
Wei Tian meletakkan makanan yang di berikan Nenek Lu di Meja Kecil. dia pergi ke belakang untuk mandi membersihkan diri sebelum makan. sebelum mandi ia mencari air di sumur milik tetangganya.
Tubuh Wei Tian terasa lebih ringan setelah memiliki kekuatan jiwa dalam dirinya tapi di sisi lain ia merasa tubuhnya kaku karna fisiknya belum terlatih. hanya butuh enam kali bolak balik mengambil air di sumur tetangga, guci menampung air nya sudah terisi penuh.
Ia mulai mandi dan sekalian mencuci pakaian yang baru ia pakai. setelah mandi dan menjemur baju, ia mulai mengenakan pakaiannya yang di simpan di lemari. pakaian yang kusut dan sedikit kaku dia gunakan sehari hari yang sudah di siapkan oleh ayahnya sebelum ia meninggal.
sebelum meninggal ayahnya membeli beberapa pasang pakaian yang sederhana sesuai ukuran tubuh Wei Tian sampai umur 12 tahun jadi ia masih memiliki pakaian bila ia bertambah tinggi atau besar.
Wei Tian pergi ke meja kecil yang berada di atas tikar pemberiannya nenek Lu. Wei Tian mulai duduk di atas tikar dan dekat meja. wei Tian mulai menyantap makanan diatas meja yang dimasak oleh nenek Lu untuk dirinya. Wei Tian merasa bahagian memakan makanan yang enak karena terdapat bumbu di masakan itu.
tubuh ini sebelumnya hanya memakan ikan bakar atau sayur rebus tanpa bumbu karena pemilik tubuh ini sebelumnya tidak bisa masak. Wei Tian merasa bingung bagai mana pemilik tubuh ini bisa mati?... ia bertanya tanya pada dirinya sendiri karna bingung apakah pemilik tubuh ini mati kelaparan atau demam tinggi.
sebelum ia(Kaisar Surgawi) memasuki tubuh ini ia merasakan kalau tubuhnya mengalami demam tinggi. ia meredakan suhu tubuhnya menggunakan energi alam yang ia serap sambil mengembalikan stamina tubuh nya. ia juga merasa kelaparan setelah itu pergi meninggalkan rumah mencari makanan.
Wei Tian makan sambil berfikir apa yang akan ia lakukan besok. setelah makan Wei Tian pergi kebelakang rumahnya untuk mencuci piring. setelah selesai mencuci piring Wei Tian pergi ke kamarnya untuk istirahat. Wei Tian masih belum menemukan apa yang akan dia dilakukan besok. Wei Tian memilih tidur lebih dulu dan untuk besok dia serahkan pada takdir. Wei Tian pun tidur.
__ADS_1
Wei Tian bangun Ia merasa sudah pagi walau matahari belum terbit ia merasakan hari sudah berganti. Wei Tian mulai menyusun rencana nya. dan hari ini memilih melatih fisik dan teknik beladiri yang di tinggalkan ayah pemilik tubuh ini.
Wei Tian tidak bisa melatih teknik beladiri yang ada di ingatannya. alasan Wei Tian Tidak bisa melatihnya karena pondasi fisik dan tingkat kultifasinya yang rendah. teknik terendah yang ia ingat adalah Teknik Tingkat Kaisar Rendah. untuk melatih Teknik Tingkat Kaisar Paling Rendah pun ia membutuhkan setidaknya berada di Tingkat Berlian Dalam Kultifasi Dan fisiknya.
