kembali ke masa lalu untuk merubah takdir

kembali ke masa lalu untuk merubah takdir
terpikat??


__ADS_3

aku dan Bagas mengobrol di uks sampai Bell sekolah masuk.setelah Bell aku kembali ke kelas,teman ku Lita bertanya mengapa aku sangat lama beranda di sana berdua dengan Bagas, pasalnya dia tau aku adalah tipe orang yang tidak mudah akrab apalagi dengan pria


" Lea apa kau tertarik pada Bagas?" tanya Lita yang penuh penasaran


" apa menurut mu Bagas itu tampan?" tanyaku dan Lita menggeleng" apa dia terlihat menarik?" tanyaku lagi dan lagi lagi Lita menggeleng " lalu apakah ada alasan aku untuk tertarik padanya?" kataku.dan kali ini Lita menganggukan kepala nya pertanda dia mengerti bahwa aku tidak mungkin tertarik pada Bagas


yah kalau di ingat mengapa dulu aku bisa mencintai Bagas bahkan di buatkan oleh nya sehingga aku kehilangan segalanya Karna rasa percaya ku pada nya .


yah memang dulu aku sangat bodoh dan naif sekali tapi ku pastikan itu tidak akan pernah terulang kembali


tak lama Bell pulang berbunyi, semua siswa siswi di kelas sudah mulai keluar hanya tersisa aku dan Arjun Karna Lita sudah pulang duluan


" ALISYA kau pulang sendiri" tanya Arjun tiba-tiba ,aku sedikit mengerutkan keningku ku pikir dia adalah pria yang kaku" Iyah aku pulang sendiri , kenapa?" jawab ku sambil tersenyum manis pada nya ,tapi sebelum Arjun bicara seseorang memanggil ku di depan pintu kelas aku mengenal suaranya yah siapa lagi kalau bukan si ber*ngs*k Bagas,dia menghampiri ku dengan senyuman nya yang rasanya ingin ku Robek saat itu juga"ALISYA apa kau mau pulang bersama" aku tersenyum manis dan menjawab" apa kau punya mobil ? atau motor sport?" tanyaku dan dia menggeleng kan kepala nya " kalau begitu maaf aku tidak bisa pulang bersama dengan mu" kataku lalu pergi meninggalkan mereka berdua yg terpaku mendengar apa yang ku ucapkan tadi


aku bergegas pulang ke rumah badanku sangat lelah tapi baru saja memasuki rumah aku di suguhkan wajah ibu tiri ku yg membuat ku mual dia sedang duduk bersama seorang pria yang dia sebut sebagai temannya .

__ADS_1


yah dulu aku percaya saja dengan ucapannya nya tapi ternyata orang yang dia sebut sebagai temannya itu adalah selingkuhannya


" kau sudah pulang Lea , kenapa viona tidak bersama mu" tanya ibu tiri ku aku hanya menatap nya dan pria itu . "hhhaaahhh..mah kenapa mamah membawa pria asing masuk ke rumah, padahal ayah sedang tidak ada di dalam rumah " tanyaku Karna aku sangat tidak menyukai pria itu .


aku langsung pergi ke kamar sebelum wanita tua itu mengomel


di kamar aku langsung menjatuhkan tubuhku ke ranjang aku memikirkan rencana apa yang selanjutnya ku lakukan karena aku tau setelah tindakan ku tadi di sekolah Viona dan Bagas pasti akan menyusun rencana lagi untuk bisa mendekatkan Bagas dengan ku .


yah apapun itu aku harus selalu siap dan tidak boleh membiarkan mereka berdua menang untuk kali ini Karna aku tidak ingin mati lagi seperti dulu


setelah memakai baju aku keluar ke meja makan niat ku ingin makan tapi ternyata tidak ada makanan di sana bahkan nasi pun tidak ada " ahhh.. aku lupa memang dari dulu bisa nya aku lah yang memasak untuk semua nya"


yah dulu aku selalu memasak untuk semuanya karena ibu tiri ku bilang kalau menyewa pembantu itu akan hanya menghambur kan uang saja dan akhirnya aku yang memasak dan mengerjakan pekerjaan rumah


sebenarnya usaha ayahku hanya pemilik restoran kecil di pinggir jalan .lantas dari mana aku mempunyai mobil dan rumah yang mewah jawabannya adalah , semuanya adalah peninggalan dari ibuku .ibuku adalah seorang wanita yg sukses dalam berbisnis namun sayang ibu tidak berumur panjang

__ADS_1


ibu mewariskan semua nya padaku mulai dari rumah perkebunan bahkan ada sebuah perusahaan di pusat kota yang ibu buat atas namaku yang saat ini di jalankan oleh orang kepercayaan ibuku


ayah tau semua itu tapi dia tidak pernah meminta yang ibu berikan padaku karena baginya itu semua ibuku siapkan untuk masa depan ku.


aku mulai memasak makanan yang ku suka


di pertengahan memasak Viona berteriak di ruangan tengah" kkaakkk....apa makanan nya belum siap aku sudah lapar" dia berteriak seperti seorang majikan yang menyuruh pembantunya untuk segera menyiapkan makanan


jika saja bisa akan ku jahit mulut nya itu yang selalu berteriak " belum, sebentar lagi" Jawabku malas . memang dia pikir aku memasak untuk nya apa


tapi berkat nya aku punya ide untuk makanan nya ,akan ku buat dia tidak ingin lagi makan makanan yang ku buat


kira kira apa ya yang akan di lakukan Lea


ok ke episode selanjutnya ya

__ADS_1


babayyyy....


__ADS_2