KEMBALINYA KAISAR SURGAWI

KEMBALINYA KAISAR SURGAWI
MEMBENTUK LAUTAN JIWA


__ADS_3

setelah sampai Wei Tian mengunjungi Nenek Lu. " nenek Lu aku membawa ikan banyak... aku berikan sebagian ikannya kepada mu nek... karena saya merasa tidak bisa menghabiskannya..." ucap Wei Tian kepada nenek Lu yang Masih belum selesai menganyam jerami menjadi tikar.


"kamu mendapatkan banyak sekali... taruh sini semua saja entar nenek masakkan yang enak untukmu..." balas nenek Lu berhenti menganyam jerami mulai menghampiri Wei Tian


" tidak nek... saya sudah terlalu banyak merepotkan mu..." balas Wei Tian


" sudah lah sini tar nenek masakkan untuk mu..." ucap nenek Lu sambil mengambil semua ikan yang dibawa Wei Tian


" terimakasih nek... entar saya akan kesini bila sudah merasa lapar..." ucap Wei Tian, pasrah ikannya dibawa sama nenek Lu.


"kalau begitu saya istirahat dirumah sebentar... sampai nanti nek..." ucap lagi Wei Tian sambil memberi hormat. lalu ia pergi meninggalkan rumah nenek Lu sambil melambaikan tangan ke nenek Lu.


Sesampainya Wei Tian di rumah ia ingin secepatnya berlatih. tapi sebelum itu ia ingin melihat teknik tombak api peninggalan ayahnya.


*TINGKATAN TEKNIK BELADIRI DARI (RENDAH, MENENGAH, AHIR)


- TINGKAT MANUSIA


- TINGKAT ALAM


- TINGKAT BUMI


- TINGKAT LANGIT


- TINGKAT KAISAR


- TINGKAT KUNO

__ADS_1


- TINGKAT DEWA


*TINGKATAN TEKNIK KULTIVASI


- ALAM


- BUMI


- LANGIT


- KAISAR


- KUNO


- DEWA


Setelah ia baca teknik beladiri itu ternyata teknik tingkat bumi menengah. di dalam kitap teknik tersebut terdapat tulisan kalau teknik tersebut adalah milik keluarga WEI dari keluarga Ayah nya.


( lautan jiwa adalah wadah untuk menampung energi alam, agar energi yang di serap tidak hilang atau menyebar.)


Wei Tian mulai menerapkan teknik pembentukan jiwa Kaisar Surgawi untuk membentuk lautan jiwa. tak berlangsung lama energi yang tipis di sekitar Wei Tian berkumpul di dekat nya.


Energi yang berkumpul mulai memasuki tubuhnya dan membentuk lautan jiwa nya. butuh waktu yang cukup lama untuk membetuk lautan jiwa. biasanya untuk membentuk lautan jiwa membutuhkan bantuan ahli agar lautan jiwa yang di bentuk lebih sempurna dan kokoh.


tak terasa 5 jam berlalu, lautan jiwa Wei tian mulai terlihat berbentuk seperti bola pimpong. dinding lautan jiwa nya mulai memadat energi dalam lautan jiwa nya semakin murni. beberapa menit kemudian ia berhasil membentuk lautan jiwa nya dan kekuatannya sekarang berada di tingkat perunggu tahap-1.


ia merasa aneh lautan jiwanya lebih luas dari dulu ia mulai dibangkitkan oleh gurunya. lautan jiwanya bahkan terlihat 2x lebih besar dari orang orang Dunia Dewa yang mulai membentuk lautan jiwa. ia merasa hawatir dengan lautan jiwanya yang lebih besar 20x dari orang orang Dunia Kecil ini akan mempengaruhi kecepatannya dalam menaikkan tingkat kultivasi.

__ADS_1


karena penasaran dengan kecepatan kultivasinya ia ahirnya mencobanya. ia merapalkan teknik Kaisar Surgawinya yaitu teknik Menelan Langit. tidak butuh lama energi yang ada sekitar lebih 10 meter darinya berkumpul didekatnya dan ahirnya memasuki lautan jiwanya. dalam waktu kurang dari 15 menit tiba tiba lautan jiwa nya bergetar dan ahirnya "BOMM" ia langsung naik tingkat perunggu tahap-2.


ia merasa aneh karena energi di dunia kecil sangat sedikit tapi mampu meningkat kan kecepatan kultivasinya lebih cepat dari para jenius di dunia kecil.


biasanya para jenius dunia kecil bila berlatih hanya bisa menyerap energi paling jauh 1 meter dari nya. dan itu membutuh kan proses yang lama untuk memasukkan kedalam lautan jiwanya.


tapi Wei Tian merasa berbeda energi yang ia kumpulkan di sekitarnya begitu cepat terserap kedalam lautan jiwa nya dan jarak penyerapannya begitu jauh. ia tidak bisa mengukur berada dalam tingkatan apa teknik yang ia ciptakan. ia merasa tekniknya lebih kuat 2-3 kalilipat dari teknik tingkat dewa lainnya.


"TOK TOK TOK" suara ketukan puntu


Wei Tian terkejut mendengar ketukan pintu. ia langsung pergi menghampirinya untuk melihat siapa yang mengetuk pintu rumahnya.


Wei Tian sekali lagi terkejut karena yang mengetuk pintu adalah Nenek Lu. Nenek Lu membawa ikan yang sudah matang kepada Wei Tian.


"Tian'er... Nenek membawakan ikan yang sudah nenek masak... Nenek menunggu mu lama dan matahari sudah terbenam tapi kamu tidak kunjung datang jadi nenek antar saja makanan kesini..." ucap nenek Lu sambil memberikan makanan yang ia masak.


"Ahhh...." Wei Tian terkejut karena matahari sudah terbenam ia tidak sadar kalau latihannya cukup lama.


" Terimakasih nek sekali lagi aku merepotkan mu..." ucap wei tian sambil menerima 2 piring makanan yang di bawa oleh nenek Lu. 1 piring itu berisi nasi dan yang satunya ikan yang sudah dimasak dan di bumbui.


"apa kamu baru selesai istirahat?..." tanya nenek Lu


" saya baru bangun setelah nenek mengetuk pintu..." Jawab Wei Tian dengan berbohong. ia tak ingin orang lain tau kalau ia saat ini sedang berlatih kultivasi.


"ohhh.. maafkan nenek karena mengganggu waktu istirahat mu..." ucap nenek Lu


"tidak nek seharusnya saya yang minta maaf karena sudah karena sudah merepotkan nenek..." balas Wei Tian

__ADS_1


" ya sudah kalau gitu nenek pamit kembali kerumah... dan kalau kurang makannya datang saja kerumah nenek masih ada kok dirumah..." ucap nanek Lu sambil pergi meninggalkan rumah Wei Tian.


"terimakasih nek... hati hati di jalan..." balas Wei Tian sambil melambaikan tangannya.


__ADS_2