Tingkat Pelatian Fisik sama dengan Tingkat Kultifasi. semakin kuat tingkat Fisik seseorang tersebut maka pelatian kultifasinya lebih mudah dan selain itu tidak akan meledak bila kekuatan jiwa seseorang lebih tinggi.
seseorang untuk melatih fisik ia biasanya menggunakan ramuan obat atau tumbuhan yang dapat meningkatkan kekuatan fisik seseorang. atau juga bisa beseorang itu berlatih dengan membawa beban yang berat agar fisik dan setaminanya meningkat.
setamina seseorang tidak bisa di tingkatkan menggunakan ramuan obat obatan. biasanya orang itu melatih staminanya sambil berlatih teknik beladiri.
tapi semua itu berbeda dengan Wei Tian. Wei Tian memiliki teknik pemurnian tubuh didalam Kitap Kaisar Surgawi yang ia buat sebelumnya. teknik itu diberi sebutan teknik pemurnian api neraka.
kelemahan teknik tersebut adalah rasa sakit saat teknik tersebut di gunakan. dan juga tidak bisa di latih secara berlebihan bisa mengakibatkan tubuhnya melepuh seperti terbakar oleh api. alasan itulah dia memberi nama teknik pemurnian api neraka. rasa sakit seperti di panggang di dalam api neraka.
" hah... saatnya melakukan pemurnian tubuh dulu sebelum berlatih teknik beladiri..." batin Wei Tian sambil duduk di atas tempat tidur..
__ADS_1
Wei Tian merapalkan Teknik Pemurnian Api Neraka. " argggg..." rasa sakit yang menjalar mulai dari dalam dirinya. keringat mulai berjatuhan dinginnya pagi tidak mengurangi rasa sakit ditubuhnya yang seperti direbus dengan air panas.
Waktu terus berjalan tidak terasa satu jam Wei Tian melakukan pemurnian tubuh. langit yang awalnya terlihat masih petang kini berubah sedikit kemerah merahan petanda matahari akan terbit tidak lama lagi.
Wei Tian merasa sudah tidak kuat melanjutkan nya lagi, dia mulai berhenti berlatih. ia istirahat sebentar karna pemurnian tubuh tersebut sangat melelahkan. menaikkan Fisik dan juga Stamina lebih sulit daripana menaikkan Tingkat Kultifasi.
Matahari sudah benar benar terbit, Wei Tian menyudahi istirahatnya dan segera ke belakang dan mandi. seperti sebelumnya, dia pergi mengambil air dari sumur tetangga nya untuk memenui tempat penampungan air agar ia bisa mandi.
setelah mandi dan berganti pakaian seperti biasa dia mulai pergi keluar desa untuk mencari ikan di sungai. sempainya didekat sungai dia mengambil tombaknya untuk menombak ikan.
setelah mendapatkan ikan Wei Tian langsung membersihkan ikan tertesut. setelah itu Wei Tian mencari ranting pahon yang sudah kering dan langsung menyalakan api untuk membakar ikan yang sudah Wei tian dapat.
sambil menunggu ikan itu matang Wei Tian meluangkan waktunya untuk berlatih dasar beladiri yaitu keseimbangan tubuh, pukulan, dan tendangan. melatih keseimbangan tubuh lebih penting dari berlatih gerakan dasar pukulan dan tendangan.
keseimbangan tubuh harus kokoh kalau tidak saat berlatih gerakan tendangan dan pukulan tidak bisa masimal. iya terus berlatih sambil memandangi ikan yang ia lagi panggangan. sesekali ia berhenti berlatih untuk membalik balik ikan biar matang merata dan tidak angus.
__ADS_1
Wei Tian melihat kalau ikannya sudah matang dia mulai memakannya. Wei Tian merasa hidup nya ada yang kurang setelah memakan ikan tersebut karena tidak ada rasanya. Wei Tian ingin membawakan ikan itu lagi kepada Nenek Lu, tapi Wei tian merasa Kalau itu akan sangat merepotkan nenek Lu.
setelah selesai makan Wei Tian istirahat dulu agar makanan nya yang baru dia makan bisa dicerna dengan baik oleh tubuhnya. setelah selesai istirahat dia mulai berlatih gerakan gerakan dasar dalam beladiri pukulan dan tendangan.