanya memperhatikan
" vio apa kau mau ikut" tambahku
" tidak kak,aku ada urusan di kelas setelah ini" kata Viona . tapi dapat ku lihat wajah nya penuh dengan rasa khawatir
kami membawa Bagas ke uks sekolah
dan Bagas pun di tangani di sana
bel masuk berbunyi Lita dan Arjun sudah kembali ke kelas tapi aku tertahan di uks Karna si ber*ngse*k Bagas meminta ku untuk menemaninya
" Lea maukah kau berteman denganku ?" tanya bagas,aku yang mendengar nya hanya tersenyum simpul" apa kau yakin hanya ingin berteman dengan ku? atau kau ingin lebih dari sekedar teman? " tanya ku dengan nada menggodanya
batin bagas"apa ini banar ALISYA WIJAYA yang pemalu dan mudah di tipu itu kata Viona dia tidak ada menarik nya sama sekali selain wajahnya ,tapi kenapa sekarang yang ku lihat dia sangat menarik"
ahh seperti nya dia sedang berfikir tentang diriku sampai dia begitu lama menjawab pertanyaan dariku
" bagas...halo....kenapa kau melamun.apa Karna omonganku tadi ,ayolah aku hanya bercanda.tentu saja aku mau berteman denganmu" jawabku tersenyum semanis mungkin
Bagas pun sadar dari lamunannya nya
" Iyah trimakasih,oh ya boleh aku meminta no ponselmu" tanya nya
tentu aku memberikannya,aku akan membuat nya terpikat padaku dan perlahan menghancurkan nya dari dalam
dan tentu itu juga akan menyakiti Viona melihat kekasihnya jadi tertarik pada ku
kalian tunggu saja permainan baru akan dimulai
__ADS_1